Archive

5 Fungsi VPN dan Cara Kerjanya

Dalam artikel sebelumnya kita sudah mengenal  apa itu VPN dan Alasan Menggunakannya. Dulu fungsi VPN digunakan sebagai alat untuk mengkoneksikan jaringan antar perusahaan atau menggunakan jaringan kantor dari rumah dengan aman.

Namun, sekarang fungsi VPN ini lebih dari itu. Masih banyak fungsi VPN yang harus Anda ketahui sebelum Anda menggunakan layanan tersebut.

Anda tidak perlu bingung mencari informasi mengenai fungsi VPN, karena dalam artikel ini, kita akan bahas terkait fungsi VPN dan cara kerjanya.

Jadi, simak sampai selesai ya!

Apa itu VPN?

Apa itu VPN (Virtual Private Network)?
Apa itu VPN (Virtual Private Network)?

VPN (Virtual Private Network) adalah layanan yang memungkinkan Anda terhubung ke server VPN yang terletak di lokasi lain, dan merutekan lalu lintas internet Anda melalui server tersebut, serta menyediakan koneksi yang aman dan pribadi.

Ini memungkinkan Anda mengakses situs web dan konten yang mungkin dibatasi di negara Anda sendiri, dan juga membantu melindungi privasi online Anda dengan menyembunyikan alamat IP dan mengenkripsi data Anda.

Dengan kata lain, VPN adalah layanan yang mengizinkan Anda untuk terhubung ke internet melalui server yang terletak di negara lain.

sehingga Anda dapat mengakses konten yang mungkin diblokir di negara Anda dan menjaga privasi online dengan menyembunyikan alamat IP asli serta mengenkripsi data yang dikirim dan diterima.

Fungsi VPN

Berikut ini beberapa fungsi utama dari VPN adalah sebagai berikut:

  1. Mengamankan Enkripsi
    fungsi utama VPN adalah untuk mengamankan enkripsi jaringan internet Anda.

    Saat menggunakan VPN, data yang dikirim dan diterima melalui jaringan internet akan dienkripsi atau disamarkan menjadi angka dan huruf acak sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak yang tidak berwenang.

    Hal ini membuat koneksi internet Anda lebih aman dan privasi Anda lebih terlindungi dari serangan peretas atau pengintaian.

  2. Remote Access
    VPN dapat digunakan untuk remote access, yaitu mengakses jaringan kantor dari mana saja selama terhubung ke internet.

  3. Dapat Mengakses Situs yang Diblokir.
    Beberapa negara atau organisasi dapat memblokir akses ke situs-situs tertentu, seperti media sosial atau situs berita.

    Dengan menggunakan VPN, Anda dapat mengakses situs-situs tersebut dengan aman karena koneksi Anda akan dilakukan melalui server VPN yang berada di lokasi lain.

  4. Dapat Melindungi Privasi Online.
    Saat menggunakan VPN, alamat IP asli Anda akan disembunyikan dan digantikan dengan alamat IP dari server VPN. Hal ini akan menyulitkan pihak-pihak yang ingin melacak aktivitas online Anda.

  5. Meningkatkan Keamanan Jaringan Wi-Fi Publik.
    Jaringan Wi-Fi publik seringkali tidak aman dan dapat digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengakses informasi pribadi Anda.

    Dengan menggunakan VPN, Anda dapat terhubung ke jaringan Wi-Fi publik dengan aman.

Cara Kerja VPN

Cara kerja VPN adalah dengan menyediakan metode enkripsi untuk pertukaran data sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berwenang.

Ini sangat berguna ketika mengakses internet melalui jaringan publik yang tidak aman, seperti hotspot Wi-Fi di kafe atau bandara, karena VPN akan melindungi informasi Anda dari peretas dan penyadap.

Selain itu, VPN juga memungkinkan Anda untuk mengakses situs web yang diblokir atau dibatasi oleh pemerintah atau perusahaan, dan menyembunyikan alamat IP asli Anda sehingga Anda dapat menjelajahi internet secara anonim.

Berikut ini perbedaan gambar ilustrasi koneksi melalui jaringan tanpa VPN dan menggunakan VPN.

Fungsi VPN dan Cara Kerjanya
Koneksi Melalui Jaringan Tanpa VPN

Koneksi melalui jaringan tanpa VPN adalah koneksi yang dilakukan secara langsung (direct) tanpa enkripsi.

Pertukaran data antara perangkat yang Anda gunakan dan aplikasi yang diakses melalui internet tidak dienkripsi sehingga dapat dilihat oleh pihak lain.

Ini tidak menjadi masalah jika data yang diproses hanya data biasa seperti pencarian di Google atau hiburan, tetapi akan menjadi masalah jika data yang diproses adalah data sensitif seperti perbankan online atau email bisnis.

Fungsi VPN dan Cara Kerjanya
Koneksi Melalui Jaringan dengan Menggunakan VPN

Sedangkan koneksi melalui jaringan menggunakan VPN, data yang dikirimkan dan diterima dienkripsi sebelum diteruskan melalui jaringan publik seperti internet.

Data tersebut hanya dapat dibuka dengan kunci enkripsi yang sesuai dan hanya dapat diterima oleh penerima yang memiliki kunci tersebut.

VPN juga mengubah jalur koneksi melalui server yang ditentukan, sehingga menyembunyikan pertukaran data yang terjadi dan menyulitkan pihak yang tidak diinginkan untuk memonitor atau menyadap koneksi Anda.

Dengan menggunakan VPN, Anda dapat melakukan perbankan online, email bisnis, atau aktivitas lain yang sensitif dengan lebih aman dan percaya diri.

Manfaat VPN

Ada beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan layanan VPN, diantaranya adalah remote access.

VPN memungkinkan Anda untuk mengakses jaringan kantor dari jarak jauh, sehingga Anda dapat bekerja dari mana saja selama terhubung dengan internet.

Selain itu, masih banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan, antara lain sebagai berikut:

  1. ByPass
    VPN memungkinkan Anda untuk mengakses situs web dan layanan yang diblokir di wilayah Anda dengan mengubah lokasi Anda virtual.

  2. Pengamanan Data di Jaringan Publik
    VPN menyediakan enkripsi yang membuat koneksi Anda aman dan terlindungi dari serangan man-in-the-middle (MITM).

  3. Mengamankan Informasi Pribadi Secara Anonim
    VPN menyembunyikan identitas Anda dan melindungi privasi Anda dengan menyamarkan alamat IP Anda.

  4. Data Dienkripsi
    Data yang dikirimkan dan diterima dienkripsi sebelum diteruskan melalui jaringan publik seperti internet.

    VPN juga mengubah jalur koneksi melalui server yang ditentukan, sehingga menyembunyikan pertukaran data yang terjadi dan menyulitkan pihak yang tidak diinginkan untuk memonitor atau menyadap koneksi Anda.

  5. Enkripsi Informasi Perangkat
    Data yang tersimpan pada perangkat akan lebih aman dari ancaman peretasan atau pencurian data, karena orang lain tidak dapat dengan mudah mengidentifikasi perangkat/ apa yang Anda lakukan.

Kelebihan dan Kekurangan VPN

Seperti halnya layanan lain, VPN juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus Anda pertimbangkan sebelum menggunakannya.

Kelebihan VPN

Adapun kelebih dari VPN yang bisa Anda dapatkan saat menggunakan layanan VPN, antara lain sebagai berikut:

  1. Keamanan: VPN menyediakan enkripsi untuk pertukaran data sehingga informasi yang dikirimkan tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak diinginkan.
  2. Anonymity: VPN menyembunyikan identitas Anda dan lokasi Anda sehingga Anda dapat menjelajah internet dengan privasi tinggi.
  3. Bypass geo-restriction: VPN dapat membantu Anda untuk mengakses konten yang diblokir di wilayah tertentu.
  4. Remote access: VPN memungkinkan Anda untuk mengakses jaringan kantor dari mana saja, selama terhubung ke internet.
  5. Peningkatan kinerja: VPN dapat mempercepat koneksi internet Anda jika Anda berada di wilayah dengan koneksi internet yang lambat.

Kekurangan VPN

Selain kelebihan, ada juga kekurangan VPN yang harus Anda ketahui dan pertimbangkan sebelum berlangganan layanan tersebut, diantaranya adalah:

  1. Kecepatan: koneksi internet dapat menjadi lebih lambat karena data harus dienkripsi sebelum diteruskan ke server VPN dan didekripsi kembali sebelum diterima oleh perangkat Anda.
  2. Ketergantungan pada kualitas server: kualitas koneksi VPN dapat dipengaruhi oleh kualitas server yang digunakan. Jika server tidak stabil atau sobat, maka koneksi VPN Anda juga akan menjadi tidak stabil.
  3. Keterbatasan akses: beberapa server VPN dapat diblokir atau dibatasi aksesnya oleh pemerintah atau pihak ketiga lainnya, sehingga Anda mungkin tidak dapat mengakses beberapa situs atau layanan yang diinginkan.

Amankah Menggunakan VPN?

Secara umum, VPN dapat meningkatkan keamanan saat mengakses internet, namun tidak sepenuhnya menjamin privasi dan keamanan informasi Anda.

Sebaiknya, pastikan untuk menggunakan VPN yang terpercaya dan memiliki reputasi baik dalam menjaga keamanan data.

Selain itu, pastikan untuk memahami batasan teknologi dan hukum yang berlaku, serta kebijakan perusahaan VPN yang digunakan.

Batasan Teknologi

Batasan teknologi dari VPN dapat berupa tipe protokol yang digunakan dan tingkat enkripsi yang diterapkan.

Beberapa protokol VPN yang umum digunakan adalah PPTP, L2TP/IPSec, dan OpenVPN.

Enkripsi yang digunakan juga berpengaruh pada tingkat keamanan dari VPN. Semakin kuat enkripsi yang digunakan, semakin aman juga koneksi VPN.

Namun, tingkat enkripsi yang lebih tinggi juga akan menyebabkan koneksi VPN menjadi lebih lambat.

Selain itu, ada juga beberapa batasan yang ditetapkan oleh perangkat keras yang digunakan, seperti limitasi dari jumlah koneksi yang dapat diterima oleh server VPN dan kapasitas penyimpanan yang tersedia.

Batasan Hukum

Batasan hukum dapat berbeda-beda di setiap negara. Beberapa negara mungkin memiliki undang-undang yang mengatur penggunaan VPN dan kebijakan yang ketat terkait dengan privasi online.

Ada juga negara yang melarang penggunaan VPN sama sekali. Hal ini dapat membuat pelanggaran hukum jika seseorang menggunakan VPN di negara tersebut.

Selain itu, perusahaan VPN juga harus mematuhi undang-undang yang berlaku di negara mereka, yang dapat membatasi apa yang dapat mereka lakukan dan bagaimana mereka melindungi data pengguna.

Jadi, Kapan Harus Menggunakan VPN?

Anda harus menggunakan VPN ketika Anda perlu mengakses internet dari jaringan yang tidak dapat diandalkan atau tidak aman, seperti jaringan Wi-Fi publik atau hotspot.

Anda juga bisa menggunakan VPN ketika Anda ingin menjaga privasi dan keamanan online saat mengakses situs web atau layanan yang mungkin tidak aman.

VPN juga dapat digunakan untuk mengakses konten yang diblokir atau dibatasi geografis, dan untuk membuat Anda terlihat seolah-olah Anda berada di lokasi lain.

Menggunakan VPN dapat sangat berguna dalam beberapa situasi, seperti :

  1. Saat mengakses internet dari jaringan publik seperti warung internet, kantor, atau universitas.
  2. Saat bepergian ke luar negeri dan ingin mengakses situs yang diblokir di negara tersebut.
  3. Saat ingin menjaga privasi online dan menghindari pelacakan oleh pihak ketiga atau pemerintah.
  4. Saat ingin mengakses aplikasi atau situs yang hanya tersedia di negara tertentu.
  5. Saat mengakses layanan atau aplikasi yang memerlukan koneksi yang aman seperti perbankan online atau layanan kesehatan.

Cara Mendapatkan VPN Gratis

VPN gratis adalah layanan yang menyediakan server VPN yang dapat digunakan tanpa harus membayar.

Ada beberapa situs yang menyediakan layanan VPN gratis, namun seringkali layanan ini memiliki batasan-batasan seperti kuota data atau kecepatan yang lebih rendah dibandingkan dengan layanan VPN berbayar.

Ada juga beberapa aplikasi mobile yang menyediakan layanan VPN gratis, namun seringkali terdapat iklan yang ditampilkan sebagai cara untuk menutupi biaya operasional.

Hotspot Shield

Hotspot Shield merupakan salah satu perusahaan VPN yang cukup populer.

Mereka menyediakan layanan VPN premium yang memberikan akses ke server VPN yang lebih banyak dan fitur-fitur tambahan seperti pemblokiran iklan dan perlindungan malware.

Namun, Hotspot Shield juga menyediakan versi gratis dari layanannya yang dapat digunakan oleh pengguna.

Versi gratis ini memberikan akses ke server VPN yang terbatas dan tidak menyediakan fitur-fitur tambahan seperti yang ada pada versi premium.

Namun, versi gratis ini masih dapat digunakan untuk melindungi privasi online dan mengakses situs web yang diblokir.

TunnelBear

Sementara itu, TunnelBear adalah aplikasi VPN yang juga menyediakan versi gratis.

Versi gratis ini dapat digunakan di perangkat mobile dan desktop dan memberikan Anda akses ke server di Amerika Serikat, Kanada, Inggris, dan Jerman.

Namun, ada batasan data sebesar 500MB per bulan. Jika Anda membutuhkan koneksi yang lebih cepat dan lebih banyak data, Anda dapat membeli versi premium dari aplikasi ini.

Hide.me

Hide.me adalah salah satu penyedia layanan VPN gratis yang cukup terkenal.

Layanan ini menyediakan server VPN di beberapa negara dan menawarkan enkripsi tingkat tinggi untuk melindungi privasi pengguna.

Hide.me juga menyediakan aplikasi yang mudah digunakan untuk perangkat desktop dan mobile.

Namun, versi gratis dari layanan ini hanya menyediakan batasan dalam hal bandwidth dan pemakaian per bulan.

Cara Memasang VPN di Android

Selain desktop, VPN juga bisa diinstall di Android. Untuk menggunakan VPN di android Anda bisa mengunduh aplikasi VPN gratis dari Playstore, seperti :

  • Hotspot Shield Free VPN
  • TunnelBear VPN
  • SpeedVPN Free VPN Proxy
  • Turbo VPN
  • VPN Master Free unblock Proxy
  • OpenVPN for Android

Setelah aplikasi terinstall, Anda dapat membuka aplikasi tersebut dan memilih server VPN yang ingin digunakan.

Kemudian Anda bisa mengaktifkan VPN dengan mengklik tombol connect. Setelah terkoneksi, semua aktivitas internet Anda akan melewati server VPN yang dipilih dan terlindungi dari pengintai.

Kesimpulan

VPN adalah layanan yang dapat membantu Anda mengamankan koneksi yang Anda lakukan serta mengamankan identitas dan data Anda dengan cara mengenkripsi pertukaran data yang terjadi sebelum diterima oleh jaringan publik.

Ada beberapa pilihan aplikasi penyedia layanan server VPN, namun Anda juga bisa membuat server VPN sendiri di layanan VPS Tunneling.

Sekarang Herza Cloud telah menyediakan VPS khusus Tunneling / VPN yang bisa digunakan untuk memberikan Layanan VPN / SSH Tunneling secara komersil ataupun pribadi.

Semua Paket VPS Tunneling Murah kami dengan Performa dan Teknologi Terkini, menggunakan 100% SSD dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data anda, generasi terkini dari Intel CPU dan 99.5% Garansi Uptime dan berlokasi di Data Center Indonesia. 

So… tunggu apalagi, yuk berlangganan sekarang!

Mengenal Apa Itu VPN? Alasan Menggunakan VPN?

Apa Itu VPN?– Sejalan dengan teknologi informasi yang semakin maju, kejahatan di dunia digital semakin beragam. Terutama pada kejahatan peretasan dan pencurian data di jaringan internet.

Kepentingan sebuah data semakin terlihat jelas saat masalah mengenai keamanan data muncul di tengah masyarakat.

Untuk itu, terdapat salah satu layanan yang dianggap menjadi sebuah solusi agar data lebih privasi dan aman. Layanan tersebut sering dikenal dengan nama VPN atau Virtual Private Network.

Saat ini VPN Server adalah bukan hal yang sulit untuk didapatkan.

Hanya dengan berbekal VPS Tunneling atau VPS khusus VPN dari Herza Cloud mulai dengan Rp. 135.000/ Bulan, ternyata kamu bisa membuat jalur VPN sendiri dengan skala kecil (1-3 user).

Namun, bukankah akan jauh lebih baik sebelum kamu berlangganan, kamu harus paham terlebih dahulu mengenai apa itu VPN? Lalu, apakah benar saat kita melakukan akses ke suatu website dengan menggunakan layanan tersebut data bisa dikatakan lebih aman?

Simak lebih lanjut untuk mengetahui pembasahan terkait apa itu VPN dan penjelasan lengkap lainnya!

Apa Itu VPN?

VPN atau Virtual Private Network adalah sebuah layanan jaringan virtual untuk melindungi privasi kamu saat terhubung ke Internet.

Artinya, jika kamu mencoba akses sesuatu di internet dengan menggunakan layanan VPN, layanan tersebut akan melindungi dan menjaga privasi kamu.

Maksud privasi di sini ialah mulai dari alamat IP, lokasi dan riwayat pencarian/browsing kamu tidak  akan diketahui dan dibaca oleh orang lain.

Mengapa bisa demikian?

Hal tersebut berkat adanya layanan VPN yang bekerja.   

VPN bekerja dengan cara mengenkripsi atau memproses pengubahan suatu data informasi dari bentuk awal (asli) menjadi bentuk yang lain yang tidak dapat dibaca oleh orang lain. Atau, orang yang tidak memiliki kunci enkripsi atau otorisasi tidak akan bisa melihat dan mengetahuinya.

Nah, tujuan enkripsi ini ialah bukan lain untuk menjaga kerahasiaan data dan menghindari akses yang tidak sah ke data tersebut.

Misalnya, saat kamu akan memasuki website tertentu, VPN akan berkerja dengan menyamarkan alamat IP agar data terjaga keamanannya.

Seteleh mengetahui apa itu VPN, kita akan membahas lebih jauh bagaimana cara kerja VPN yang bisa menjaga privasi data? Berikut kami akan jelaskan.

Bagaimana Cara Kerja VPN?

cara kerja vpn
cara kerja vpn

Cara kerja VPN ialah menyamarkan atau menyembunyikan alamat IP kamu dengan cara melakukan perubahan jalur koneksi.

Misalnya, saat kamu menggunakan layanan VPN, koneksi internet kamu akan melewati server VPN terlebih dahulu sebelum terhubung ke Internet.

Dari server VPN tersebut permintaan koneksi akan diterima dari perangkat, kemudian setelah itu VPN akan mengirimkannya ke Internet setelah memprosesnya.

Proses di atas akan menyebabkan perubahan alamat IP asli perangkat dengan alamat IP server VPN, sehingga lokasi kamu akan disamarkan dan tersembunyi.

Dibalik lokasi kamu yang tersembunyi, lokasi server VPN lah yang akan terlihat oleh pihak lain.

Cara tersebut akan memungkinkan pihak ketiga seperti ISP/penyedia jaringan dan Pemerintah tidak dapat membaca dan mendeteksi apa saja website yang kamu akses dan apa saja data yang kamu kirim dan terima.

Penjelasan lebih lengkap tentang cara kerja VPN, jika kamu masih kebingungan :

Autentikasi

Autentikasi adalah proses verifikasi identitas seseorang atau perangkat.

Autentikasi di sini maksudnya ialah memastikan pengguna VPN hanya berhubungan dengan server VPN yang digunakan.

Pihak ketiga, seperti penyedia layanan internet, pemerintah atau pihak lain tidak dapat mengetahui data kamu.

Tunneling

Tunelling adalah sebuah teknik yang digunakan untuk membawa suatu jenis koneksi atau protokol jaringan melalui jaringan yang menggunakan protokol yang berbeda.

Maksud tunnelling di sini ialah saat kamu terhubung ke Internet melalui VPN, data yang kamu kirim dan terima tersebut akan dienkripsi (proses pengubahan suatu data informasi dari bentuk awal (asli) menjadi bentuk yang tidak dapat dibaca oleh orang lain) melalui “terowongan” yang dibuat oleh protokol VPN.

Terowongan ini akan memproses data melalui jaringan internet publik dengan menggunakan protokol yang didukung oleh jaringan, seperti protokol TCP/IP/.

Protokol TCP/IP akan mengatur bagaimana data dikirim dan diterima di jaringan.

Enkripsi

Seperti telah ditegaskan sebelumnya bahwa enkripsi ialah proses pengubahan suatu data informasi dari bentuk awal (asli) menjadi bentuk yang tidak dapat dibaca oleh orang lain yang tidak memiliki kunci enkripsi atau otorisasi membaca data tersebut.

Singkatnya, alamat IP addres yang asli akan diubah menjadi kode rahasia yang tidak bisa dideteksi oleh orang lain.

Selain mengenai cara kerja di atas, ada juga Cara buat VPN All Traffic di VPS Mikrotik CHR yang bisa kamu simak penjelasannya.

Apa Saja Jenis-jenis VPN?

jenis-jenis VPN
Ilutstrasi Jenis-jenis VPN

Remote Acces VPN

Remote access VPN (Virtual Private Network) adalah jenis VPN yang memungkinkan kamu mengakses komputer atau jaringan dari jarak jauh melalui jaringan VPN.

Remote access VPN akan membuat terowongan terenkripsi yang menghubungkan perangkat kamu ke server VPN, sehingga kamu bisa mengakses komputer atau jaringan yang terhubung ke server VPN tersebut seolah-olah sedang berada di lokasi tersebut.

Untuk menggunakan remote acces VPN kamu harus memasang klien VPN pada perangkat dan terhubung ke server VPN menggunakan nama pengguna dan kata sandi yang valid.

Jika sudah terhubung, kamu dapat mengontrol komputer atau mengakses file dan aplikasi pada jaringan yang terhubung ke server VPN tersebut dari jarak jauh.

Remote acces VPN sangat berguna ketika kamu ingin mengontrol komputer di rumah atau di mana saja.

Mobile VPN

Mobile VPN adalah jenis layanan VPN yang memungkinkan kamu bisa mengakses internet secara pribadi saat menggunakan perangkat mobile seperti smartphone atau tablet.

VPN bekerja dengan membuat terowongan terenskripsi yang menghubungkan perangkat mobile kamu ke server VPN sehingga semua data yang kamu kirim dan terima akan ter-enkripsi.  

Mobile VPN bisa membantumu guna melindungi privasi saat online dengan menyamarkan alamat IP dan mengubahnya dengan alamat IP server VPN.

Mobile VPN akan membantu kamu memperkuat  keamanan dan menghindari pengintai internet yang ingin mencoba mengakses data kamu.

Site to Site VPN

Site-to-site VPN (Virtual Private Network) adalah jenis layanan VPN yang memungkinkan kamu menghubungkan dua lokasi jaringan secara aman melalui internet.

Site-to-site VPN akan membuat terowongan terenkripsi yang menghubungkan dua lokasi jaringan, sehingga kedua lokasi tersebut dapat berkomunikasi dengan aman seolah-olah mereka berada pada jaringan yang sama.

Misalnya, site-to-site VPN bisa digunakan untuk menghubungkan kantor-kantor yang tersebar di berbagai lokasi, menghubungkan jaringan lokal ke jaringan internet, atau bahkan menghubungkan jaringan di negara yang berbeda.

Untuk menggunakan site-to-site VPN, kamu harus memasang perangkat VPN pada masing-masing lokasi jaringan yang akan dihubungkan, kemudian mengkonfigurasi terowongan VPN yang akan menghubungkan kedua lokasi tersebut.

Kamu juga harus memastikan bahwa konfigurasi terowongan VPN sesuai dengan kebutuhan jaringan dan tidak menyebabkan masalah dengan jaringan yang sudah ada.

Nah, sebelum menetapkan Protokol VPN apa yang akan kita gunakan, silahkan dibaca informasi penting berikut ini. Mana VPN Protokol yang paling cocok untuk kamu. Perbedaan VPN: PPTP vs L2TP vs OpenVPN

Apa Saja Fungsi VPN?

  1. Menjaga privasi
    VPN berfungsi untuk menjaga privasi penggunanya. Seperti telah dijelaskan di atas bahwa VPN bekerja secara terenskripsi sehingga privasi yang terkait alamat IP pengguna, lokasi dan history pencarian serta aktivitas download akan tersamarkan.

    Untuk itu, ISP (Internet service provider) website dan pihak luar tidak akan mendeteksi keberadaan kamu jika kamu menggunakan layanan.
  2. Meningkatkan keamanan
    Selain menjaga privasi, VPN juga berfungsi sebagai peningkatan keamanan data.

    Misalnya saat kamu menggunakan wifi publik atau umum dalam perjalanan, keamanan data  tersebut akan sangat rentan diretas. Atau dengan kata lain, kamu sangat beresiko sebagai korban cyberattack.

    Untuk itu, pengguna layanan ini akan terjaga keamanannya sebab VPN telah bekerja mengenskripsi dan IP addres disembunyikan dari jaringan yang tidak aman dan semacamnya.
  3. Memberikan kebebasan berinternet
    Fungsi VPN yang ketiga ialah VPN dapat memberimu kebebasan berinternet sebab pengguna layanan ini dapat mengakses konten yang telah diblokir di wilayah tersebut, atau bahkan kamu tetap bisa mengakses konten lokal jika kamu sedang berada di tempat/lokasi yang jauh.  

    Misalnya, beberapa konten di media sosial diblokir oleh pemerintah setempat, pengguna VPN tetap bisa mengakses konten tersebut.

    Selain itu, menggunakan VPN dapat membantu kamu menembus pembatasan data dan bandwidth yang diberlakukan oleh ISP.

    VPN juga dapat membantu kamu mendapatkan harga terbaik saat berbelanja online karena VPN dapat menyembunyikan lokasi, sehingga toko online atau website penjualan tiket tidak dapat menampilkan harga yang berbeda berdasarkan lokasi atau kebiasaan belanja.

Penggunaan VPN bisa dilakukan di laptop, tablet atau smartphone kamu. Dalam settingnya sendiri, ada beberapa cara yang harus dilewati. Jika kamu mencari cara setting VPN di IPhone kamu bisa masuk ke halaman kami berikut Cara Setting VPN di Iphone.

Alasan Mengapa Harus Menggunakan VPN?

mengapa menggunakan VPN
Mengapa menggunakan VPN

Alasan menggunakan layanan VPN adalah sebab VPN menawarkan manfaat kepada penggunanya, yaitu :

Penggunaan layanan streaming

Menonton konten video secara online dari layanan streaming akan menghabiskan banyak bandwith, hal tersebut akan mengakibatkan internet kamu jadi melambat.

Untuk mengurangi risiko ini, kamu dapat menggunakan VPN saat menonton konten video secara online.

VPN akan mengenkripsi koneksi internet kamu sehingga ISP tidak dapat membatasi kecepatan internet.

Selain itu, VPN juga dapat membantu kamu mengakses film dan acara TV yang tersedia di negara lain.

Penggunaan WIFI yang tidak aman

Menggunakan jaringan Wi-Fi yang tidak aman, dapat membahayakan privasi dan keamanan saat online.

Sebab, orang yang berada di jaringan yang sama dengan kamu bisa mengakses informasi yang kamu kirim atau terima.

Hal ini dapat terjadi jika kamu terhubung ke jaringan publik seperti Wi-Fi gratis yang tersedia di bandara, hotel, atau kafe.

Untuk mengurangi risiko ini, kamu bisa menggunakan VPN saat terhubung ke jaringan publik.

Bepergian

Saat kamu melakukan perjalanan atau bepergian dengan menggunakan layanan VPN, kamu akan tetap bisa mengakses konten lokal seperti biasanya.

Bermain game online

Banyak game online yang fiturnya-fiturnya terbatas hanya untuk pelanggan di wilayah tertentu.

Oleh karena itu, bagi para gamers hal ini mengakibatkan frustasi sebab wilayahnya tidak termasuk dalam daftar tersebut.

Untuk mengurangi risiko ini, kamu dapat menggunakan VPN saat bermain game online.

VPN akan menyembunyikan alamat IP kamu sehingga game online tidak dapat mengenali wilayah dan tidak dapat membatasi akses kamu ke fitur-fitur khusus.

Download file

Saat kamu mendownload file tanpa menggunakan VPN, aktivitas download yang kamu lakukan bisa terlihat oleh Internet Service Provider (ISP)/penyedia jaringan internet.

Tidak hanya itu, jika kamu ikut berbagi file secara P2P, orang asing yang terhubung ke jaringan P2P yang sama dengan kamu bisa melihat alamat IP.

Hal ini dapat membahayakan privasi kamu karena orang asing tersebut bisa saja mencoba mengakses informasi pribadi atau menggunakan alamat IP untuk melakukan cyberattack.

Dengan menggunakan VPN saat mendownload, kamu dapat menyembunyikan alamat IP sehingga ISP tidak dapat melacak aktivitas download yang kamu lakukan.

Belanja online

Dengan menggunakan VPN kamu dapat menyembunyikan lokasi sehingga toko online atau website penjualan tiket tidak dapat menampilkan harga yang berbeda berdasarkan lokasi atau kebiasaan belanja seseorang.

Untuk itu, hal ini memungkinkan kamu untuk mendapatkan tawaran terbaik untuk barang yang ingin kamu beli.

VPN dari Herza Cloud

Setelah menyimak pembahasan mengenai apa itu VPN di atas, hal penting lainnya yang harus kamu tahu ialah meskipun VPN dapat memberikan manfaat yang ditawarkan, kamu harus tetap waspada dan memastikan untuk menggunakan VPN yang terpercaya agar tidak terkena penyerangan data/cyberattack.

Salah satu layanan VPN terpercaya ialah dari Herza Cloud yang telah menyediakan VPS Tunneling/VPN  bisa digunakan untuk memberikan Layanan VPN / SSH Tunneling secara komersil ataupun pribadi.

Semua Paket VPS Tunneling Murah kami dengan Performa dan Teknologi Terkini, menggunakan 100% SSD dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data anda, generasi terkini dari Intel CPU dan 99.5% Garansi Uptime dan berlokasi di Data Center Indonesia.

Silahkan cek kecepatan jaringan kami melalui Aplikasi Speedtest.

Alternatif VPN

VPN hanya lah salah satu dari tool yang berfungsi untuk melakukan perlindungan privasi dan keamaan data saat berselancar di Internet.

Sampai sini kamu mungkin sudah cukup paham mengenai apa itu VPN, namun kami akan menyebutkan beberapa alternatif lain selain VPN yang cara kerjanya hampir sama, yaitu :

Proxy

Proxy adalah server yang bertindak sebagai perantara antara komputer klien dan server lainnya.

Ia menerima permintaan dari klien, kemudian mengirimkan permintaan tersebut ke server yang diminta dan menerima respons dari server tersebut untuk dikirim kembali ke klien.

Proxy dan VPN hampir sama sebab layanannya sama-sama bisa menjaga privasi. Proxy juga bisa digunakan untuk menjaga privasi pengguna dengan menyembunyikan aktivitas online dari orang lain.

TOR

TOR adalah jaringan yang digunakan untuk menyembunyikan identitas online dan melindungi privasi pengguna.

TOR berfungsi menghubungkan komputer pengguna ke jaringan TOR melalui serangkaian relai yang disebut “nodes”.

Setiap kali permintaan terkirim melalui jaringan TOR, ia akan diteruskan ke node berikutnya hingga sampai pada tujuan akhir.

Setiap node hanya akan mengetahui node sebelumnya dan node setelahnya, sehingga identitas pengguna tidak dapat terdeteksi.

SmartDNS

Smart DNS adalah layanan yang memungkinkan pengguna mengakses situs yang diblokir di wilayah geografis tertentu dengan cara mengalihkan sebagian dari permintaan DNS ke server Smart DNS.

Ketika pengguna mengakses situs yang diblokir, Smart DNS akan mengalihkan permintaan tersebut ke server yang berlokasi di wilayah yang tidak diblokir, sehingga pengguna dapat mengakses situs tersebut.

Smart DNS juga biasanya lebih mudah diinstall dan diatur daripada VPN (Virtual Private Network), meskipun VPN lebih aman dan efektif dalam menyembunyikan identitas online pengguna.

Lantern

Lantern adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengakses internet di negara-negara dengan pembatasan akses yang ketat.

Lantern menggunakan teknologi VPN (Virtual Private Network) dan proxy untuk menghubungkan komputer pengguna ke jaringan yang terdapat di luar negara pengguna, sehingga pengguna dapat mengakses situs yang diblokir di negara tersebut.

Lantern juga menyediakan fitur keamanan tambahan seperti enkripsi untuk melindungi privasi pengguna dan mencegah pemantauan online.

Namun, penggunaan Lantern di negara-negara dengan pembatasan akses yang ketat dapat menyebabkan konsekuensi hukum, sehingga disarankan untuk menggunakannya dengan hati-hati.

Apa itu DDOS Blackhole Routing?

DDoS Blackhole Routing (terkadang disebut dengan Blackholing), adalah tindakan pencegahan untuk mengurangi serangan DDoS di mana lalu lintas jaringan dialihkan ke “Blackhole / Lubang hitam”, dan hilang. Ketika pemfilteran Blackhole diterapkan tanpa kriteria batasan khusus, lalu lintas jaringan yang baik dan berbahaya diarahkan ke Null-Route atau lubang hitam dan dikeluarkan dari jaringan. Tapi mengapa menggunakan Blackhole Routing? Lalu lintas yang tidak diinginkan yang membanjiri aliran Network dan Mesin dari media transmisi yang berbeda, sengaja dihasilkan oleh serangan DDoS.

Maksud utama dari serangan DDoS adalah untuk menguras ketersediaan sumber daya komputasi seperti bandwidth, CPU, RAM, dan lain-lain ke target jarak jauh sehingga layanan di luar batas untuk pengguna yang sah. Pengguna mungkin mengalami penggunaan bandwidth yang berlebihan, atau penggunaan CPU yang berlebihan adalah beberapa gejala khas yang terkait dengan serangan ini. Ini menciptakan kebutuhan untuk menghentikan traffic DDoS yang ditujukan ke lubang hitam sebagai tindakan balasan yang sangat baik untuk mencegah serangan semacam ini. Perutean internet blackhole didasarkan pada alamat IP sumber dan tujuan, di mana teknik yang paling umum digunakan adalah menggunakan penyaringan rute jarak jauh, memanfaatkan IP tujuan.

Bagaimana Blackhole Routing Bekerja?

Lalu lintas DDoS harus dialihkan dan dijatuhkan di dekat sumber serangan. Blackhole routing melibatkan penggunaan alamat IP sumber dan tujuan dan, seperti yang disebutkan di atas, teknik yang paling umum digunakan, menggunakan pemfilteran rute jarak jauh. Misalnya, serangan DDoS dimulai pada server web yang menyimpan alamat IP 172.12.0.2.

Saat pelanggan meminta ISP untuk memfilter DDoS yang sedang berjalan, rute statis ke alamat IP target 172.12.0.1/32 akan dibuat, yang mengarah ke interface null atau tidak ada. Rute statis didistribusikan ke sesi iBGP dari mesin pemicu ke border router tetapi dengan alamat IP hop yang diperbarui ke 192.0.2.1. Akibatnya, semua lalu lintas jaringan diarahkan ke alamat IP ini, sehingga dihilangkan dengan null-route di border router. Saat serangan DDoS selesai, rute statis 172.12.0.2 dihapus dari mesin yang dipicu dan ditarik dari sesi IBGP.

Bagaimana Blackhole Routing dapat membantu Anda?

Tidak diragukan lagi, Anda dapat mengarahkan semua lalu lintas yang tidak diinginkan ke lubang hitam untuk membuangnya melalui lubang hitam di mana tidak ada titik kembali.

Jika Anda mengingat, pada tahun 2008 YouTube turun selama berjam-jam pada suatu hari berkat penggunaan Blackhole Routing oleh Telkom Pakistan. Ini terjadi setelah Kementerian Komunikasi Pakistan mengirimkan perintah agar YouTube diblokir secara nasional sebagai tanggapan atas video YouTube yang berisi kartun Belanda yang menggambarkan Nabi Muhammad. Layanan telekomunikasi milik pemerintah Pakistan menanggapi perintah ini dengan solusi perutean lubang hitam, tetapi solusi mereka menciptakan efek samping yang tidak terduga.

Blackhole Routing dapat membantu menghentikan semua lalu lintas berbahaya jika terjadi serangan, misalnya, DDoS atau serangan worm di mana Blackhole Routing berimprovisasi sebagai solusi terbaik untuk mengurangi waktu henti. Selain itu, berbeda dengan ACL (Access Control List), Anda dapat menggunakan solusi alternatif ini karena routing bekerja dengan cara penerusan dari router, Anda dapat menggunakan Blackhole Routing yang menenggelamkan lalu lintas yang sama dengan keuntungan untuk mengurangi dampak kinerja pada router itu sendiri.

Mengapa menggunakan Blackhole Routing sebagai biaya peluang untuk ACL terutama karena ACL membutuhkan daya pemrosesan yang lebih tinggi pada urutan operasi cisco IOS, ACL akan melayani cara yang sama seperti perutean lubang hitam tetapi akan membutuhkan lebih banyak fitur untuk melakukannya.

Bagaimana Herza.ID mengurangi resiko DDoS dengan Blackhole Routing?

Pada sistem Network Herza.ID, kami telah mengimplementasikan Auto-Trigger Blackhole Routing atas setiap aktivitas yang mencurigakan. Dari Border Router kami mengirimkan Traffic Flow ke Server FastNetMon kami yang akan memproses seluruh aktivitas di jaringan kami. Dan ketiga suatu aktivitas mencurigakan men-trigger alarm, maka Server FastNetMon akan mengirimkan proses iBGP untuk melakukan Blackhole menggunakan Community Blackhole system.

Salah satu contoh, Anda bisa melihat di graphic dibawah ini, dimana garis merah mengindikasikan terjadi trigger alarm atas suatu aktivitas yang mencurigakan, dan server FNM kami dengan sigap mengirimkan instruksi ke Border Router untuk melakukan Blackhole.

Cara Setting VPN di iPhone

Tingginya minat penggunakan VPN Murah dari Herza yang membuatkan kami membuat Artikel ini mengenai cata setting VPN di Iphone Anda. Jika Anda memiliki Akun VPN dari Herza, Anda bisa langsung mengkoneksikan Akun VPN Murah tersebut langsung dari Device iPhone / iPad Anda tanpa melalui sebuah perangkat router.

Mari kita langsung simak Tahapannya…

1. Memesan Akun VPN Murah di Herza.ID

Tentunya Hal yang pertama kita butuhkan adalah Akun VPN itu sendiri, Anda dapat memesannya melalui halaman Order Form VPN Murah di Website kami. Pastikan Anda memilih kecepatan sesuai dengan kebutuhan Anda, tidak berlebihan. Sebuah koneksi VPN adalah bukan untuk meningkatkan kecepatan Akses Internet Anda.

Untuk informasi lebih jelas mengenai Akun VPN itu sendiri, silahkan membaca Artikel kami mengenai

2. Konfigurasi VPN di iPhone / iPad Anda

Setelah Anda mendapatkan Informasi Akun VPN Anda seperti Server IP, Username dan Password, maka kita bisa langsung masuk pada Tahapan konfigurasi seperti dibawah ini.

Langkah pertama di iPhone / iPad Anda, masuk ke bagian SETTINGS (dengan Icon Gear pada Device iPhone / iPad) > GENERAL > VPN, seperti pada tampilan dibawah ini.

Cara Setting VPN di iPhone

Ketika Anda telah masuk ke bagian konfigurasi VPN, maka tampilan yang akan terlihat adalah seperti ini Lanjutkan dengan mengklik ADD VPN CONFIGURATION.

Setelah itu, dibagian VPN CONFIGURATION (sebelah kanan), klik Type. Karena kita akan merubah Type VPN ini menjadi L2PT. Setelah itu, kembali ke bagian Add Configuration.

Pilih VPN Type L2TP

Dan kita melanjutkan dengan mengisi data-data Akun VPN yang kita dapatkan dari Herza.ID seperti dibawah ini.

Konfigurasi Akun VPN di iPhone

Description: Herza (Bisa diganti dengan nama apa saja yang gampang Anda ingat)
Server: vpn1.herza.id / 103.160.62.102 (Isikan HANYA salah satunya, bisa menggunakan Hostname ataupun IP)
Account: Username yang Anda dapatkan dari Herza.ID
Password: Password yang Anda dapatkan dari Herza.ID
Secret: herza (Ini jangan dirubah)
Send All Traffic: WAJIB DIAKTIFKAN

Setelah itu klik DONE.

Dan sekarang tinggal Anda mengkoneksi. Ketika Akun VPN Anda berhasil konek, Anda akan melihat status CONNECTED dengan BAR HIJAU, dan juga logo VPN disebelah kiri Jam iPhone Anda sesuai dengan gambar kanan atas.

Selamat… Sekarang Anda telah bisa menggunakan VPN Anda langsung di iPhone Anda. Berikutnya kita akan mencoba melakukan Speedtest. Dalam hal ini, kita menggunakan Akun VPN-3 yang Speednya Upto 100 Mbps, dan kebetulan saya menggunakan Biznet dengan kapasitas 75 Mbps (Dapat Promo Upgrade ke 100 Mbps selama beberapa bulan, lupa tepatnya. Jadi kemungkinan, hasil ini masih berdasarkan dengan koneksi 100 Mbps) Berikut adalah hasilnya…

Link Speedtest: https://www.speedtest.net/my-result/i/4502856006