Archive

Apa itu Public Cloud? Fungsi, Keuntungan dan Kekurangannya

Apa itu Public Cloud? – Cloud Computing telah menjadi solusi yang banyak digunakan dalam dunia bisnis. komputasi awan memiliki tiga jenis layanan yaitu, public cloud, private cloud dan hybrid cloud.

Ketiga jenis layanan tersebut memilki perbedaan yang cukup signifikan, untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel kami tentang Perbedaan Publik, Private dan Hybrid Cloud.

Public cloud merupakan layanan yang disediakan oleh penyedia layanan cloud publik yang dapat digunakan oleh siapa saja.

Layanan ini menawarkan beberapa keuntungan seperti fleksibilitas, scalability, dan biaya yang efisien.

Selain itu, public cloud juga dapat digunakan untuk meningkatkan kolaborasi antar tim dan untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan.

Secara keseluruhan, public cloud merupakan solusi yang dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya.

Lalu, apakah kalian tahu apa itu public cloud? Bagaimana fungsinya dan apa saja keuntungan dan kekurangan dari publik cloud apabila kita menggunakannya.

Penasaran? Yuk simak terus artikel ini sampai selesai!

Pengertian Public Cloud

Apa itu publik cloud
Apa itu Public Cloud

Publik cloud adalah layanan cloud yang disediakan oleh penyedia layanan cloud seperti Amazon, Microsoft, atau Google.

Layanan ini dapat diakses melalui internet dan dapat digunakan oleh siapa saja yang memiliki akses internet.

Public cloud menawarkan fleksibilitas, skalabilitas, dan efisiensi biaya yang tinggi dibandingkan dengan infrastruktur on-premise, karena penyedia layanan cloud dapat mengelola kapasitas dan sumber daya yang dibutuhkan oleh pelanggan secara efisien.

Layanan ini dapat dikelola oleh penyedia layanan cloud atau dapat dikelola oleh pelanggan sendiri.

Ada beberapa layanan public cloud yang gratis dan beberapa yang memerlukan pembayaran berdasarkan penggunaan atau paket yang dibeli.

Selain itu, public cloud juga menyediakan pilihan yang lebih luas dari layanan dan teknologi yang dapat digunakan oleh pelanggan.

Beberapa contoh layanan public cloud adalah Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform (GCP).

Public cloud dikenal juga dengan istilah Virtual Private Server (VPS), namun VPS tidak sama dengan private cloud.

Fungsi Public Cloud

Fungsi Publik Cloud
Ilustrasi Fungsi Public Cloud

Setelah mengetahui apa itu public cloud, Anda juga harus tahu fungsi dari layanan ini.

Fungsi utama dari layanan public cloud adalah untuk memberikan akses ke sumber daya TI seperti server, storage, aplikasi, dan jaringan kepada pelanggan dari jarak jauh melalui internet.

Layanan ini dapat digunakan untuk berbagai tujuan seperti email, aplikasi bisnis, pengujian dan pengembangan software, hingga hosting website.

Public cloud juga memungkinkan skalabilitas untuk mengakomodasi permintaan pengguna dan meminimalkan kebutuhan investasi dalam sumber daya TI lokal.

Keuntungan dan Kekurangan Public Cloud

Seperti halnya cloud lain, public cloud juga memiliki keuntungan dan kekurangan yang bisa didapatkan penggunanya, berikut penjelasannya.

Keuntungan Public Cloud

Berikut ini kekurangan yang bisa Anda dapatkan, jika Anda menggunakan layanan public cloud diantaranya:

  1. Skalabilitas
    Public cloud memberikan fleksibilitas kepada organisasi untuk meningkatkan atau mengurangi kapasitas IT mereka sesuai kebutuhan.

    Ini memungkinkan perusahaan untuk mengadaptasi dengan cepat terhadap perubahan bisnis tanpa harus mengeluarkan dana besar untuk perangkat keras atau perangkat lunak baru.

  2. Aksesibilitas
    Public cloud dapat diakses dari mana saja dan kapan saja, asalkan terhubung dengan internet.

    Ini memungkinkan para pegawai untuk bekerja dari mana saja dan tetap terhubung dengan data dan aplikasi yang mereka butuhkan.

  3. Terintegrasi
    Public cloud sering terintegrasi dengan berbagai aplikasi dan layanan lainnya, seperti CRM, ERP, dan lainnya, yang memungkinkan organisasi untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

  4. Menghemat Biaya
    Public cloud juga memungkinkan perusahaan untuk mengurangi biaya perangkat keras, perawatan, dan operasi TI.

    Perusahaan hanya perlu membayar sesuai dengan penggunaan yang sebenarnya, yang dapat mengurangi biaya dari pembelian perangkat keras atau pemeliharaan server yang tidak digunakan.

    Selain itu, public cloud juga menyediakan skalabilitas yang baik, sehingga perusahaan dapat menambah atau mengurangi kapasitas sesuai dengan kebutuhan mereka.

  5. Menghemat Waktu Manajemen Server
    Public cloud memungkinkan Anda untuk mengalokasikan sumber daya perusahaan untuk tugas-tugas lain yang lebih penting.

    Selain itu, penyedia public cloud juga bertanggung jawab untuk mengelola infrastruktur dan menjaga performa server, sehingga perusahaan tidak perlu khawatir tentang masalah teknis seperti downtime atau pemeliharaan.

  6. Inovasi
    Penyedia public cloud sering menawarkan layanan terbaru dan tercanggih, seperti inteligen buatan (AI) dan analitik, yang dapat digunakan oleh organisasi tanpa harus mengeluarkan uang untuk teknologi yang mahal.

Kekurangan Public Cloud

Selain kelebihan, ada beberapa kekurangan public cloud yang harus Anda pertimbangkan sebelum Anda menggunakan layanan tersebut.

Adapun kekurangan public cloud diantaranya:

  1. Ketergantungan pada Koneksi Internet
    Public cloud sangat tergantung pada koneksi internet yang stabil dan cepat. Jika koneksi internet terganggu, maka pengguna akan kesulitan untuk mengakses data dan layanan yang tersimpan di cloud.

    Ini dapat menyebabkan masalah khususnya bagi perusahaan yang memerlukan akses ke data penting secara real-time.

  2. Kontrol yang Lebih Sedikit
    Saat menggunakan public cloud, perusahaan cenderung memiliki kontrol yang lebih sedikit atas infrastruktur dan konfigurasi sistem dibandingkan dengan menggunakan private cloud atau infrastruktur lokal.

    Ini dapat menyebabkan masalah untuk perusahaan yang memerlukan kontrol yang lebih tinggi atas konfigurasi sistem untuk memenuhi kebutuhan keamanan atau regulasi tertentu.

  3. Keamanan dan Kepatuhan
    Selain itu, kekurangan dari public cloud adalah masalah keamanan dan kepatuhan.

    Karena public cloud digunakan oleh banyak pelanggan, maka risiko kebocoran data yang kecil tetapi lebih berisiko daripada yang dapat ditoleransi oleh beberapa bisnis di bidang tertentu.

    Hal ini juga dapat menyulitkan dalam menerapkan kebijakan keamanan yang sama baik untuk sumber daya internal organisasi maupun untuk cloud publik yang agak di luar kendali organisasi.

    Beberapa perusahaan juga harus memenuhi standar kepatuhan peraturan yang ketat, seperti peraturan privasi dan perlindungan data yang berlaku.

  4. Vendor Lock-in
    Vendor lock-in juga merupakan salah satu kekurangan dari public cloud.

    Sebuah organisasi yang menggunakan cloud akan menghemat uang dan menjadi lebih fleksibel, tetapi juga pada akhirnya dapat bergantung pada layanan vendor cloud yang digunakan sehingga dapat menyulitkan jika ingin beralih ke vendor lain.

    Ini juga dapat menjadi masalah jika vendor tersebut mengubah harga atau menghentikan layanannya.

Contoh Layanan Public Cloud

Contoh Layanan Publik Cloud
Contoh Layanan Public Cloud

Beberapa contoh layanan public cloud yang populer adalah Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, Google Cloud Platform (GCP), dan lain-lain.

Masing-masing dari layanan ini menawarkan berbagai fitur dan layanan yang berbeda-beda, seperti penyimpanan data, pemrosesan data, pembuatan aplikasi, dan lain sebagainya.

Banyak perusahaan dan developer yang menggunakan layanan ini untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi, serta menyimpan dan mengelola data.

Amazon Web Services (AWS)

Amazon Web Servis (AWS) adalah layanan cloud computing yang ditawarkan oleh Amazon.com.

AWS menawarkan berbagai layanan seperti penyimpanan data, pemrosesan data, pembuatan aplikasi, dan juga analitik data.

Layanan ini mencakup IaaS (Infrastructure as a Service), PaaS (Platform as a Service) dan SaaS (Software as a Service) yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti hosting website, menjalankan aplikasi, dan menyimpan data.

AWS saat ini merupakan salah satu layanan public cloud terbesar di dunia.

Microsoft Azure

Microsoft Azure adalah platform cloud computing yang dikembangkan oleh Microsoft.

Azure menyediakan layanan yang dapat digunakan untuk mengeksekusi aplikasi dan menyimpan data di internet.

Platform cloud computing dari Microsoft ini menyediakan layanan seperti penyimpanan data, mesin virtual, databases, analytics, machine learning, dan Internet of Things (IoT) yang dapat digunakan oleh perusahaan dan developer untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi.

Azure juga menyediakan integrasi dengan berbagai platform dan teknologi, seperti Windows, Linux, Java, Python, dan lainnya.

Google Cloud Platform (GCP)

Google Cloud Platform (GCP) Merupakan salah satu layanan publik cloud yang ditawarkan oleh Google.

GCP menyediakan beragam layanan seperti komputasi, penyimpanan, pembelajaran mesin, analitycs, dan banyak lagi.

Layanan Publik Cloud dari google ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti hosting website, aplikasi mobile dan web, analitik, pemrosesan data besar, dan banyak lagi.

GCP juga menyediakan platform untuk membuat aplikasi dengan menggunakan teknologi open-source seperti Kubernetes, TensorFlow, dan banyak lagi.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas terkait apa itu public cloud bisa kita simpulkan bahwa public cloud adalah salah satu jenis layanan cloud computing dimana layanan IT dikirimkan melalui internet yang dibagikan ke publik dan bisa digunakan oleh siapa saja.

Fungsi utama dari layanan public cloud adalah untuk memberikan akses ke sumber daya TI seperti server, storage, aplikasi, dan jaringan kepada pelanggan dari jarak jauh melalui internet.

Selain itu, public cloud dikenal juga dengan istilah Virtual Private Server (VPS), namun VPS tidak sama dengan private cloud.

Untuk Anda yang membutuhkan VPS dengan Performansi Tinggi, silahkan mengecek Layanan baru kami VPS SSD NVMe Indonesia. Menggunakan SSD M.2 NVMe dengan 3D NAND Flash Memory untuk High-Speed Transmission.

Untuk pemesanan VPS Windows, silahkan mengunjungi halaman VPS Windows RDP Murah kami.

Jika Anda membutuhkan VPS yang akan diperuntukkan untuk VPN / Tunneling, silahkan melihat paket VPS Tunneling / VPN. Kami tidak mengizinkan penggunaan VPN atau Tunneling pada layanan VPS Regular kami.

Jadi tunggu apalagi? Yuk berlangganan sekarang dan dapatkan harga promonya sekarang juga.

Jenis-jenis VPS, Kamu Harus Tahu ini!

Jenis-jenis VPS – Saat kamu tertarik menggunakan layanan VPS, kamu mungkin sudah memiliki gambaran sedikit tentang apa VPS hosting, bukan?

Akan tetapi, sebelum kamu benar-benar tertarik lebih lanjut menggunakan layanan VPS, akan jauh lebih baik kamu mengetahui jenis VPS apa yang cocok untuk digunakan.

Sebab, saat kamu telah mengetahui jenis VPS apa yang cocok digunakan, hal ini akan memberikanmu keuntungan saat kamu menggunakan layanan VPS tersebut.

Untuk itu, jika kamu mengambil langkah yang salah dalam pemilihan layanan VPS, tentu akan menyebabkan masalah saat kamu menggunakan layanannya.

Hal tersebut dipicu karena banyaknya hal yang tidak sesuai dengan apa yang kamu butuhkan, baik itu dari performa nya, RAM dan CPU nya, kapasitas bandwithnya, sistem operasinya dan banyak hal lain.

Oleh karena itu, berikut kami akan menjelaskan jenis-jenis VPS yang harus kamu tahu agar kamu bisa mencegah masalah tersebut.  

Namun, sebelum lebih jauh membahas tentang jenis-jenis VPS, kami akan mengulas sedikit tentang apa itu VPS?

Apa Itu VPS

VPS merupakan singkatan dari Virtual Private Server.

Maksud Virtual Private server disini ialah server pribadi virtual yang telah menggunakan teknologi virtualisasi.

Apa sih teknologi virtualisasi?

Teknologi virtualisasi pada server ialah pembagian dari satu server fisik ke server-server yang lebih kecil yang tujuannya adalah untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya atau resource nya.

Dengan demikian, teknologi virtualisasi disini sumber daya atau resource VPS merupakan hasil dari server fisik yang divirtualisasikan.

Seseorang yang menggunakan layanan ini memungkinkan resource atau sumber daya tersebut akan terdedikasi.

Artinya, pengguna VPS akan ditawarkan server virtual pribadi yang memberi manfaat kepada penggunanya agar tidak merasakan kendala atau gangguan dari pengguna lain, walaupun dari satu server fisik yang sama.

Sudah mulai terbayang bukan mengenai pengertian apa itu VPS? Namun, jika kamu belum memahami apa sebenarnya fungsi VPS, silakan masuk ke artikel berikut kami yang membahas 14 Fungsi VPS yang harus kamu tahu.

Jenis-jenis VPS

jenis-jenis vps
jenis-jenis VPS

Semakin meningkatnya kebutuhan hosting dan perkembangan teknologi, setidaknya ada beberapa jenis VPS yang telah kami rangkum untuk bisa digunakan sesuai kebutuhan penggunanya.  

Nah, jenis VPS tersebut bisa dibedakan berdasarkan beberapa hal, yaitu :

  1. Jenis VPS berdasarkan sistem operasi
  2. Jenis VPS berdasarkan teknologi virtualisasi
  3. Jenis VPS berdasarkan dukungan dan pengelolaan
  4. Jenis VPS berdasarkan VPS berdasarkan sumber daya

Berikut penjelasan jenis-jenis VPS tersebut!

VPS Berdasarkan Sistem Operasi

Jenis VPS berdasarkan sistem operasi dilihat dari sistem operasi apa yang VPS gunakan.

Misalnya, VPS yang menggunakan sistem operasi dari mesin fisik yang digunakan. Seperti Windows VPS, Linux VPS dan Unix.

Umumnya, yang digunakan oleh kebanyakan orang ialah VPS yang berbasis Linux dan Windows karena kedua VPS tersebut menggunakan sistem operasi yang menyediakan fitur yang dapat disesuaikan oleh pengguna.

VPS Berdasarkan Teknologi Virtualisasi

OpenVZ, KVM, Xen HVM dan Hyper V


Jenis VPS juga bisa dibedakan berdasarkan teknologi virtualisasi.

Ada beberapa teknologi virtualisasi yang digunakan dalam VPS yaitu Container Virtualisasi (OpenVS), Virtualisasi mesin (KVM) dan para Virtualisasi (Xen).

Berikut penjelasan masing-masing VPS berdasarkan teknologi virtualisasi tersebut, yaitu :

OpenVZ

OpenVZ atau Open Virtuozzo adalah jenis VPS teknologi container virtualisasi yang menggunakan kernel Linux sebagai dasarnya.

Jenis OpenVZ akan memungkinkan container virtualisasi tersebut berjalan pada satu mesin fisik yang akan membuat pembagian sumber dayanya lebih efisien.

Akan tetapi, container dalam OpenVZ tidak dapat menggunakan sistem operasi yang berbeda dari mesin fisik yang digunakan.

Untuk itu, jenis OpenVZ hanya dapat digunakan dengan sistem operasi Linux.

Beberapa manfaat yang ditawarkan jika kamu memilih menggunakan layanan VPS Open VZ

  1. Efisensi sumber daya : OpenVZ dapat memungkinkan beberapa container virtualisasi berjalan pada satu mesin fisik, hal tersebut akan membuat pembagian sumber daya jadi lebih efisien. Untuk itu, OpenVZ cocok digunakan dalam lingkungan yang terkendala dengan sumber daya yang terbatas.
  2. Biaya lebih murah : Biaya yang lebih murah di dapat karena efisiensi sumber daya di atas yang akan menyebabkan OpenVZ menjadi jenis VPS yang lebih murah dibandingkan dengan KVM atau Xen.
  3. Fleksibilitas dalam pemerliharaan : OpenVZ akan memungkinkan dilakukannya pemeliharaan pada container tanpa harus mematikan container tersebut.
  4. Overhead yang lebih rendah : OpenVZ menggunkan kernel Linux sebagai dasar. Penggunaan kernel linux tersebut yang memungkinkan Overhead lebih rendah.
    Overhead disini maksudnya ialah biaya tambahan yang dibutuhkan untuk menjalankan virtual mesin atau container. Overhead bisa berupa penggunaan sumber daya seperti CPU, memori atau storage yang lebih besar dibandingkan dengan sistem operasi langsung.
  5. Instalasi Firewall : OpenVZ memungkinkan penggunanya bisa menginstall firewall sebagai upaya untuk menjaga keamanan VPS hostingnya.

Jenis VPS OpenVZ dapat dibedakan berdasarkan paket yang ditawarkan oleh provider, seperti :

  1. VPS OpenVZ entry-level: VPS ini menawarkan spesifikasi yang minimal seperti CPU dan RAM yang rendah.
  2. VPS OpenVZ standar: VPS ini menawarkan spesifikasi yang standar seperti CPU dan RAM yang cukup untuk kebutuhan aplikasi umum.
  3. VPS OpenVZ high-performance: VPS ini menawarkan spesifikasi yang tinggi seperti CPU yang lebih cepat, RAM yang lebih besar, dan storage yang lebih cepat.

Semua jenis VPS OpenVZ tersebut menawarkan akses root penuh ke VPS dan konfigurasi yang fleksibel, sehingga dapat digunakan untuk berbagai keperluan seperti hosting website, game server, atau aplikasi bisnis.

KVM

KVM merupakan singkatan Kernel Bases Virtual Maschine.

Sama dengan OpenVZ, KVM juga merupakan jenis VPS yang menggunakan teknologi virtualisasi kernel Linux sebagai dasar.

Akan tetapi, Jika di OpenVZ hanya digunakan sistem operasi Linux, sementara di KVM ini lebih fleksibel dan dapat digunakan dengan opsi Linux, Windows dan OS Costum.  

Beberapa manfaat yang ditawarkan jika kamu memilih menggunakan jenis VPS KVM, yaitu :

  1. Dukungan yang lebih luas: KVM bisa digunakan pada berbagai Opsi, seperti Linuxm Windows dan OS Costum. Hal ini akan memberikan dukungan yang lebih luas untuk aplikasi dan sistem operasi
  2. Fleksibilitas dan pemeliharaan : KVM memungkinkan administrator melakukan pemeliharaan pada virtual mesin tanpa harus mematikan virtual mesin tersebut
  3. Skalabilitas : KVM dapat menambah sumber daya mesin fisik yang digunakan, oleh karena itu hal ini memungkinkan penambahan jumlah virtual mesin yang dijalankan
  4. Keamanan Penyimpanan Data : KVM didukung oleh penyimpanan tambahan seperti NAS atau Network Attached Storage dan Multipath I/O. Penyimpanan tambahan tersebut akan memungkinkan  data website kamu bisa tetap diakses ketika ada error perangkat keras.
  5. Keamanan Ganda : KVM menggunakan 2 sistem keamanan bawaan linux yaitu pertama SELinux yang berfungsi untuk membatasi pengguna lain agar mengakses file yang ada di VPS kamu. Kedua, sVirt yaitu berfungsi untuk pencegahan aplikasi penyusup dari penggunaan sumber daya hosting, sehingga VPS kamu lebih aman.
  6. Migrasi tanpa downtime : KVM dilengkapi dengan fitur live migration. Fitur ini akan menyimpan proses yang terjadi di website dan melanjutkannya lagi setelah migrasi selesai.

Jenis VPS OpenVZ dan KVM sama-sama menawarkan manfaat yang banyak. Akan tetapi jika kamu masih kesulitan membedakan antara keduanya, silakan masuk ke artikel kami yang membahas perbedaan VPS OpenVZ dan KVM.

Xen HVM

Berbeda dengan KVM dan OpenVZ, jenis VPS Xen HVM (Hardware Virtual Machine) merupakan jenis VPS yang teknologi virtualisasi mesinnya tidak menggunakan kernel Linux sebagai dasar.

Xen HVM menggunakan metode hypervisor-based yang dikembangkan oleh Xen Project.

Hypervisor adalah sebuah lapisan software yang berada di antara sistem operasi dan hardware yang digunakan untuk mengkoordinir akses ke resource hardware.

Hypervisor ini yang akan menjalankan kontrol atas seluruh resource hardware dan memungkinkan beberapa sistem operasi untuk berjalan secara bersamaan di dalam satu fisik host.

Akan tetapi, jenis VPS Xen HVM menyediakan lingkungan virtual yang terisolasi sama hal nya dengan KVM, sehingga setiap virtualisasi mesin dapat menjalankan sistem operasi yang berbeda dari mesin fisik yang digunakan.

Beberapa manfaat yang ditawarkan jika kamu memilih menggunakan jenis VPS Xen HVM, yaitu :

  1. Performa yang baik : Hal ini dikarenakan Xen HVM memungkinkan sistem operasi virtualnya untuk bisa mengakses perangkat keras secara langsung
  2. Kemudahan Set up : Xen HVM mudah di scalling up atau scalling down menyesuaikan kebutuhan kamu, sehingga hal ini akan meningkatkan fleksibilitas
  3. Dukungan Sistem Operasi : Xen HVM mendukung sistem operasi, seperti Linux dan Windows. Hal ini akan memungkinkan penggunanya bisa menjalankan berbagai aplikasi pada VPS
  4. Dukungan Hardware : Xen HVM mendukung berbagai jenis perangkat keras, seperti prosesor dan kartu grafis, sehingga memungkinkan pengguna untuk mengoptimalkan performa VPS.

Hyper V

Hyper V merupakan jenis VPS yang menggunakan teknologi virtualisasi dengan windows sebagai sistem operasi dasarnya.

Walaupun begitu, pengguna ini tetap dapat meng-install OS lain di VPSnya.

Adapun manfaat yang ditawarkan jika kamu memilih menggunakan VPS jenis ini :

  1. Dukungan yang luas : penggunaan Hyper V dapat digunakan pada berbagai sistem operasi Windows, sehingga dapat menyediakan dukungan yang luas untuk aplikasi dan sistem operasi Windows
  2. Keamanan Data Website : Hyper V dilengkapi dengan fitur disaster recovery yang memungkinkan backup data.
    Jika kamu masih belum memahami hal terkait disaster recovery yang sangat menawarkan kegunaan yang menguntungkan bagi penggunanya, silakan masuk ke halaman berikut tentang apa itu disaster recovery.
  3. Fleksibilitas dalam pemeliharaan : Hyper V memungkinkan administrator untuk bisa melakukan pemeliharaan pada VPS

VPS berdasarkan tingkat dukungan dan pengelolaan

VPS jika dibedakan berdasarkan tingkat dukungan dan pengelolaan yang ditawarkan  terdiri dari VPS unmanaged, managed atau semi managed.

VPS managed, unmanaged & semi managed.jpg


Singkatnya, perbedaan ketiga jenis tersebut ialah :

  1. VPS unmanaged : VPS disediakan oleh provider namun tidak dikelola langsung oleh provider
  2. VPS managed : VPS yang disediakan dan dikelola oleh provider
  3. VPS semi managed : VPS yang disediakan dan dikelola sebagian oleh provider.

VPS berdasarkan Sumber Daya

Jenis VPS yang akan menawarkan sumber daya yang berbeda, seperti :

  1. VPS dengan RAM yang lebih besar
  2. VPS dengan CPU yang lebih kuat
  3. VPS dengan storage yang lebih besar

Jenis VPS berdasarkan sumber daya ini memungkinkan kamu untuk bisa menyesuaiakan kebutuhan VPS yang akan gunakan.

Mana VPS yang Cocok Untuk Kamu Gunakan?

Berikut penjelasan VPS yang cocok untuk kamu gunakan, yaitu :

Jenis OpenVZ

Jenis OpenVZ cocok digunakan untuk aplikasi yang membutuhkan efisiensi resource dan biaya yang lebih irit. Beberapa aplikasi yang cocok digunakan dengan VPS OpenVZ, yaitu :

  1. Hosting Website : OpenVZ dapat digunakan untuk menjalankan website dengan konfigurasi yang sesuai dengan kebutuhan website, seperti PHP, MySQL, dan Web Server.
  2. Aplikasi Bisnis : OpenVZ dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi bisnis, seperti CRM, ERP, atau sistem Inventori dengan konfigurasi yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi tersebut.
  3. Gamer Server : OpenVZ dapat digunakan untuk menjalankan game server dengan konfigurasi yang sesuai dengan kebutuhan game.
  4. Aplikasi Hosting : OpenVZ dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi hosting, seperti cPanel atau DirectAdmin, dengan konfigurasi yang sesuai dengan kebutuhan aplikasi.
  5. Aplikasi VPN : OpenVZ juga cocok digunakan untuk menjalankan aplikasi VPN dengan konfigurasi sesuai dengan kebutuhan.

Jenis KVM

Jenis VPS ini cocok digunakan untuk aplikasi yang memang memerlukan kinerja tinggi dan fleksibilitas yang tinggi.

Beberapa aplikasi yang cocok digunakan dengan VPS KVM antara lain :

  1. Aplikasi entreprise perusahaan : cocok digunakan untuk menjalankan aplikasi enterprise seperti database, aplikasi aplikasi ERP, atau aplikasi CRM dengan kinerja yang tinggi.
  2. Game server: KVM cocok digunakan untuk menjalankan game server dengan kinerja yang tinggi dan fleksibilitas yang tinggi.
  3. Virtual Desktop Infrastructure (VDI): KVM dapat digunakan untuk menjalankan Virtual Desktop Infrastructure (VDI) dengan kinerja yang tinggi dan fleksibilitas yang tinggi.
  4. Cloud computing: KVM dapat digunakan sebagai dasar teknologi virtualisasi untuk cloud computing dengan kinerja yang tinggi dan fleksibilitas yang tinggi.

Jenis Xen HVM dan Hyper V

Tidak jauh beda dengan jenis VPS KVM, kedua jenis ini juga cocok digunakan untuk Aplikasi Enterprise, Game Server, Virtual Desktop Infrastructure (VDI) dan Cloud Computing.

Hanya saja Xen HVM dan Hyper V memerlukan konfigurasi yang lebih kompleks dibandingkan dengan teknologi virtualisasi lain seperti KVM.

2 Tips Memilih VPS Terbaik

tips-memilih-VPS-yang-baik-

Mengetahui jenis-jenis VPS di atas tidak cukup menentukan mana VPS yang baik dan cocok digunakan.

Setidaknya, kamu juga harus mengetahui 2 tips utama saat hendak menjadi pengguna layanan tersebut.

Tips pertama ialah cari tahu kebutuhan VPS yang akan kamu gunakan, mulai dari pahami tujuan kamu memilih VPS, pilihan operating system, kapasitas bandwith bulanan, RAM dan CPU, ruang penyimpanan dan sistem keamanannya.

Tips kedua ialah sesuaikan dengan budget biaya anggaran kamu, juga jangan lupa pahami kesepakatan kerja antara kamu dan perusahaan penyedia layanan VPS.

Untuk lengkapnya, kamu bisa ke artikel kami berikut tentang 12+ Tips Memilih VPS Terbaik.

3 Layanan VPS Herza Cloud

Ada beberapa layanan VPS dari Herza Cloud yang kamu bisa gunakan sesuai kebutuhan, yaitu :

  1. VPS Murah Indonesia
    Semua Paket VPS Linux Murah kami dengan Performa dan Teknologi Terkini, menggunakan 100% SSD dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data anda, generasi terkini dari Intel CPU dan 99,9% Garansi Uptime dan berlokasi di Data Center Indonesia.

  2. KVM Windows VPS
    Semua Paket VPS Windows RDP Murah mendapatkan Akses Full RDP (Administrator) dengan Performa dan Teknologi Terkini, menggunakan 100% SSD SATA & SSD NVMe dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data Anda, serta dilengkapi dengan generasi terkini dari Intel CPU dan jaminan SLA sebesar 99,5%. Datacenter kami berlokasi di Gedung Cyber, Jakarta – Indonesia.

    Semua pelanggan VPS Windows RDP Murah dari Herza Cloud akan mendapatkan IP Publik Dedicated Indonesia. Kami menawarkan Windows Server dengan opsi BYOL dan Full Licensed.

    Jika Anda membutuhkan Licensed Version, silahkan menghubungi Tim Sales kami. Herza Cloud adalah Microsoft SPLA Partners.

  3. VPS SSD NVme Lebih Cepat 6x dari VPS SSD SATA – Lebih Cepat 30x dari VPS HDD.
    Jika Anda membutuhkan VPS dengan Performance yang Tinggi, maka VPS SSD NVMe adalah jawabannya.

    Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh tentang SSD NVMe, silahkan baca Artikel kami, Apa itu SSD NVMe – Kelebihan dan Perbedaannya.

    Semua Paket VPS SSD NVMe Murah kami menggunakan Server berlokasi di Jakarta, Indonesia. Menggunakan generasi terkini dari Intel CPU untuk Performa dan Teknologi Terkini dengan SSD NVMe dengan pilihan backup (opsional) untuk keamanan data Anda dan 99,5% Garansi Uptime.

Semua pelanggan VPS Murah dari Herza Cloud akan mendapatkan IP Dedicated Indonesia. Silahkan cek kecepatan jaringan kami melalui Aplikasi SpeedTest.

Perbedaan Publik, Private, dan Hybrid Cloud yang Harus Anda Ketahui!

Pada artikel sebelumnya, kita sudah membahas tentang Pengertian Cloud Computing, Model dan Jenis-jenisnya. Lalu apakah kalian tahu perbedaan publik, private, dan hybrid cloud yang merupakan jenis dari cloud computing yang sudah kita bahas sebelumnya?

Cloud computing banyak memberikan manfaat bagi penggunanya. Tapi, seperti halnya teknlogi, tidak semua pengguna mampu mengadopsi komputasi awan ini.

Kebanyakan dari mereka, hanya melihat dan menggunakan beberapa fitur saja. Padahal sebenarnya cloud yang ditawarkan provider memiliki banyak fitur dan fungsi yang masih bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Sebagai pakar bisnis, Anda harus memutuskan jenis cloud mana yang akan digunakan untuk menyimpan semua data dan informasi yang penting untuk perusahaan Anda.

Untuk itu, dalam artikel ini kami akan membahas tentang perbedaan publik, private dan hybrid cloud yang ketiganya merupakan jenis dari penyimpanan komputasi awan.

Apa itu cloud computing?

Apa itu Cloud Computing
Cloud Computing

Cloud computing adalah seperangkat teknologi komputer yang digunakan untuk mengembangkan infrastruktur berbasis internet.

Teknologi ini dapat mengubah internet menjadi data center, hal tersebut dapat memudahkan pengguana dalam mengelola data dan aplikasi.

Dengan adanya layanan cloud computing, semua data akan disimpan di internet secara langsung, sehingga dapat mengurangi risiko kehilangan data.

Selain itu, ia juga memudahkan pengguna dalam mengakses data jika sewaktu-waktu membutuhkannya, karena data bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

Komputasi awan ini dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

  • Publik cloud adalah cloud computing yang dibagikan ke seluruh perusahaan
  • Private cloud adalah cloud yang di gunakan hanya untuk perushaan Anda saja
  • Hybrid cloud merupakan gabungan dari public dan private cloud.

Cara kerja cloud

jika dilihat dari pengaturan, publik cloud dan private cloud memiliki pengaturan yang sama dalam proses membuat sebuah cloud.

Keduanya memvirtualisasi sumber daya di shared pools, meletakkan kontrol administratif di atas segalanya, dan menggunakan fungsi otomatis.

Sumber daya private cloud diberikan kepada orang-orang yang mengelola atau penggunanya saja. Kemudian sumber daya publik cloud digunakan bersama dengan pengguna lain. Sedangkan untuk hybrid cloud merupakan gabungan dari kedua cloud yang saling berhubungan.

Faktor penting dalam pengoperasian publik cloud adalah konektivitas dan terintegrasi dengan cloud dan IT konsumen. Hal tersebut yang membuat publik cloud bekerja dengan baik.

Selain itu, publik cloud membutuhkan sistem operasi yang handal dan terintegrasi dengan software virtualisasi, manajemen, dan otomatisasi.

Konsistensi, reliability, dan fleksibilitas dari sistem operasi secara langsung dapat mempengaruhi konektivitas antara sumber daya fisik, virtual data pools, software manajemen, skrip otomatisasi, dan konsumen.

Jadi, penting bagi Anda dalam memilih sistem operasi yang tepat untuk mendukung kebutuhan cloud perushaan Anda.

Contoh dan penggunaan cloud computing

Berikut ini contoh pengguanaan cloud computing yang sering digunakan oleh kebanyakan orang, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Dropbox, Google Doc dan Microsoft 365, yang digunakan untuk berbagai opsi dokumen.
  • Media Sosial Facebook, Twitter, Microsoft team dan Skype untuk layanan telekomunikasi.
  • Salesforce dan Atlassian sebagai CRM dan alat manajemen produktivitas.
  • BMC Helix sebagai software ITSM dan ITOM.
  • Nteflix, Sling dan Hulu untuk layanan streaming on-demand
  • Machine learning dan analisis big data

Nah itulah beberapa contoh dari penggunaan cloud ciomputng yang sering banyak digunakan oleh orang-orang.

Selanjutnya, kita akan masuk ke dalam pembahasan tentang perbedaan publik, private dan hybrid cloud yang harus anda ketahui sebagai seorang pengguan komputasi awan ini.

Perbedaan Publik, Private dan Hybrid Cloud
Perbedaan Publik, Private dan Hybrid Cloud

Apa Itu Public Cloud?

Public cloud adalah salah satu jenis layanan cloud computing dimana layanan IT dikirimkan melalui internet yang dibagikan ke publik dan bisa digunakan oleh siapa saja.

Cloud jenis ini merupakan layanan paling popular di antara jenis cloud computing yang lain, karena ia menawarkan banyak pilihan dalam hal solusi dan sumber daya untuk kebutuhan perusahaan.

Kemudahan yang ditawarkan publik cloud diantaranya adalah elastisitas dan skabilitas tinggi serta biaya yang relatif murah karena berbasis langganan.

Layanan ini dikatakan murah, karena Anda hanya dikenakan biaya berdasarkan apa yang Anda konsumsi.

Publik cloud merupakan jenis cloud computing yang memberikan layanan umums seperti email. Aplikasi dan platform OS tingkat perusahaan guna untuk mengembangkan dan menguji software.

Dalam hal ini, Vendor bertanggung jawab untuk mengembangkan, mengelola, dan memlihara sumber daya yang akan dibagikan ke beberapa pengguna dari seluruh jaringan.

Selain itu, publik cloud dikenal juga dengan istilah Virtual Private Server (VPS), namun VPS tidak sama dengan private cloud.

Keuntungan Menggunakan Publik Cloud

Beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan jika menggunakan layanan cloud jenis ini, diantaranya adalah:

  • Biaya relatif murah, karena Anda hanya dikenakan biaya bedasarkan layanan yang Anda gunakan saja.
  • Skabilitas dan fleksibilitas tinggi sesuai dengan kebutuhan pengguna.
  • Adanya fitur Monitoring dan Analytics untuk menjalankan data analytic dalam volume tinggi dan mengakomodasi beragam tipe data untuk menarik data insight.
  • Tidak dibebankan dengan pemeliharan server, karena vendor yang bertanggung jawab atas manajemen infrastruktur.
  • Komputasi awan yang handal dan berkualitas, karena memiliki jaringan server yang besar dan terdistribusi.

Arsitektur Publik Cloud

Publik cloud merupakan komputasi awan yang sepenuhnya virtual dan bergantung pada jaringan dan bandwidtht tinggi untuk menyalurkan data.

Vendor atau penyedia layanan menggunakan arsitektur multi-tenant yang memungkinkan perusahaan menggunakan shared infrastruktur dan mengakses sumber daya computing yang serupa.

Semua data antar perusahaan terpisah dan terisolasi di publik cloud. Namun tidak menjamin keamanan data yang sempurna.

Sehingga perusahaan harus mempertimbangkan dan memutusakan kebutuhan keamanan untuk melindungi data mereka yang disimpan di publik cloud.

Vendor cloud mengoperasikan layananya dalam daerah terisolasi di publik cloud yang disebut dengan availability zone.

Daerah tersebut terdiri dari dua atau lebih data center yang terkoneksi dan merupakan solusi untuk mengurangi downtime serta memastikan ketersediaan layanan yang tinggi.

Perushaan dapat memilih aviliability zone untuk meningkatkan kecepatan akses dan mengurangi latensi berdasarkan kedekatannya dengan pasar masing-masing.

Apa Itu Private Cloud?

Kebalikan dari publik cloud, private cloud adalah layanan cloud computing yang digunakan oleh satu perusahaan saja. Dengan kata lain, layanan ini hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu saja yang memiliki izin akses.

Penggunaan sumber daya cloud umumnya sudah terlindungi oleh firewall yang merupakan sistem keamanan komputer yang dapat melindungi dari beberapa jaringan di internet.

Firewall dapat mengatur lalu lintas jaringan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dan mencegah akses yang tidak sah ke komputer.

Saat ini layanan hosting di Herza Cloud telah memasang firewall sebagai persyaratan untuk bisnis apapun.

Kekuatan NGFW (Next Generation Firewall) sangat penting untuk melindungi perangkat dari ancaman terhadap server pelanggan.

Pada umumnya pengguna yang memilih layanan ini adalah perushaan yang memiliki data yang sangat penting dan sensitive, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, rumah sakut, dan lain sebagainya.

Keuntungan Menggunakan Private Cloud

Berikut ini beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan ketika berlangganan dengan layanan private cloud, diantaranya:

  • Lingkungan eksklusif, karena tidak dapat diakses oleh perushaan lain.
  • Konfigurasi keamanan lebih terjamin, Anda memiliki tanggung jawab penuh dalam mengatur dan mengelola keamanan ruang penyimpanan sesuai keinginan Anda.
  • Skalabilitas, Anda dapat menambah resource hardware (memory dan SSD) untuk meningkatkan kapasitas.
  • Fleksibilitas, private cloud memungkinkan Anda untuk mengubah infrastruktur sesuai dengan iklim bisnis yang dinamis. Ia juga menyediakan solusi disaster recovery yang berguna bagi perusahaan yang ingin membackup data dan aplikasi jika terjadi kerusakan system.
  • Performa yang efisien, layanan cloud jenis private dapat diandalkan untuk performa dan efisiensi SLA yang tinggi.

Kenapa Harus Private Cloud?

Private cloud bisa menjadi solusi yang ideal bagi perusahaan-perusahaan industri yang menginginkan kontrol lebih besar terhadap sumber daya IT dan memiliki persyaratan keamanan yang ketat.

Layanan ini menyediakan akses yang terbatas dan dapat meningkatkan kemanan sistem dengan menambahkan enskripsi dan firewall.

Investasi di private cloud dapat digunakan oleh perushaan yang menginginkan fleksibilitas dan kontrol yang lebih besar terhadap sumber daya IT.

Apa Itu Hybrid Cloud?

Hybrid cloud adalah layanan cloud computing yang menggabungkan layanan publik cloud dengan private cloud.

Hal tersebut memungkinkan perusahaan dapat menggunakan layanan private cloud untuk IT mereka dan menyimpan data yang sensitif.

Kemudian menggunakan layanan publik cloud untuk melengkapi infrastruktur dan mengakomodasikan lonjakan traffic yang sesekali terjadi serta dapat digunakan untuk menyimpan data yang sifatnya tidak sensitif/umum.

Keuntungan Menggunakan Hybrid Cloud

Adapun keuntungan yang bisa Anda rasakan ketika berlangganan menggunakan layanan hybrid cloud, diantaranya adalah:

  • Memiliki Opsi yang Fleksibel, dapat mendistribusikan beban kerja dilingkungan pubik dan private sesuai dengan persyaratan keamanan, kinerja dan biaya.
  • Pertimbangan keamanan, skabilitas lingkungan publik tanpa memaparkan beban TI yang sensitif yang berisiko pada keamanan data.
  • Dapat diandalkan, hybrid cloud dapat bekerja secara optimal meskipun data didistribusikan ke beberapa pusat data.
  • Efektivitas biaya, Anda dapat menyimpan data yang sensitif ke private coud, sisanya bisa dialihkan ke publik cloud.
  • Faktor kemudahan, Anda dapat bermigrasi dan meningkatkan beban kerja secara bertahap tanpa kewalahan.

Sebaiknya Pilih Cloud yang Mana?

setelah Anda mengetahui perbedaan publik, private dan hybrid cloud, kira-kira jenis cloud mana ya yang Anda pilih untuk digunakan sebagai kepentingan bisnis Anda?


Pemilihan jenis cloud computing antara publik cloud, private cloud dan hybrid cloud disesuaikan dengan berbagai faktor seperti kebutuhan penggunaan, keterbatasan dan lain-lain.

Sebagian perusahaan mungkin menjadikan gabungan beberapa jenis cloud sebagai solusi yang lebih optimal untuk kebutuhan mereka.

Hal terpenting dalam strategi ini adalah menetapkan skala prioritas yang matang dan menentukan beban kerja, jenis data, dan faktor-faktor lain yang harus dipertimbangkan.

Identifikasi positif dan negatif dari setiap jenis cloud juga akan membantu perusahaan dalam mengambil suatu keputusan yang tepat mengenai jenis cloud mana yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan menjadi solusi yang optimal.

3 Model Layanan Cloud

Cloud computing tidak hanya membantu perusahaan dalam menggunakan layanan komputasi secara besar-besaran, tetapi bisa juga mengeruk keuntungan dari infrastruktur yang digunakan secara bersama-sama karena biaya yang dikeluarkan lebih rendah.

Secara umum, ada tiga jenis model cloud computing yang biasa digunakan, yaitu sebagai berikut:

  • Software-as-a-Service (SaaS)
  • Platform-as-a-Service (PaaS)
  • Infrastructurure-as-a-Service (IaaS)
3 Model Layanan Cloud
3 Model Layanan Cloud

Software-as-a-Service (SaaS)

SaaS atau Software-as-a-Server adalah layanan berbasis subscription berupa perangkat lunak yang diakses melalui internet.

Cloud model ini memungkinkan perusahaan untuk menghemat biaya dan sumber daya, karena tidak harus membeli dan mengelola software secara mandiri.

Beberapa contoh dari layanan SaaS ini adalah Office 365 yang menyediakan aplikasi produktivitas dan kolaborasi seperti Microsoft word, excel, dan power point.

Aplikasi desktop seperti Office Pro Plus dapat di install dari portal berbasis web, serta dapat melakukan update dan perbaikan secara otomatis.

Platform-as-a-Service (PaaS)

Model PaaS memungkinkan Developer untuk bisa membuat aplikasi secara online di platform yang sudah disediakan oleh vendor cloud.

Mereka dapat mengembangkan kode-kode aplikasi dan menyimpannya di data center untuk dirilis tanpa harus mengkhawatirkan ruang penyimpanan, keamanan, dan mengatur hardware.

Contohnya penggunaan aplikasi permainan Angry Birds. Mungkin Anda akan penasaran mengapa publisher menggunakan Google App Engie sebagai PaaS.

Hal tersebut agar aplikasi ini bisa digunakan oleh jutaan pengguna tanpa mengkhawatirkan skala aplikasi untuk menyemakan traffic secara otomatis.

Infrastructure-as-a-Service (IaaS)

Model IaaS memberikan kebebasan kepada perusahaan atau organisasi untuk mengakses computing power dan ruang penyimpanan dengan menggunakan perangkat keras yang disediakan vendor cloud.

Dengan kata lain, perusahaan memiliki kendali atas infrastruktur dan menjalankan aplikasi di cloud, serta bertanggung jawab dalam mengatur dan meng-update sistem operasi yang berjalan di aplikasi.

Dalam hal ini, vendor hanya bertanggung jawab pada keamanan, manajemen perangkat keras, dan kapasitas.

Sedangkan untuk memonitor performa aplikasi dan menambahkan sumber daya adalah bagian dari tugas perusahaan tersebut.

Layanan VPS dengan Teknologi Cloud Murah Herza Cloud

Setelah membaca semua artikel kami tentang perbedaan publik, private dan hybrid cloud, apakah Anda sudah memutuskan layanan mana yang akan Anda gunakan untuk kepentingan bisnis Anda?

Baik publik, private, maupun hybrid cloud, ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangan kekurangan masing-masing.

Untuk itu, kamis sarankan Anda untuk menggunakan layanan sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda, agar penyimpanan komputasi awan ini bisa Anda gunakan sebaik-baiknya.

Dalam hal bisnis, Herza Cloud menyediakan server pribadi, agar performa bisnis Anda berjalan dengan aman, tanpa ada gangguan dari pengguna lain.

Semua paket VPS Linux murah kami didukung oleh teknologi terkini, menggunakan 100% SSD dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data anda, generasi terkini dari Intel CPU dan 99,9% garansi uptime dan berlokasi di Data Center Indonesia.

Silahkan cek kecepatan jaringan kami melalui Aplikasi SpeedTest.

Untuk Anda yang membutuhkan VPS dengan performansi tinggi, silahkan mengecek Layanan baru kami VPS SSD NVMe Indonesia.

Menggunakan SSD M.2 NVMe dengan 3D NAND Flash Memory untuk High-Speed Transmission.

Dan untuk pemesanan VPS Windows, silahkan mengunjungi halaman VPS Windows RDP Murah kami.

Jika Anda membutuhkan VPS yang akan diperuntukkan untuk VPN / Tunneling, silahkan melihat paket VPS Tunneling / VPN. Kami tidak mengizinkan penggunaan VPN atau Tunneling pada layanan VPS Regular kami.

Anda bingung dalam memilih VPS yang baik? Silahkan membaca Artikel kami tentang 12+ Tips Memilih VPS Terbaik.

Bagaimana Cara Kerja VPS? 8 Alasan Mengapa Harus Menggunakan VPS!

Cara Kerja VPS- VPS adalah salah satu layanan yang cocok untuk Anda yang belum menggunakan dedicated server, namun ingin memaksimalkan performa suatu website.

Harganya yang lebih murah dengan kemampuan kendali kontrol penuh server menjadi alasan utama mengapa orang banyak memilih menggunakan layanan tersebut.

Jika dibandingkan dengan dedicated server, dedicated server menggunakan server fisik sedangkan layanan VPS menggunakan server pribadi secara virtual.  

Yang perlu Anda tahu bahwa layanan ini sangat cocok digunakan oleh perusahaan yang sedang mulai mengembangkan bisnisnya.

Lalu sebenarnya, bagaimana cara kerja VPS? Untuk itu, silakan simak artikel berikut ini!

Apa Itu VPS?

Virtual Private Server atau sering dikenal dengan VPS adalah sebuah server yang menggunakan sebuah teknologi virtualisasi dengan resource atau sumber daya yang terdedikasi.

Terdedikasi di sini maksudnya ialah di mana pengguna layanan tidak akan terganggu dengan pengguna lain.

Mudahnya, pengertian VPS kita bisa lihat dari susunan penggunaan katanya.

Pertama, Virtual maksudnya ialah keberadaan VPS merupakan dari teknologi virtualisasi yang sumber dayanya diperoleh dari server fisik. Kedua, Private maksudnya ialah VPS sebagai layanan server pribadi virtual yang sumber dayanya milik pribadi. Ketiga, Server maksudnya ialah tempat penyimpanan data hosting.

Dengan demikian, kita bisa simpulkan bahwa VPS adalah sebuah server pribadi virtual yang menggunakan teknologi virtualisasi yang terdedikasi.

Lalu bagaimana cara VPS bekerja?

Bagaimana Cara Kerja VPS?

cara kerja vps
Ilustrasi cara kerja vps

Cara kerja VPS menggunakan satu server fisik dengan cara melakukan virtualisasi. Virtualisasi disini maksudnya ialah dari satu server fisik tersebut, akan dipecah dan dilakukan pemisahan/pembagian sumber dayanya ke bagian-bagian server virtual yang lebih kecil.

Server fisik ini menjadi tempat penyimpanan data dan file pengguna VPS dalam menjalankan website nya.

Upaya menggunakan teknologi virtualisasi ini bertujuan untuk dapat mengoptimalkan sumber daya server fisik sebab pengguna dapat menginstall pilihan OS (operasi system) untuk dikonfigurasi sesuai kebutuhan.

Nah, dengan demikian dari server virtual yang telah dibagi tersebut pengguna bisa menjalankan dan mengelola server sendiri menyesuaikan kebutuhannya masing-masing.

Apa Saja Kegunaan VPS?

cara kerja VPS


  1. Web Hosting
    VPS bisa untuk web hosting, maksudnya ialah VPS berfungsi untuk penyimpanan semua file baik situs web maupun aplikasi web agar mudah diakses oleh siapa saja dan di mana saja secara online.

    VPS dapat hosting web dengan baik sebab pengguna layanan ini dapat custom sendiri, seperti costum keamanannya, sistem operasinya, konfigurasinya dan lain-lain.

    Dengan demikian, pengguna yang menggunakan layanan tersebut dapat mengatur pengaturan website nya dengan lebih fleksibel.

  2. Game Server
    VPS bisa untuk game server, maksudnya ialah VPS berfungsi untuk menciptakan game server sendiri.

    Kemampuannya yang dapat mengcostum sendiri, memungkinkan penggunanya juga dapat menciptakan game servernya secara pribadi.  

  3. Sebagai layanan VPN
    VPS sebagai layanan VPN, maksudnya ialah VPS dapat memungkinkan penggunanya dapat terhubung ke situs web lebih aman dan private.

    Misalnya perusahaan atau organisasi membutuhkan layanan penyimpanan sebuah data yang sensitive, VPS dapat dimanfaatkan sebagai solusinya.

    Jika Perusahaan Anda membutuhkan VPS yang akan diperuntukkan untuk VPN / Tunneling, silahkan masuk ke halaman berikut untuk melihat paket VPS Tunneling / VPN.

  4. Mengembangkan & Menguji Aplikasi
    VPS bisa digunakan untuk mengembangkan dan menguji suatu aplikasi.

    Pengguna VPS dibebaskan untuk melakukan apa saja yang diinginkan, termasuk mengembangkan dan menguji aplikasi pengguna.

  5. Remote Desktop
    VPS memungkinkan Anda dapat bekerja secara remote.

    Maksudnya ialah pengguna VPS dapat menyelesaikan pekerjaannya tanpa perlu dapat ke kantor sebab aksesnya bisa dilakukan di mana saja.  

Mengetahi kegunaan VPS tidak cukup untuk menjadi pertimbangan Anda saat akan memilih layanan tersebut, Anda bisa masuk ke halaman website kami yang membahas mengenai tips menggunakan VPS sebab jika Anda mengetahui beberapa tips nya Anda tidak akan mengambil langkah yang salah, bukan?

Lalu kapan seharunya menggunakan layanan VPS ini?

Kapan Harus Menggunakan VPS?

Setelah mengetahui apa saja kegunaan VPS, Anda juga perlu mengetahui kapan sebenarnya layanan VPS ini harus digunakan.

Setidaknya ada 3 permasalahan yang menjadi jawaban kapan seharusnya Anda menggunakan layanan ini, yaitu  :

Traffic yang Tinggi

Jika Anda mengelola suatu website, Anda perlu memperhatikan masalah downtime website karena kenyamanan pengunjung di website Anda adalah hal yang prioritas, bukan?

Website down akan sangat berpengaruh pada minat  pengunjung pada website Anda.

Salah satu penyebab downtime ialah banyaknya pengujung pada suatu website dalam waktu yang bersamaan.

Dengan demikian, pertanyaan kapan harus menggunakan VPS adalah saat Anda membutuhkan sebuah solusi website jika mengalami traffic yang tinggi.

Akan jauh lebih baik, sebelum hal itu terjadi Anda telah mempersiapkan solusi dengan memasang layanan VPS.

Di Herza Cloud, kami memberikan layanan SLA sebesar 99,5%.

Butuh Penyimpanan File dengan Skala yang Besar

Jika Perusahaan Anda membutuhkan penyimpanan file dengan jumlah yang besar, layanan VPS bisa mengatasi hal tersebut.

Dengan demikian, jika Anda mengalami permasalan terkait penyimpanan big data perusahaan, Anda bisa berlangganan layanan ini.

Butuh Server yang Lebih Aman

Jika Anda membutuhkan server yang lebih aman, ini adalah waktu yang baik menggunakan VPS.

Mengapa? Sebab, dengan menggunakan layanan ini Anda akan memiliki kontrol sendiri terhadap keamanannya.

Server lebih aman karena Anda yang akan mengelolanya sesuai dengan apa yang Anda butuhkan.

Selain itu, pengguna yang menggunakan layanan ini tidak akan terusik dengan pengguna lain sehingga server akan jauh lebih aman.

Seluruh layanan Herza Cloud telah menggunakan Proteksi hinggal ke Layer 7, menggunakan Next Generation Firewall.

8 Alasan Mengapa Harus Menggunakan VPS?

Mampu Menampung Traffic Dalam Jumlah yang Besar

Kemampuan VPS ialah menawarkan sumber daya yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan share hosting.

Untuk itu, performa website akan semakin meningkat atas kerja VPS yang bisa menamung traffic dalam jumlah yang besar.

Lebih Stabil daripada Shared Hosting

Jika dibandingkan dengan Shared Hosting, VPS memiliki kestabilan yang lebih baik.

Hal tersebut karena sumber dayanya terdedikasi, sehingga pengguna layanan tidak akan terganggu dengan penggunaan resource yang berlebihan oleh pengguna lain.  

Dapat Root Access

Root Acces pada VPS akan memungkinkan Anda untuk bisa mengendalikan server secara penuh.

Maksudnya, Anda bisa menyesuaikan konfigurasi sesuai yang Anda butuhkan.

Ada banyak PIlihan OS

Pengguna VPS diberi kebebasan untuk memlih pilihan OS (operating system) yang beragam sesuai yang dibutuhkan.

Sistem operasi tersebut ada yang berbasis Linux, seperti CentOS, Ubuntu dan Fedora atau ada juga Windows.

Bisa Memilih Panel Kontrol Sesuai Kebutuhan

VPS memungkinkan Anda untuk memilih Kontrol Panel atau mengatur berbagai hal di komputer sesuai dengan yang diperlukan.

Alamat IP Terdedikasi

Jika Anda menggunakan layanan ini, Anda akan diberikan alamat IP hosting VPS terdedikasi.

Dengan demikian, alamat IP yang Anda gunakan akan lebih terjaga sebab tidak digunakan bersama seperti layanan shared hosting.

Bebas Menentukan Sumber Daya

VPS akan membebaskan Anda menentukan sumber dayanya.

Dengan demikian, VPS akan memberikan Anda keleluasaan dalam menggunakan jumlah sumber daya yang diperlukan.

Bisa Membuat Lebih dari Satu Akun Hosting

Pengguna VPS dipersilakan unyuk membuat lebih dari satu akun hosting.

Untuk itu, VPS menjadi pilihan yang strategis bagi Anda yang menjalankan bisnis dalam pengelolaan website.

JIka Anda sudah menemukan alasan mengapa Anda perlu menggunakan VPS, akan tetapi masih bingung dalam memilih, VPS Yang mana Cocok untuk Anda? Silahkan membaca Artikel kami tentang Perbedaan dari VPS OpenVZ dan KVM.

Mengapa Harus Menggunakan Layanan VPS dari Herza Cloud?

cara kerja vps

Semua Paket VPS Linux Murah Herza Cloud dengan Performa dan Teknologi Terkini telah menggunakan 100% SSD dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data anda, generasi terkini dari Intel CPU dan 99,9% Garansi Uptime dan berlokasi di Data Center Indonesia.

Semua pelanggan VPS Murah dari Herza Cloud akan mendapatkan IP Dedicated Indonesia. Silahkan cek kecepatan jaringan kami melalui Aplikasi SpeedTest.

Untuk Anda yang membutuhkan VPS dengan Performansi Tinggi, silahkan mengecek Layanan baru kami VPS SSD NVMe Indonesia. Menggunakan SSD M.2 NVMe dengan 3D NAND Flash Memory untuk High-Speed Transmission. Dan untuk pemesanan VPS Windows, silahkan mengunjungi halaman VPS Windows RDP Murah kami.

14 Fungsi VPS yang Harus Kamu Ketahui

14 Fungsi VPS – VPS adalah singkatan dari Virtual Private Server yaitu suatu penyedia layanan web hosting server pribadi virtual yang menggunakan teknologi virtualisasi.

Fungsi VPS atau Virtual Private Server ialah dapat menyediakan server virtual yang bisa dikontrol dan dikonfigurasi sendiri oleh pengguna.

Pengguna yang menggunakan layanan ini menggunakan sumber daya khusus yang digunakan oleh satu pengguna saja sehingga tidak akan dipengaruhi oleh pengguna lain.

Gambaran VPS mudahnya seperti kamu sedang menginap di sebuah hotel. Walaupun berada dalam hotel yang sama, pengunjung lain memiliki kamar masing-masing di mana fasilitas hotelnya pun bisa dikelola secara sendiri.

VPS ibaratnya layanan yang fasilitasnya dikelola sendiri oleh pengguna.

Oleh karena itu, pengguna VPS dapat melakukan apapun yang mereka inginkan, karena pengguna layanan dapat sepenuhnya mengelola semua konfigurasi dan sumber daya yang tersedia.

Untuk memahami lebih jauh tentang VPS, berikut ada 14 fungsi VPS yang telah kami rangkum untuk kamu.

  1. Menampung Traffik yang Tinggi
  2. Hosting Beberapa Website
  3. Sebagai Media Pelayan ke Pelanggan
  4. Meningkatkan Kinerja Website
  5. Penyimpanan File Hosting
  6. Memberikan Layanan Berbasis Cloud untuk Costumer
  7. Server Percobaan
  8. Sebagai Game Server
  9. Sebagai VPN
  10. Remote Desktop
  11. Private Backup
  12. Mengetes Aplikasi Baru
  13. Meningkatkan Efisiensi green Platform
  14. Sebagai Sumber Daya Khusus

14 poin fungsi VPS di atas akan kami bahas secara lengkap, silakan disimak sampai bawah.

14 Fungsi vps
  1. Menampung Trafik Super Tinggi
    Jika website kamu mengalami trafik atau peningkatan jumlah pengunjung atau lamanya pengunjung saat berada di website, hal ini akan berpengaruh pada stabilitas suatu website.

    Bisa jadi karena jumlah trafik yang meningkat, performa website akan menurun.

    Untuk itu, VPS berperan dalam kebutuhan website.  Teknologi VPS ini yang dapat meningkatkan stabilitas web server.

    Salah satu layanan hosting di HerzaCloud menawarkan paket VPS Linux murah dengan performa dan teknologi terkini, menggunakan 100% SSD dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data anda, generasi terkini dari Intel CPU dan 99,9%.

  2. Hosting Beberapa Website
    Hosting adalah sebuah tempat penyimpanan semua file dan data website sehingga bisa diakses oleh semua orang dengan jaringan internet.

    Penyimpanan file dan data website sangat bermacam-macam, bisa berupa gambar, script, aplikasi, database email atau bahkan video.

    Salah satu fungsi dari VPS ini ialah bisa hosting (menyimpan file melalui jaringan internet) ke beberapa website.

    Artinya, VPS memiliki kemampuan untuk menghosting website sekaligus tidak hanya satu saja.

    Dengan demikian, sangat cocok bagi kamu pemilik usaha bidang pengembangan software, aplikasi atau website untuk memilih menggunakan layanan VPS untuk web hosting dengan klien.

  3. Sebagai Media Pelayan ke Pelanggan
    Fungsi VPS ialah bisa sebagai media pelayan ke pelanggan.

    Maksudnya ialah saat terjadi suatu kendala pada layanan hosting, VPS yang akan menjadi agen atau perwakilan kepada layanan pelanggan, sehingga masalah tersebut dapat diatasi dengan cepat.

  4. Meningkatkan Kinerja Website
    Dengan menggunakan VPS, kinerja sebuah website akan terarah pada sumber daya khusus sehingga daya pemrosesan dan kapasitas website akan meningkat.

    Oleh karena itu, konten pada suatu website bisa diakses lebih cepat oleh pengunjung.

    Akses pengunjung yang cepat akan berpengaruh juga pada tingkat konversi dan kunjungan internet menjadi lebih tinggi.

    Dengan demikian, search Engine Result Page juga akan mengalami perkembangan bertahap.

  5. Penyimpanan File Hosting
    File hosting atau populer dikenal sebagai penyimpanan cloud yaitu metode penyimpanan berbasis internet di mana pengguna dapat mengunggah, mengunduh dan berbagi suatu file.

    Jika berbicara tentang aktivitas di internet (mengunggah, mengunduh dan berbagi suatu file) jadi teringat situs-situs seperti Google Drive, Drop box yang sering kita gunakan bukan?

    Dengan adanya situs tersebut, akan memudahkan kamu menyimpan, mengakses dan mengelola file data.

    Nah, salah satu fungsi dari VPS ini ialah penyimpanan file yang kapasitas muatannya besar dan bisa diakses untuk personal maupun diakses oleh para pengunjung.

    Untuk itu, jika kamu membutuhkan layanan penyimpanan file online seperti back up, layanan sharing, menyimpan software, film atau foto bahkan penyimpanan file berukuran besar, VPS adalah solusinya.

  6. Memberikan Layanan Berbasis Cloud untuk Costumer
    Kegunaan VPS ialah dapat memberikan layanan berbasis cloud, yaitu layanan cloud computing  yang merupakan teknologi yang memungkinkan penyimpanan, pengelolaan dan akses data secara online.

    Bisa kamu baca penjelasan tentang penyimpanan layanan cloud computing atau penyimpanan data secara online.

    Fungsi VPS ini yang bisa memberikan layanan berbasis cloud, seperti menginstal berbagai control panel (cara untuk mengatur berbagai hal di komputer/laptop), frame work (kerangka kerja untuk mengembangkan website), juga membuat platform menggunakan bahasa pemrograman tertentu.

  7. Server Percobaan
    Developer atau pemilik usaha dalam bidang pengembangan software, aplikasi, dan website sistem operasi, pada tahap uji coba sebuah programnya bisa menggunakan VPS.

    Tentu saja dalam tahap percobaan developer membutuhkan server yang harganya terjangkau dan memiliki fasilitas yang cukup untuk bisa melakukan percobaan software atau aplikasi.

    Solusinya, kamu bisa menggunakan layanan VPS karena layanan ini relatif lebih murah dan memiliki fitur-fitur yang cukup untuk server tahap percobaan.

  8. Sebagai Game Server
    Fungsi VPS selanjutnya ialah bisa sebagai game server.

    Artinya, pengguna yang menggunakan layanan ini dipersilakan bisa membuat server game secara bebas. Pengguna diberi keleluasaan untuk membuat, mengelola, hingga membuat koneksi game.

  9. Sebagai VPN
    VPN atau Virtual Private Network adalah layanan yang memungkinkan kamu dapat terhubung ke website tertentu secara aman dan lebih private.

    VPN membuat koneksi lebih private karena adanya sistem yang disebut dengan sistem tunnelling di mana koneksi akan lebih private dan berbeda dengan koneksi publik pada umumnya.

    Fungsi VPS sebagai VPN maksudnya ialah pengguna layanan khususnya perusahaan atau organisasi dapat menggunakan layanan ini jika ada hal-hal yang private menyangkut data perusahaan.

    Caranya ialah dengan mengenkripsi (proses mengamankan informasi dengan membuat informasi tidak dapat dibaca) sehingga pihak lain tidak dapat mengetahui aktivitas kita.

    Perusahaan atau organisasi yang menggunakan layanan ini dapat memanfaatkan VPSnya sebagai VPN untuk menyimpan sebuah data penting. Akan tetapi, tetap bisa melakukan pertukaran data sebab keamanan server VPS bisa disetting sendiri.

  10. Remote Desktop
    VPS dapat memungkinkan kamu untuk bisa mengakses dan menggunakan komputer atau server secara remote.

    Artinya, pekerjaan bisa diselesaikan kapanpun tanpa perlu pergi ke kantor atau ke suatu tempat tertentu.

  11. Private Backup
    Paket layanan VPS sudah menyediakan berapa gigabyte disk space. Di Herza Cloud tersedia layanan VPS murah yang tersedia dari 1 GB sampai 250 GB.

  12. Mengetes Aplikasi Baru
    Fungsi VPS juga bisa sebagai mengetes aplikasi baru.

    Mengetes aplikasi baru bisa dilakukan di VPS sebab dengan menggunakan layanan ini, kamu sendiri yang akan mengatur konfigurasi dasar VPS.

    Untuk itu kamu diberikan keleluasaan untuk melakukan apa saja.

  13. Meningkatkan Efisiensi Green Platform
    Dengan menggunakan layanan VPS kamu dapat sekaligus mendukung untuk mewujudkan green platform ramah lingkungan.

    Mengapa bisa demikian? Sebab, teknologi VPS dapat mengurangi jejak-jejak karbon dalam jumlah yang besar.

  14. Sebagai Sumber Daya Khusus
    Sama halnya dengan dedicated hosting, VPS juga berperan sebagai sumber daya khusus terhadap sebuah website.

    Website akan mendapatkan seluruh sumber daya yang ada di VPS.

    Hal tersebut bisa terjadi karena jumlah CPU dan RAM pada VPS lebih banyak daripada shared hosting.

Kesimpulan

Setelah dijelaskan 14 fungsi VPS di atas dan kamu tertarik menggunakan layanan VPS. Di Herza Cloud tersedia VPS dengan Performansi Tinggi, silahkan mengecek Layanan baru kami VPS SSD NVMe Indonesia. Menggunakan SSD M.2 NVMe dengan 3D NAND Flash Memory untuk High-Speed Transmission. Dan untuk pemesanan VPS Windows, silahkan mengunjungi halaman VPS Windows RDP Murah kami.

Paket VPS murah Herza Cloud menyediakan layanan VPS dari 1GB sampai 25 GB.

14 fungsi vps

12+ Tips Memilih VPS Terbaik

Ketika Anda memutuskan untuk beralih ke layanan VPS Murah, pastikan Anda sudah mempertimbangkan layanan VPS dengan baik. Apakah Anda tahu tips untuk memilih VPS terbaik?

Memilih VPS tidak semudah memilih shared hosting, karena ia harus mempertimbangkan beberapa hal agar tidak terjadi kesalahan dalam membeli VPS, seperti tidak sesuai harapan atau masalah yang berhubungan dengan layanannya.

Lalu bagaimana tips untuk memilih VPS yang baik? Anda tidak perlu khawatir, karena dalam artikel ini kami akan menjelaskan bagaimana tips memilih VPS yang baik.

Namun sebelumnya, kita harus paham dulu apa itu VPS dan bagaimana fungsinya.

VPS (Virtual Private Server)
VPS (Virtual Private Server)

Apa Itu VPS?

VPS (Virtual Private Server) adalah salah satu hosting web yang menggunakan server virtual dan dikelola secara pribadi.

Pengguna VPS tidak perlu khawatir akan terganggu oleh pengguna lain, karena layanan VPS menggunakan koneksi secara pribadi sehingga data, riwayat, akses, serta informasi lainnya yang ada di website tidak akan terlihat oleh orang lain.

Sebenarnya penggunaan layanan VPS mudah untuk dilakukan, Anda hanya perlu memahami perintah dasar dari Linux dan penggunaan panel seperti WHM atau Webuzo. 

Fungsi VPS

Fungsi VPS (Virtual Private Server)

Setelah Anda mengetahui apa itu VPS,  alangkah baiknya jika Anda juga tahu fungsi dari VPS itu sendiri.

Seperti halnya layanan hosting yang lain, VPS juga dapat digunakan sesuai kebutuhan Anda. Fungsi VPS diantaranya sebagai berikut.

  1. Web Hosting
    Jika Anda menginginkan layanan hosting dengan performa yang tinggi, maka VPS inilah jawabannya.

    Layanan ini memberikan akses root dan fasilitas untuk mengembangkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan Anda.

    Selain itu, VPS mampu menghosting beberapa website sekaligus dan mempunyai kontrol penuh terhadap website-website tersebut.
  2. Game Server
    VPS berfungsi sebagai layanan hosting yang menyediakan live streaming dalam game server.

    Di dalamnya, Anda bisa membangun game server secara bebas. Mulai dari install game, mengelola game, hingga membuat koneksi game yang lebih ama dari pihak ke tiga.
  3. VPS sebagai Layanan VPN
    Layanan VPS juga bisa menjadi layanan lain seperti VPN atau Virtual Private Network.

    VPN adalah kumpulan jaringan yang terhubung dengan internet, tetapi hanya bisa digunakan dan diakses oleh orang-orang tertentu saja.

    Pada umumnya fungsi ini dimanfaatkan oleh organisasi atau perusahaan yang membutuhkan jaringan privat untuk karyawannya, agar semua data-data penting disimpan dengan aman dan tidak diketahui orang lain yang bukan karyawan perusahaan tersebut.
  4. Mengembangkan dan Menguji Aplikasi
    Ketika Anda membeli VPS, Anda sendiri yang akan mengatur konfigurasi dasar VPS. Oleh karena itu, Anda bebas menggunakan VPS termasuk menguji aplikasi.

    Saat menguji aplikasi, Anda tidak perlu khawatir akan mempengaruhi keamanan infrastruktur teknologi perusahaan, karena aplikasi percobaan terpisah dengan server utama.
  5. Backup Data
    Hal yang harus Anda ketahui, sebaik apapun server akan tetap ada gangguan atau ancaman dibaliknya. Untuk itu, Anda harus mengantisipasi hal tersebut.

    Caranya Anda bisa menjadikan VPS ini sebagai server cadangan. Anda bisa menggunakan VPS sebagai server saat server utama sedang mengalami gangguan.

    Anda bisa membackup semua data penting ke VPS. Jadi, ketika data di server utama hilang, Anda bisa dengan mudah restore data-data tersebut.

Kapan Harus Menggunakan VPS?

Setelah mengetahui fungsi dari VPS itu sendiri, yang perlu Anda pertimbangkan adalah kapan waktu yang tepat untuk Anda menggunakan VPS.

  • Traffic Website Terlalu Tinggi

Saat traffic website Anda sudah tinggi, sebaiknya Anda langsung beralih ke layanan VPS, karena resource yang Anda gunakan di hosting sebelumnya merupakan resource bersama. Jadi, space disk dan bandwidth digunakan untuk beberapa website.

Ketika salah satu website menggunakan resource secara berlebihan, maka akan mengganggu website-website yang lain.

Bisa jadi Anda akan terkena suspensi dari perusahaan penyedia layanan hosting Anda. Namun biasanya sebelum perusahaan memberikan suspense, ia akan memberikan peringatan terlebih dahulu ketika website Anda menggunakan resource secara berlebihan.

  • Ingin Memiliki Kontrol Penuh terhadap Website

Layanan VPS cocok untuk Anda yang sedang menjalankan perusahaan besar, karena ia mampu menghosting beberapa website secara bersamaan dan memiliki kontrol penuh terhadap website-website tersebut.

  • Membutuhkan Penyimpanan File Berukuran Besar

Ketika Anda mengelola perusahaan besar tentunya Anda membutuhkan ruang penyimpanan file dan performa yang tinggi.

Layanan VPS memiliki performa dan ruang penyimpanan yang cukup besar untuk menyimpan semua data-data atau file-file penting perusahaan.

  • Membutuhkan Server yang Lebih Aman

VPS memiliki keamanan yang terjamin dibandingkan dengan layanan hosting yang lainnya,

Hal tersebut, karena Anda memiliki kontrol penuh terhadap layanan ini. Jadi Anda bisa melakukan konfigurasi keamanan VPS sesuai dengan standar keamanan yang Anda inginkan.

Selain itu, space disk dan bandwidth tidak dibagi-bagi dengan pengguna lain. Sehingga website Anda lebih aman dan stabil.

Tips Memilih VPS

Setelah memahami VPS, apakah ada ketertarikan untuk beralih ke layanan VPS? Namun, sebelum Anda beralih ke layanan VPS, ada beberapa tips yang akan kami kasih dalam memilih VPS terbaik. Berikut ini tips memilih VPS terbaik

  1. Pahami Tujuan Memilih VPS
    Sebelum Anda membeli VPS, langkah pertama adalah tentukan tujuan Anda dalam memilih VPS.

    Banyak sekalia kegunaan yang bisa Anda gunakan dengan VPS, misalnya hosting web, backup data, penghubung layanan Internet of Things (IoT), dan lain sebagainya.

    Memahami tujuan pemilihan VPS, akan memudahkan Anda dalam membeli VPS, karena setiap pengguna layanan VPS memiliki fokus masing-masing.
  2. Pertimbangkan Rencana Ke Depan
    Seiring dengan memahami tujuan pemilihan VPS, pertimbangkan juga rencana untuk ke depan. Apakah bisnis Anda membutuhkan sumber daya yang tinggi untuk berkembang dalam waktu dekat ini atau tidak.

    Sumber daya yang harus dipertimbangkan dalam perencanaan kedepan yaitu Hard Disk, RAM dan CPU.

    Hal ini dilakukan karena proses migrasi VPS tidak semudah shared hosting. Jadi, jika sewaktu-waktu sumber daya yang Anda gunakan penuh, Anda harus melakukan proses migrasi.
  3. Pilihan Operating System (OS)
    Pemilihan operating system merupakan salah satu faktor utama yang harus Anda ketahui.

    Pada umumnya, sistem operasi pada VPS bisa menggunakan sistem VPS Windows dan VPS Linux.

    Jika Anda sedang mengembangkan website dengan platform windows, maka VPS yang digunakan VPS windows.
  4. Kapasitas Bandwidth Bulanan
    Pastikan Anda memilih bandwidth yang kapasitasnya memadai, karena ia akan mempengaruhi proses kecepatan pengiriman data ke server.

    Jika pengguanaan bandwidth melebihi batas, maka kecepatan VPS akan berkurang secara signifikan.

    Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena biasanya perhitungan kapasitas akan diatur ulang setiap bulannya.
  5. RAM dan CPU
    Ketika Anda menggunakan beberapa situs web secara bersamaan dalam satu VPS, Anda juga harus memperhatikan kapasitas RAM dan CPU.

    Perlu kalian ingat, RAM dan CPU memiliki batasan kapasitas dalam server VPS. Idealnya, RAM untuk VPS adalah 4 GB.

    Semakin banyak web yang Anda gunakan, maka semakin tinggi kapasitas RAM yang harus Anda siapkan.

    Sedangkan untuk CPUnya sendiri, Anda harus bisa memilih jenis CPU yang bagus, seperti pada Intel dengan E5 dan E7 Xeon server serta arsitektur seperti Broadwell dan Haswell.
  6. Ruang Penyimpanan
    Pada umumnya, saat ini jenis ruang penyimpanan ada dua tipe yaitu Hard Disk dan SSD (Solid-State Drive).

    Ruang penyimpanan jenis Hard Disk memang umur ditawarkan, namun untuk cara kerjanya SSD lebih optimal karena SSD memiliki performa booting lebih cepat.

    Selain itu, ketahanan SSD jauh lebih kuat dibandingkan dengan Hard Disk saat terjadi kegagalan power.
  7. Cari Tahu Teknologi yang Digunakan
    Anda harus mencari tahu teknologi apa yang diguakan di dalamnya, karena tidak semua VPS mendukung berbagai perangkat lunak.

    Misalnya, versi kernel yang digunakan dalam VPS. Karena beberapa aplikasi tdak mendukung kernel atau hanya mendukung kernel versi baru.
  8. Sistem Keamanan
    Sistem keamanan data merupakan hal yang penting juga dalam memilih VPS. Hal ini karena menyangkut keselamatan organisasi atau perusahaan terakait data-data penting yang disimpan.

    Keamanan data VPS biasanya berkaitan dengan platform visualisasi yang digunakan. Terdapat tiga macam platform visualisasi pada VPS yaitu KVM, OpenVZ dan XEN.
  9. Manajemen Operasi Backend
    Tips berikutnya yaitu memperhatikan manajemen operasi backend. Karena dalam VPS hosting ada dua jenis, yaitu managed dan unmanaged.

    VPS manages memiliki kemudahan untuk Anda yang kurang menguasai kemampuan dalam mengelola VPS, karena penyedia layanan akan membantunya. Namun harga dari VPS managed biasanya lebih mahal dibandingkan dengan VPS unmanaged.

    Sedangkan VPS unmanaged memiliki harga lebih murah, dan keamanan lebih ketat, karena Anda sendiri yang akan mengatur konfigurasi VPS. Sehingga, Anda harus memiliki kemampuan yang cukup untuk mengelola VPS.
  10. Data Center yang Digunakan
    Data center merupakan tempat untuk menampung semua jenis data penting yang ada di website kalian.

    Apabila jenis website yang digunakan adalah website bisnis atau website e-commerce, data yang disimpan merupakan data pelanggan.

    Nah jika pelanggannya merupakan warga negara Indonesia, maka lebih baik memilih VPS yang memiliki data center Indonesia.
  11. Root Access
    Root access biasanya diberikan ketikan Anda menggunakan VPS pada sistem operasi Linux, agar bisa menuliskan script coding untuk mengatur konfigurasi, melakukan kontrol VPS, dan menuliskan perintah SSH Linux.
  12. Pahami Kesepakatan Kerja
    Anda perlu memahami kesepakatan kerja saat Anda membeli VPS. Karena semua penyedia layanan VPS memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda-beda.

    Jika kalian melanggar salah satu dari syarat dan ketentuan tersebut, kemungkinan besar VPS Anda akan dihapus atau disuspend.
  13. Sesuaikan Anggaran
    Harga layanan VPS memang sangat relatif, tergantung pelayanan dan ruang penyimpanan yang digunakan.

    Untuk Anda yang sedang mencari layanan VPS Murah Indonesia, Herza.ID sedang memberikan diskon upto 50% terhitung mulai dari Rp 35.000 saja. Ayok buruan berlangganan bersama kami.
  14. Tersedianya Customer Support yang Memadai
    Terkadang kita tidak tahu kapan trouble atau masalah dengan VPS itu akan datang. Untuk itu, saat kita membeli VPS, pastikan kita memilih penyedia layanan VPS yang memiliki customer support 24/7.
  15. Layanan Backup
    Tips yang terakhir, pastikan tersedianya layanan backup. Karena semua data-data penting Anda akan berada pada server website. Sehingga performa dan kinerja website tidak akan terganggu.

Tertarik Menggunakan VPS atau Virtual Private Server?

VPS (Virtual Private Server)

Saat ini VPS banyak digunakan orang-orang karena memiliki performa dan kapasitas ruang penyimpanan yang besar.

Ketika Anda mulai tertarik dan ingin migrasi dari layanan hosting sebelumnya ke layanan VPS, pastikan Anda mengikuti tips yang sudah kami berikan, agar bisa seusai dengan keinginan Anda.

Jika Anda bingung memilih layanan VPS hosting yang murah dan berkualitas, Herza.ID hadir memberikan solusi untuk Anda.

Semua Paket VPS Linux Murah kami dengan Performa dan Teknologi Terkini, menggunakan 100% SSD dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data anda, generasi terkini dari Intel CPU dan 99,9% Garansi Uptime dan berlokasi di Data Center Indonesia.

Semua pelanggan VPS Murah dari Herza.ID akan mendapatkan IP Dedicated Indonesia. Silahkan cek kecepatan jaringan kami melalui Aplikasi SpeedTest.

Untuk Anda yang membutuhkan VPS dengan Performansi Tinggi, silahkan mengecek Layanan baru kami VPS SSD NVMe Indonesia. Menggunakan SSD M.2 NVMe dengan 3D NAND Flash Memory untuk High-Speed Transmission. Dan untuk pemesanan VPS Windows, silahkan mengunjungi halaman VPS Windows RDP Murah kami.

Jika Anda membutuhkan VPS yang akan diperuntukkan untuk VPN / Tunneling, silahkan melihat paket VPS Tunneling / VPN. Kami tidak mengizinkan penggunaan VPN atau Tunneling pada layanan VPS Regular kami.

Anda bingung dalam memilih, VPS Yang mana Cocok untuk Anda? Silahkan membaca Artikel kami tentang Perbedaan dari VPS OpenVZ dan KVM.

Apa Perbedaan Shared Hosting, VPS dan Cloud Server?

Apakah Anda tahu Perbedaan shared Hosting, VPS dan Cloud Server? Ketika anda mencari layanan web hosting murah di internet, anda akan dihadapkan dengan banyak pilihan layanan web hosting yang tersedia dibeberapa provider.

Kemungkian Anda akan kebingungan dalam memilih layanan Web Hosting, karena banyak sekali pilihan layanan hosting yang hampir mirip satu sama lainnya.

Untuk itu, dalam artikel ini kami akan menjelaskan beberapa perbedaan layanan hosting seperti cloud hosting, VPS, dan shared hosting.

Layanan hosting tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Jadi silahkan simak artikel ini dan pilihlah layanan hosting yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Perbedaan Cloud Server, VPS dan Shared Hosting

Ketika anda memilih web hosting, tentunya anda akan memilih Web Hosting Murah yang berkualitas terbaik.

Penyedia layanan hosting, biasanya menawarkan Cloud Hosting, Virtual Private Server (VPS) dan Shared Hosting di halamana web mereka.

Ketiga layanan tersebut tentunya memiliki keunggulan dan perbedaan yang signifikan. Perbedaan dari ketiga layanan tersebut diantaranya adalah:

Shared Hosting

Perbedaaan Web Hosting, VPS dan Cloud Server

Shared hosting adalah layanan web hosting yang paling murah dan ekonomis.

Untuk itu, layanan ini cocok bagi pengguna baru yang pertama kali membangun sebuah website yang jumlah pengunjungnya masih sedikit.

Karena harganya yang ekonomis, layanan hosting ini memiliki banyak batasan ketika Anda menggunakan shared hosting ini.

Penggunaan shared hosting ini diibaratkan seperti menyewa apartemen. Anda harus rela berbagi fasilitas dengan penghuni lain.

Jika satu penghuni menggunakan fasilitas yang berlebihan, maka akan mengganggu penghuni lain.

Kelebihan Shared Hosting

Mesipun terdapat batasan, penggunaan shared hosting ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya:

  • Harga hosting lebih murah dibandingkan dengan VPS dan cloud hosting
  • Pengelolaan server termasuk keamanan dan pembaruan, dilakukan oleh penyedia layanan hosting.

Kekurangan Shared Hosting

Pada penjelasan di atas, sudah disebutkan bahwa shared hosting merupakan hosting yang ekonomis sehingga layanan ini dipastikan memiliki banyak batasan.

Adapun yang menjadi kekurangan dalam layanan hosting ini, diantaranya:

  • Akses lambat karena server digunakan bersama dengan pengguna lain
  • Penggunaan dan sumber daya terbatas
  • Berpotensi terkena gangguan yang sama dengan pengguna lainnya.  Jika satu pengguna mengalami overload, makan pengguna lainnya juga berpotensi terkena dampak yang sama.

Virtual Private Server (VPS)

Sesuai dengan namanya Virtual Private Server (VPS) adalah server virtual yang dikelola secara pribadi.

Artinya, satu server fisik yang memiliki kapasitas besar dibagi menjadi beberapa server virtual yang berkapasitas lebih kecil dan dikhususkan untuk satu pengguna saja.

Berbeda dari shared hosting, meskipun pengguna VPS dalam satu lingkup server fisik yang sama, namun server virtual ini tidak saling berhubungan. Jadi anda tidak perlu khawatir terganggu oleh pengguna lain.

Penggunaan layanan VPS dapat dianalogikan seperti anda menyewa rumah di komplek perumahan. Komplek perumahan sebagai server fisik, dan rumah-rumah sebagai server virtual yang bisa anda kelola sesuai keinginan anda sendiri.

Kelebihan (VPS)

  • Pengelolaan server secara penuh dilakukan oleh pribadi sehingga konfigurasi keamanaan bisa dimodifikasi lebih ketat dibandingkan dengan shared hosting.
  • Bisa dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan anda karena memiliki akses root.
  • Memiliki performa yang lebih tinggi karena beroperasi dalam server khusus.
  • Jika suatu waktu diperlukan pengembangan kapasitas, maka Anda dapat melakukannya.

Kekurangan (VPS)

  • Membutuhkan pengetahuan dan kemampuan teknis yang lebih dalam terkait dengan server dan sistem operasi Linux.
  • Harga hosting lebih mahal dibandingkan dengan shared hosting
  • Semua resiko keamanan ditanggung sendiri
  • Berpotensi memiliki resiko ketika server sesama pengguna PVS membutuhkan resource yang besar karena bisa menyebabkan server down.

Ingin lebih hemat? Silahkan beli VPS Murah dari Herza.ID karena lagi ada diskon 50%.

Cloud Computing Server

Cloud Server adalah layanan yang sumber dayanya berasal dari beberapa server yang digabung menjadi satu kesatuan. Gabungan server tersebut berjalan secara bersamaan dan biasa dikenal dengan istilah cluster.

Penggunaan cloud server ini dianalogikan seperti pengguanaan AirBnB “platform yang digunakan untuk mencari kamar/rumah pribadi untuk disewakan”.

Anda berbagi fasilitas dengan penghuni lain dan ketika Anda akan pindah ke rumah/kamar yang lebih besar atau kecil, Anda dapat memilih tempat lain yang terdaftar di AirBnB.

Selain itu cloud server juga tidak memerlukan keahlian khusus karena server sudah dimanage oleh penyedia hosting, Anda tinggal bayar dan menggunakannya saja. Atau biasa kita kenal dengan layanan IaaS (Infrastructure as a Services).

Diumpamakan seperti apartemen yang umumnya sudah ditata dengan baik dengan furnitur yang lengkap. Jadi, Anda tinggal menempatinya saja.

Kelebihan Cloud Server

  • Cloud Server merupakan layanan yang dapat diandalkan karena layanan ini menggunakan beberapa server. Jadi, ketika terjadi masalah dalam server, masih ada server lain yang membackup.
  • Mudah diupgrade dan fleksibel untuk menambah sumber daya sesuai dengan kebutuhan.
  • Bisa mendapatkan performa super dan kemudahan penggunaan, sehingga bisa menghemat biaya dan tenaga.
  • Tidak memerlukan keahlian teknis, karena cloud ini bersifat fully managed seperti shared hosting.

Kekurangan Cloud Server

  • Harga lebih mahal dari VPS dan shared hosting.

Shared Hosting vs VPS vs Cloud Server: Pilih Mana?

Setelah Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan masing-masing hosting, Anda harus membandingkan ketiga hosting tersebut. Kira-kira hosting mana yang akan anda pilih sesuai dengan kebutuhan web Anda.

  1. Kapan Anda Perlu Menggunakan Shared Hosting?
    Shared hosting cocok digunakan untuk orang baru yang ingin membangun sebuah website, karena layanan ini sangat mudah digunakan dan pengelolaan server dilakukan oleh penyedia layanan hosting.

    Ingin web hosting terbaik dan handal? Beli Shared Hosting di Herza.ID
  2. Kapan Anda Perlu Menggunakan VPS?
    Layanan VPS ini cocok digunakan untuk anda yang menginginkan sumber daya cukup besar dan kustomisasi yang fleksibel, karena terdapat akses root dan fasilitas untuk mengembangkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan Anda.
  3. Kapan Anda Perlu Menggunakan Cloud Server?
    Layanan cloud hosting merupakan layanan yang paling cocok buat Anda, karena memiliki performa super seperti VPS dan kemudahan seperti shared hosting.

    Layanan ini bisa digunakan untuk Anda yang memiliki website dengan trafik yang tinggi dan website baru yang sedang dalam proses pengembangan.

    Sejauh ini, apakah sudah ada dalam benak Anda untuk memutuskan kira-kira hosting mana yang akan Anda pilih?

Layanan shared hosting, VPS dan cloud hosting sebenarnya memberikan soslusi untuk Anda dalam mengembangkan website. Anda tinggal memilih hosting mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Jika anda masih bingung dalam menetukan hosting mana yang akan anda gunakan. Kami menyarankan Anda untuk menggunakan layanan cloud hosting, karena selain mudah digunakan layanan ini juga memiliki performa super seperti VPS.

Herza Digital Indonesia juga menyediakan layanan Dedicated Cloud Hosting yang Murah di Indonesia dengan jaminan dedicated resources yang berkualitas terbaik dan handal karena menggunakan NVMe Storage sehingga memiliki performa dan kecepatan tinggi.

Seluruh jaringan Server dari Herza.ID adalah 100% CLOUD ENVIRONMENT dengan Uplink 10Gbps yang menjamin Konektivitas dan Kecepatan Loading Website Anda.

Seluruh paket terlah termasuk Imunify360 yang akan membantu Anda dalam hal keamanan dari Virus, Malware dan juga DDOS Protection.

Selain itu Server kami juga telah menggunakan LiteSpeed Web Server yang telah mensupport HTTP/3 QUIC dan juga LSCACHE.

Kami YAKIN dan PERCAYA atas kemampuan Cloud Hosting Server kami. Maka dari itu, kami berani memberikan 30 Hari Jaminan Uang Kembali.

Jika Anda tidak Puas, maka silahkan mengajukan Klaim, dan kami akan mengembalikan pembayaran Anda.

Apa itu ISO 27001?

ISO/IEC 27001:2013 adalah standar internasional yang terdiri dari persyaratan untuk mengelola keamanan informasi dalam suatu organisasi dan dengan menggunakannya, memungkinkan organisasi dalam bentuk apa pun untuk mengelola keamanan aset seperti informasi keuangan, kekayaan intelektual, detail karyawan, atau informasi yang dipercayakan oleh Pihak ketiga.

Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana ISO 27001 (atau standar ISO/IEC 27001:2013) dapat digunakan untuk menyediakan persyaratan yang berkaitan dengan penetapan, penerapan, pemeliharaan, dan peningkatan berkelanjutan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). SMKI adalah pendekatan sistematis untuk mengelola permata mahkota organisasi (misalnya aset dan data berharga) dan informasi sensitif sehingga tetap aman dengan menerapkan pendekatan manajemen risiko. Selanjutnya, ada tiga tujuan keamanan utama SMKI untuk sebuah organisasi:

  • Kerahasiaan — hanya personel yang berwenang yang memiliki hak untuk mengakses informasi.
  • Integritas — hanya personel yang berwenang yang dapat mengubah informasi.
  • Ketersediaan — informasi harus dapat diakses oleh personel yang berwenang kapan pun diperlukan.
ISO 27001 Client Manual

SMKI terkait dengan dua bagian utama dari standar, sebagai berikut:

Persyaratan

Bagian persyaratan standar menjelaskan karakteristik yang diperlukan bagi organisasi untuk mengelola SMKI dengan benar. Bagian persyaratan terdiri dari sebelas klausa pendek 0 – 10. Klausul 0 – 3 (Pendahuluan, Cakupan, Referensi Normatif dan Istilah dan Definisi) menjelaskan standar dan klausa ISO 27001, sedangkan klausa 4 – 10 mengatur persyaratan wajib untuk SMKI, yang harus diterapkan agar organisasi memenuhi standar.

Standar mengambil pendekatan manajemen risiko untuk melindungi keamanan informasi dari suatu organisasi. Penilaian risiko dilakukan untuk mengetahui potensi risiko terhadap informasi dan kemudian dilakukan perlakuan risiko untuk mengatasinya melalui pengendalian keamanan. Pengendalian keamanan yang digunakan untuk mengatasi risiko berupa kebijakan, prosedur dan pengendalian teknis untuk mengamankan aset. Berikut ini adalah persyaratan wajib untuk SMKI:

  • 4 – Konteks organisasi: Mendefinisikan ruang lingkup yang dimaksudkan dari standar dalam suatu organisasi, persyaratan untuk isu-isu eksternal dan internal dan pihak-pihak yang berkepentingan. Hal ini dapat dicapai dengan memahami organisasi dan konteksnya, harapan para pemangku kepentingan dan ruang lingkup sistem manajemen.
  • 5 – Kepemimpinan: Mendefinisikan tanggung jawab manajemen puncak, konten tingkat tinggi dari Kebijakan Keamanan Informasi, serta peran dan tanggung jawab. Hal ini dapat dicapai dengan mendapatkan komitmen manajemen eksekutif untuk mempertahankan SMKI yang efektif dan kebijakan keamanan, dan secara formal menetapkan peran dan tanggung jawab terkait keamanan.
  • 6 – Perencanaan: Mendefinisikan tujuan keamanan informasi, persyaratan untuk penilaian risiko, perlakuan risiko, dan Pernyataan Penerapan. Tujuan keamanan informasi dapat ditentukan dengan menetapkan rencana tentang cara mencapainya dan mengambil tindakan untuk mengatasi risiko & peluang dalam organisasi.
  • 7 – Dukungan: Mendefinisikan persyaratan untuk ketersediaan sumber daya, kompetensi, kesadaran, komunikasi, dan pengendalian dokumen dan catatan dengan menyediakan sumber daya yang diperlukan, komunikasi, dan pelatihan mengenai kesadaran keamanan informasi.
  • 8 – Operasi: Mendefinisikan penerapan penilaian dan perlakuan risiko, serta kontrol dan proses lain yang diperlukan untuk mencapai tujuan keamanan informasi. Hal ini dapat dicapai dengan melakukan pendekatan berbasis risiko untuk penilaian, mengidentifikasi risiko dan bagaimana hal itu dapat ditangani, mengembangkan rencana penanganan risiko, dan menerapkannya pada risiko yang teridentifikasi.
  • 9 – Evaluasi kinerja: Menentukan persyaratan untuk pemantauan, pengukuran, analisis, evaluasi, audit internal, dan tinjauan manajemen.
  • 10 – Peningkatan: Mendefinisikan persyaratan untuk ketidaksesuaian, koreksi, tindakan korektif, dan peningkatan berkelanjutan dengan memanfaatkan peluang untuk membuat proses dan kontrol keamanan menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Security Controls (Annex A)

Lampiran A / Annex A atau bagian kontrol ISO 27001 berisi satu set 114 kontrol keamanan atau perlindungan standar industri yang dikelompokkan ke dalam 14 bagian, yang diatur dalam kategori berikut:

  • Kebijakan keamanan informasi: Menentukan arah dan aturan manajemen untuk keamanan informasi sesuai dengan persyaratan bisnis dan undang-undang dan peraturan yang relevan.
  • Organisasi keamanan informasi: Mendefinisikan struktur organisasi untuk memulai dan mengontrol pelaksanaan keamanan informasi.
  • Keamanan sumber daya manusia: Memastikan bahwa karyawan dan kontraktor memahami tanggung jawab mereka dan cocok untuk peran yang mereka pertimbangkan; dan menyadari dan memenuhi tanggung jawab keamanan informasi mereka sebelum, selama, dan setelah bekerja.
  • Manajemen aset: Mengidentifikasi aset organisasi dan menentukan tanggung jawab perlindungan yang sesuai, seperti mencegah pengungkapan yang tidak sah, modifikasi, penghapusan, atau penghancuran informasi yang disimpan di media.
  • Kontrol akses: Memastikan pembatasan akses ke informasi dan fasilitas pemrosesan informasi, sehingga memastikan akses pengguna yang berwenang, dan untuk mencegah akses yang tidak sah ke sistem dan layanan.
  • Kriptografi: Memastikan penggunaan kriptografi yang tepat dan efektif untuk melindungi kerahasiaan, keaslian, dan integritas informasi.
  • Keamanan fisik dan lingkungan: Mencegah akses fisik yang tidak sah, kerusakan, dan gangguan terhadap informasi organisasi dan fasilitas pemrosesan informasi.
  • Keamanan operasi: Memastikan operasi fasilitas pemrosesan informasi yang benar dan aman.
  • Keamanan komunikasi: Memastikan perlindungan informasi dalam jaringan dan fasilitas pemrosesan informasi pendukungnya dan menjaga keamanan informasi yang ditransfer dalam suatu organisasi dan dengan entitas eksternal apa pun
  • Sistem akuisisi, pengembangan, dan pemeliharaan: Memastikan bahwa keamanan informasi merupakan bagian integral dari sistem informasi di seluruh siklus hidup. Ini juga mencakup persyaratan untuk sistem informasi yang menyediakan layanan melalui jaringan publik.
  • Hubungan pemasok: Memastikan perlindungan aset organisasi yang tersedia bagi pemasok.
  • Manajemen insiden keamanan informasi: Memastikan pendekatan yang konsisten dan efektif untuk pengelolaan insiden keamanan informasi, termasuk komunikasi tentang peristiwa dan kelemahan keamanan.
  • Aspek keamanan informasi dari manajemen kelangsungan bisnis: Menanamkan kesinambungan keamanan informasi dalam sistem Manajemen Kontinuitas Bisnis (BCM) organisasi.
  • Kepatuhan: Mencegah pelanggaran kewajiban hukum, undang-undang, peraturan atau kontrak yang terkait dengan keamanan informasi dan persyaratan keamanan apa pun, termasuk kepatuhan terhadap persyaratan hukum dan kontrak serta tinjauan keamanan informasi.

Menjadi Harus Sesuai ISO/IEC 27001:2013: Siapa, Kapan, Di mana, Mengapa, Bagaimana

Siapa: ISO/IEC 27001:2013 cocok untuk organisasi yang ingin meningkatkan sistem manajemen keamanan informasi mereka menggunakan standar praktik kerja unggulan keamanan informasi yang dikenal luas dan mendapatkan jaminan keamanan wajib.

Kapan: Suatu organisasi dapat menerapkan dan mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 kapan saja, tetapi itu tidak wajib. Organisasi dapat memilih untuk menerapkan standar terlebih dahulu dan mendapatkan sertifikasi kemudian ketika organisasi dipaksa oleh peraturan atau ketika organisasi ingin meningkatkan kepercayaan di antara pelanggan dan klien, memberikan jaminan keamanan yang diperluas.

Dimana: Standar dapat diadopsi dan diterapkan di organisasi mana pun terlepas dari ukuran, jenis, sifatnya, milik swasta atau negara, laba atau non laba.

Mengapa: ISO/IEC 27001:2013 akan menguntungkan organisasi dengan menerapkan keamanan secara komprehensif. Ini membantu organisasi mematuhi persyaratan hukum, mencapai keuntungan pemasaran dengan meyakinkan pelanggan tentang keamanan, menurunkan biaya dengan mencegah insiden, dan lebih terorganisir dengan mendefinisikan proses dan prosedur untuk pendekatan terkoordinasi untuk keamanan informasi.

Bagaimana: Sebuah organisasi yang ingin meningkatkan sistem manajemen keamanannya menggunakan ISO/IEC 27001:2013 sebagai standarnya akan menjalani kegiatan berikut:

  • Analisis kesenjangan: Langkah pertama dalam mencapai kepatuhan, analisis kesenjangan dilakukan baik secara internal maupun oleh pakar keamanan informasi eksternal. Analisis kesenjangan membantu organisasi memahami sepenuhnya persyaratan dan kontrol mana yang mereka lakukan dan tidak patuhi.
  • Remediasi: Untuk setiap persyaratan dan kontrol yang tidak dipatuhi organisasi, organisasi dapat membuat perubahan pada orang, proses, dan teknologinya agar sesuai.
  • Ukur, Pantau, dan Tinjau: Kinerja SMKI diperlukan untuk terus-menerus dianalisis dan ditinjau untuk efektivitas dan kepatuhan, selain mengidentifikasi peningkatan pada proses dan kontrol yang ada.
  • Audit internal: Pengetahuan kerja praktis tentang proses audit utama diperlukan untuk SMKI pada interval yang direncanakan dan juga penting bagi para juara yang bertanggung jawab untuk menerapkan dan mempertahankan kepatuhan ISO/IEC 27001:2013 sebelum melakukan audit sertifikasi oleh auditor eksternal atau organisasi yang berwenang untuk mensertifikasi dan mendaftarkan organisasi sebagai sesuai ISO/IEC 27001:2013.
  • Sertifikasi dan pendaftaran: Selama audit sertifikasi Tahap Satu, auditor akan menilai apakah dokumentasi memenuhi persyaratan standar ISO/IEC 27001:2013 dan menunjukkan area ketidaksesuaian dan potensi peningkatan sistem manajemen. Setelah perubahan yang diperlukan telah dibuat, organisasi kemudian akan siap untuk audit pendaftaran Tahap Dua. Selama audit Tahap Dua, auditor akan melakukan penilaian menyeluruh untuk menetapkan apakah organisasi mematuhi standar ISO/IEC 27001:2013.

10 Contoh Perintah Ping di Linux Server

Ping adalah utilitas jaringan lintas platform yang sederhana dan banyak digunakan untuk menguji apakah sebuah host dapat dijangkau di jaringan Internet Protocol (IP). Ia bekerja dengan mengirimkan serangkaian pesan ECHO_REQUEST Internet Control Message Protocol (ICMP) ke host target dan menunggu balasan gema ICMP (atau ECHO_RESPONSE).

Jika Anda pengguna VPS Murah dan Dedicated Server Murah dari Herza Cloud, maka Artikel ini akan sangat bermanfaat bagi Anda.

Anda dapat menjalankan tes ping untuk menentukan apakah komputer Anda dapat berkomunikasi dengan komputer lain (host target); ini membantu Anda menentukan:

  • apakah host target dapat dijangkau (aktif) atau tidak,
  • untuk mengukur jumlah waktu yang dibutuhkan paket untuk sampai ke host target dan kembali ke komputer Anda (waktu pulang pergi (rtt) dalam berkomunikasi dengan host target)
  • dan packet loss, dinyatakan sebagai persentase.

Outputnya adalah daftar balasan dari host target bersama dengan waktu yang dibutuhkan paket terakhir untuk mencapai host target dan kembali ke komputer Anda. Ini juga menunjukkan ringkasan statistik pengujian, biasanya termasuk jumlah paket yang dikirim dan yang diterima, persentase kehilangan paket; minimum, maksimum, waktu pulang pergi rata-rata, dan standar deviasi rata-rata (mdev). Jika tes ping gagal, Anda akan melihat pesan kesalahan sebagai output.

Pada artikel ini, kami akan menjelaskan 10 contoh perintah ping praktis untuk menguji keterjangkauan sebuah host di jaringan.

Pelajari Contoh Perintah Ping

1. Anda dapat menjalankan tes ping sederhana untuk melihat apakah host target www.google.com dapat dijangkau atau tidak. Anda juga dapat menggunakan alamat IP alih-alih nama domain seperti yang ditunjukkan.

$ ping www.google.com
OR
$ ping 216.58.212.78

Contoh Hasil Ping

Pinging www.google.com [216.239.38.120] with 32 bytes of data:
Reply from 216.239.38.120: bytes=32 time=1ms TTL=119
Reply from 216.239.38.120: bytes=32 time=1ms TTL=119
Reply from 216.239.38.120: bytes=32 time=2ms TTL=119
Reply from 216.239.38.120: bytes=32 time=1ms TTL=119

Ping statistics for 216.239.38.120:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 1ms, Maximum = 2ms, Average = 1ms

Dari hasil perintah diatas, ping berhasil dan tidak ada paket yang hilang. Satu hal penting yang perlu diperhatikan, dalam output tes ping adalah waktu di akhir setiap balasan ping. Dengan asumsi Anda melakukan pengujian ping ke server Anda, maka nilainya di sini sangat penting, tergantung pada jenis aplikasi yang Anda jalankan di server.

Jika, misalnya, Anda memiliki aplikasi web di mana satu permintaan pengguna menghasilkan begitu banyak kueri ke database untuk menghasilkan hasil di UI, maka waktu ping yang lebih rendah ke server tertentu menyiratkan lebih banyak data yang dikirim tanpa penundaan dan sebaliknya adalah benar.

2. Anda dapat menentukan jumlah ECHO_REQUEST yang akan dikirim setelah ping keluar, menggunakan flag -c seperti yang ditunjukkan (dalam hal ini tes ping akan berhenti setelah mengirim 5 paket).

$ ping -c 5 8.8.8.8
PING 8.8.8.8 (8.8.8.8) 56(84) bytes of data.
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=1 ttl=120 time=1.11 ms
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=2 ttl=120 time=0.497 ms
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=3 ttl=120 time=0.653 ms
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=4 ttl=120 time=0.507 ms
64 bytes from 8.8.8.8: icmp_seq=5 ttl=120 time=1.98 ms

--- 8.8.8.8 ping statistics ---
5 packets transmitted, 5 received, 0% packet loss, time 72ms
rtt min/avg/max/mdev = 0.497/1.349/1.977/1.333 ms

3. Tanda -i memungkinkan Anda untuk mengatur interval dalam hitungan detik antara pengiriman setiap paket, nilai defaultnya adalah satu detik.

$ ping -i 3 -c 5 www.google.com

4. Untuk menentukan respons jaringan Anda dalam kondisi beban tinggi, Anda dapat menjalankan “ping flood” yang mengirimkan permintaan secepat mungkin, menggunakan sakelar -f. Hanya root yang dapat menggunakan opsi ini, jika tidak, gunakan perintah sudo untuk mendapatkan hak akses root.

$ sudo ping -f www.google.com
OR
$ sudo ping -f -i 3 www.google.com	#specify interval between requests 

PING www.google.com (172.217.163.36) 56(84) bytes of data.
.......................................................................................................................................................................................^C
--- www.google.com ping statistics ---
2331 packets transmitted, 2084 received, 10% packet loss, time 34095ms
rtt min/avg/max/mdev = 29.096/29.530/61.474/1.417 ms, pipe 4, ipg/ewma 14.633/29.341 ms

5. Anda dapat mengaktifkan ping siaran menggunakan -b seperti yang ditunjukkan.

$ ping -b 8.8.8.8

6. Untuk membatasi jumlah hop jaringan (TTL – Time-to-live) yang dilintasi probe, gunakan flag -t. Anda dapat mengatur nilai apa pun antara 1 dan 255; sistem operasi yang berbeda menetapkan default yang berbeda.

Setiap router yang menerima paket mengurangi setidaknya 1 dari hitungan dan jika hitungan masih lebih besar dari 0, router meneruskan paket ke hop berikutnya, jika tidak maka akan dibuang dan mengirimkan respon ICMP kembali ke komputer Anda.

Dalam contoh ini, TTL telah terlampaui dan tes ping gagal, seperti yang ditunjukkan pada tangkapan layar.

$ ping -t 10 www.google.com
Set Ping TTL Count

7. Ukuran paket default harus cukup untuk pengujian ping, namun Anda dapat mengubahnya untuk memenuhi kebutuhan pengujian spesifik Anda. Anda dapat menentukan ukuran payload, dalam jumlah byte menggunakan opsi -s, yang akan menghasilkan ukuran paket total dari nilai yang diberikan ditambah 8 byte tambahan untuk header ICMP.

$ ping -s 1000 www.google.com

8. Jika preload ditentukan, ping mengirim banyak paket yang tidak menunggu balasan. Perhatikan bahwa hanya root yang dapat memilih preload lebih dari 3, jika tidak, gunakan perintah sudo untuk mendapatkan hak akses root.

$ sudo ping -l 5 www.google.com 

9. Anda juga dapat menyetel waktu untuk menunggu respons, dalam hitungan detik, menggunakan opsi -W seperti yang ditunjukkan.

$ ping -W 10 www.google.com

10. Untuk mengatur batas waktu dalam hitungan detik, sebelum ping keluar terlepas dari berapa banyak paket yang telah dikirim atau diterima, gunakan flag -w.

$ ping -w 10 www.google.com

Catatan: Ping mungkin tidak selalu digunakan untuk menguji konektivitas jaringan, ini hanya memberi tahu Anda apakah alamat IP aktif atau tidak aktif. Biasanya digunakan bersama dengan program traceroute, tetapi, MTR – alat diagnostik jaringan modern menggabungkan fungsionalitas ping dan traceroute dan menawarkan banyak fitur tambahan.

Untuk daftar lengkap alat jaringan, lihat: 10 Perintah Linux untuk Memeriksa Jaringan

Cara Setting DNS Server di Debian & Ubunt

Pada Artikel ini kami akan menjelaskan tentang cara setting DNS Server di Debian Server. File /etc/resolv.conf adalah file konfigurasi utama untuk library resolver DNS Nameserver. Resolver adalah sekumpulan fungsi di C library yang menyediakan akses ke Internet Domain Name System (DNS). Fungsi-fungsi tersebut dikonfigurasi untuk memeriksa entri dalam file /etc/hosts, atau beberapa DNS Nameserver, atau untuk menggunakan database host dari Network Information Service (NIS).

Pada sistem Linux modern yang menggunakan systemd, DNS atau layanan DNS Resolver disediakan untuk aplikasi lokal melalui layanan yang diselesaikan systemd. Secara default, layanan ini memiliki empat mode berbeda untuk menangani resolusi nama Domain dan menggunakan file rintisan DNS systemd (/run/systemd/resolve/stub-resolv.conf) dalam mode operasi default.

File konfigurasi DNS berisi nameserver lokal 127.0.0.53 sebagai satu-satunya DNS Server, dan dialihkan ke file /etc/resolv.conf yang digunakan untuk menambahkan server nama yang digunakan oleh sistem.

Jika Anda menjalankan perintah ls berikut pada /etc/resolv.conf, Anda akan melihat bahwa file ini adalah symlink ke file /run/systemd/resolve/stub-resolv.conf.

Mungkin Anda juga tertarik membaca tentang Menggunakan DNS Publik atau DNS ISP, dan kenapa itu Penting.

$ ls -l /etc/resolv.conf

lrwxrwxrwx 1 root root 39 Feb 15  2019 /etc/resolv.conf -> ../run/systemd/resolve/stub-resolv.conf

Sayangnya, karena /etc/resolv.conf secara tidak langsung dikelola oleh layanan systemd-resolved, dan dalam beberapa kasus oleh layanan jaringan (dengan menggunakan initscripts atau NetworkManager), setiap perubahan yang dilakukan secara manual oleh pengguna tidak dapat disimpan secara permanen atau hanya bertahan untuk sementara waktu.

Pada artikel ini, kami akan menunjukkan cara menginstal dan menggunakan program resolvconf untuk mengatur server nama DNS permanen di file /etc/resolv.conf di bawah distribusi Debian dan Ubuntu Linux.

Kenapa Anda Ingin Mengedit File /etc/resolv.conf?

Alasan utamanya mungkin karena pengaturan DNS sistem salah dikonfigurasi atau Anda lebih suka menggunakan server nama tertentu atau milik Anda sendiri. Perintah cat berikut menunjukkan server nama default di file /etc/resolv.conf di sistem Ubuntu saya.

$ cat /etc/resolv.conf
Cek DNS NameServer

Dalam hal ini, ketika aplikasi lokal seperti manajer paket APT mencoba mengakses FQDN (Fully Qualified Domain Name) di jaringan lokal, hasilnya adalah kesalahan “Temporary failure in name resolution / Kegagalan sementara dalam resolusi nama” seperti yang ditunjukkan pada tangkapan layar berikutnya.

Gagal Resolving DNS

Hal yang sama terjadi ketika Anda menjalankan perintah ping.

DNS Resolution Failed

Jadi ketika pengguna mencoba mengatur Nameserver secara manual, perubahan tidak berlangsung lama atau akan hilang setelah reboot. Untuk mengatasi ini, Anda dapat menginstal dan menggunakan utilitas reolvconf untuk membuat perubahan permanen.

Untuk menginstal paket resolvconf seperti yang ditunjukkan pada bagian berikutnya, Anda harus terlebih dahulu mengatur server nama berikut secara manual di file /etc/resolv.conf, sehingga Anda dapat mengakses FQDN server repositori Ubuntu di internet.

nameserver 8.8.4.4
nameserver 8.8.8.8

Menginstall resolvconf di Ubuntu dan Debian

Pertama, perbarui paket perangkat lunak sistem dan kemudian instal resolvconf dari repositori resmi dengan menjalankan perintah berikut.

$ sudo apt update
$ sudo apt install resolvconf

Setelah instalasi resolvconf selesai, systemd akan memicu resolvconf.service untuk dimulai dan diaktifkan secara otomatis. Untuk memeriksa apakah sudah aktif dan berjalan, jalankan perintah berikut.

$ sudo systemctl status resolvconf.service 

Jika layanan tidak dimulai dan diaktifkan secara otomatis karena alasan apa pun, Anda dapat memulai dan mengaktifkannya sebagai berikut.

$ sudo systemctl start resolvconf.service 
$ sudo systemctl enable resolvconf.service
$ sudo systemctl status resolvconf.service
DNS Resolver System Start

Baca juga Artikel kami tentang Apa itu DNS Root Server untuk mengetahui lebih detail tentang Domain Name Server.

Saya harap artikel singkat ini membantu Anda dalam mengatur server nama DNS permanen di sistem Ubuntu dan Debian Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, bagikan dengan kami di bagian komentar di bawah.