Perbedaan VPN dan DNS yang Harus Anda Ketahui!

Perbedaan VPN dan DNS – Ketika Anda mengakses internet tanpa adanya dukungan dari DNS ataupun VPN mungkin dapat menyebabkan adanya situs yang terblokir atau tidak dapat diakses.

Seperti yang kita ketahui VPN atau Virtual Private Network digunakan untuk menyembunyikan identitas dan melindungi privasi pengguna saat menggunakan internet.

Begitu juga dengan DNS atau Domain Name Server yang digunakan oleh Internet Server untuk mengidentifikasikan apa yang kita sedang buka atau cari.

Lalu apakah Anda tahu apa perbedaan VPN dan DNS? Yuk simak artikel berikut ini sampai selesai.

VPN VS DNS: Definisi dan Perbedaan

VPN VS DNS: Definisi dan Perbedaan
VPN VS DNS

Definisi VPN dan DNS

Definisi VPN (Virtual Private Network )

Virtual Private Network (VPN) adalah teknologi yang menciptakan koneksi Internet secara aman antara perangkat Anda dan internet, dalam artian VPN singkatnya mengenkripsi koneksi Kita ketika terhubung langsung ke Internet.

Dengan menggunakan VPN, Anda dapat melakukan beberapa hal seperti:

  1. Menyembunyikan aktivitas internet dan lokasi Anda:
    VPN menyembunyikan alamat IP Anda, sehingga sulit bagi pihak lain untuk melacak aktivitas online Anda.

  2. Mengatasi penyensoran online:
    Dengan menggunakan VPN, Anda dapat mengenkripsi lalu lintas internet Anda dan mengarahkannya melalui server di lokasi lain, memungkinkan Anda untuk mengakses konten yang mungkin diblokir.

  3. Melakukan torrent dengan aman dan anonim:
    Dengan menggunakan VPN, Anda dapat menyembunyikan aktivitas torrent Anda dari ISP dan mengenkripsi lalu lintas Anda, sehingga meningkatkan privasi dan membantu mengatasi pembatasan kecepatan.

  4. Membuka blokir situs streaming dan ilegal:
    Dengan VPN, Anda dapat mengubah lokasi virtual Anda ke negara lain yang tidak memiliki pembatasan tersebut, sehingga memungkinkan Anda untuk membuka blokir situs streaming atau akses ke konten yang sebelumnya dibatasi.

Baca juga: 5 Fungsi VPN dan Cara Kerjanya

Definisi DNS (Domain Name Server)

Sedangkan Domain Name Server (DNS) adalah sistem yang digunakan untuk menerjemahkan nama domain (URL) yang mudah diingat oleh manusia menjadi alamat IP yang dipahami oleh komputer.

Ketika Anda memasukkan URL seperti www.herza.id ke dalam browser, browser akan mengirim permintaan ke server DNS untuk mendapatkan alamat IP herza. Server DNS berperan penting dalam proses ini.

Server DNS biasanya dikelola oleh penyedia layanan internet (ISP) atau organisasi lain yang bertanggung jawab untuk mengelola infrastruktur jaringan dan menyimpan database nama domain dan alamat IP yang terkait.

Ketika Anda mengakses sebuah situs web, permintaan DNS Anda akan dikirim ke server DNS yang terhubung ke jaringan Anda melalui ISP Anda.

Server DNS akan mencari dan mengembalikan alamat IP yang sesuai dengan nama domain yang diminta.

Setelah alamat IP diterima, browser Anda akan menggunakan alamat IP tersebut untuk menghubungi server web yang sesuai dan mengunduh konten yang diminta.

Proses DNS ini terjadi secara transparan di belakang layar dan memungkinkan pengguna internet untuk menggunakan nama domain yang mudah diingat daripada harus menghafal angka IP yang kompleks.

Baca juga: Jenis-Jenis Domain, Serta Pengertian dan Fungsinya!

Perbedaan VPN dan DNS

VPN (Virtual Private Network) dan DNS (Domain Name System) adalah dua hal yang berbeda, meskipun keduanya berperan dalam menyediakan akses dan keamanan dalam penggunaan internet.

Berikut perbedaan VPN dan DNS adalah:

VPN (Virtual Private Network) DNS (Domain Name System)
VPN menciptakan koneksi aman dan terenkripsi antara perangkat Anda dan internet. Ini melibatkan penggunaan protokol khusus untuk mengamankan lalu lintas data yang dikirimkan melalui jaringan. DNS adalah sistem yang menghubungkan nama domain (URL) dengan alamat IP yang sesuai. Ketika Anda memasukkan sebuah URL ke dalam browser, sistem DNS menerjemahkan nama domain tersebut menjadi alamat IP yang digunakan oleh komputer untuk mengakses situs web yang dimaksud.
Tujuan utama VPN adalah untuk menyediakan privasi dan keamanan saat mengakses internet. Dengan menggunakan VPN, lalu lintas internet Anda dienkripsi dan dilewatkan melalui server VPN sebelum mencapai tujuannya. DNS berfungsi sebagai direktori yang memetakan nama domain ke alamat IP yang terkait. Ini memudahkan manusia untuk mengingat dan menggunakan nama domain daripada harus mengingat alamat IP yang kompleks.
VPN memungkinkan Anda untuk menyembunyikan identitas dan lokasi Anda, mengakses konten yang dibatasi atau diblokir, serta melindungi data Anda dari penyadapan oleh pihak ketiga. DNS biasanya dikelola oleh penyedia layanan internet (ISP) atau organisasi lain yang bertanggung jawab untuk menjaga database nama domain dan alamat IP yang terkait.

Baca juga: Apa Itu IP Address dan Perbedaannya dengan Domain?

Perbedaan Cara Kerja VPN dan DNS

Perbedaan Cara Kerja VPN dan DNS
Perbedaan Cara Kerja VPN dan DNS

Meskipun keduanya mempunyai fungsi yang hampir serupa, keduanya mampu membuka situs yang diblokir oleh pemerintah. Namun cara kerja dari keduanya cukup berbeda.

Berikut ini, cara kerja VPN dengan aplikasi Turbo VPN dan cara kerja DNS dengan aplikasi DNS:

VPN Menggunakan Aplikasi Turbo VPN Sedangkan DNS Tidak

Untuk mempermudah VPN menjelajahi website, VPN membutuhkan aplikasi Turbo VPN.

Turbo VPN adalah salah satu layanan VPN yang tersedia di pasaran, dan cara kerjanya mungkin berbeda dengan VPN lainnya.

Cara kerja umum dari VPN termasuk Turbo VPN, secara umum adalah sebagai berikut:

  1. Unduh dan pasang aplikasi VPN:
    Langkah pertama adalah mengunduh dan menginstal aplikasi VPN yang dipilih, seperti Turbo VPN, dari toko aplikasi resmi.

  2. Buka aplikasi dan ikuti petunjuk:
    Setelah aplikasi terinstal, buka aplikasi tersebut dan ikuti petunjuk yang diberikan untuk membuat akun atau melakukan pengaturan awal.

    Ini bisa melibatkan proses pendaftaran dengan memberikan alamat email atau informasi pengguna lainnya.

  3. Pilih server dan terhubung:
    Setelah Anda masuk ke aplikasi, Anda akan disajikan dengan daftar server yang tersedia.

    Pilih server yang diinginkan, biasanya berdasarkan lokasi geografis atau tujuan koneksi Anda.

    Setelah itu, Anda dapat memilih untuk terhubung dengan server tersebut.

  4. Konfirmasi koneksi VPN:
    Setelah terhubung, aplikasi akan menampilkan status koneksi VPN, yang menunjukkan apakah Anda telah berhasil terhubung ke server VPN atau tidak.

  5. Jelajahi internet dengan VPN:
    Setelah terhubung, Anda dapat menjelajahi internet dengan lalu lintas data Anda dienkripsi dan dilindungi oleh VPN.

    Koneksi Anda akan melalui server VPN yang dipilih sebelum mencapai tujuan akhir.

Setiap aplikasi VPN mungkin memiliki antarmuka dan langkah-langkah yang sedikit berbeda, tetapi prinsip kerjanya secara umum sama.

Penting untuk memperhatikan kebijakan privasi dan keamanan dari penyedia layanan VPN yang Anda gunakan dan memastikan Anda memahami pengaturan dan fitur yang disediakan oleh aplikasi tersebut.

DNS Menggunakan Aplikasi DNS

Sama halnya dengan VPN yang menggunakan aplikasi Turbo VPN, DNS juga memiliki aplikasi sendiri.

pada umumnya pengaturan DNS dilakukan melalui pengaturan jaringan pada perangkat, bukan melalui aplikasi khusus.

Berikut ini penjelasan umum tentang pengaturan DNS di perangkat:

  1. Unduh aplikasi DNS:
    Pada beberapa perangkat, Anda mungkin dapat mengunduh aplikasi yang memungkinkan Anda mengelola pengaturan DNS.

    Namun, ini tidak umum dan pengaturan DNS biasanya dilakukan melalui pengaturan jaringan bawaan perangkat.

  2. Buka pengaturan jaringan:
    Pergi ke pengaturan perangkat Anda dan cari opsi “Network & Internet” atau opsi serupa tergantung pada jenis perangkat yang Anda gunakan.

  3. Temukan pengaturan DNS:
    Di dalam pengaturan jaringan, cari opsi yang terkait dengan DNS.

    Pada beberapa perangkat, Anda mungkin perlu mengklik opsi “Advanced” atau opsi serupa untuk menemukan pengaturan DNS.

  4. Ubah ke private DNS:
    Di dalam pengaturan DNS, Anda akan melihat opsi untuk mengubah pengaturan DNS. Pilih opsi “Private DNS” atau “Custom DNS”.

  5. Masukkan hostname:
    Setelah memilih opsi “Private DNS” atau “Custom DNS”, Anda akan diminta untuk memasukkan hostname atau alamat DNS yang ingin Anda gunakan.

    Ini bisa berupa alamat DNS yang disediakan oleh penyedia DNS tertentu atau alamat DNS kustom yang Anda inginkan.

  6. Simpan pengaturan:
    Setelah memasukkan hostname atau alamat DNS yang sesuai, simpan pengaturan tersebut.

Penting untuk mencatat bahwa aplikasi DNS khusus mungkin memberikan antarmuka yang lebih ramah pengguna dan fitur tambahan, tetapi pengaturan DNS juga dapat dilakukan melalui pengaturan jaringan bawaan perangkat.

Penggunaan aplikasi DNS atau pengaturan DNS pada perangkat bergantung pada preferensi dan kemampuan perangkat yang digunakan.

Sebagai catatan tambahan, dalam konteks penggunaan VPN, beberapa aplikasi VPN juga dapat memberikan opsi untuk mengatur DNS mereka sendiri, yang memungkinkan pengguna untuk memperbaiki DNS yang digunakan saat terhubung ke VPN.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, VPN menyediakan koneksi aman, privasi, dan anonimitas tambahan dengan enkripsi data, kemampuan mengubah alamat IP, serta mengatasi penyensoran online.

Sementara DNS berfungsi sebagai sistem penerjemahan nama domain menjadi alamat IP untuk memudahkan akses internet, namun tidak menyediakan koneksi terenkripsi atau perubahan alamat IP.

Pilihan antara VPN dan DNS tergantung pada kebutuhan pengguna dalam menjaga privasi dan keamanan saat berselancar di internet.

Jika Anda membutuhkan layanan VPN murah untuk bisnis Anda, silahkan konsultasikan bersama Herza Cloud.

Herza Cloud telah menyediakan VPS khusus Tunneling / VPN yang bisa digunakan untuk memberikan Layanan VPN / SSH Tunneling secara komersil ataupun pribadi.

Semua Paket VPS Tunneling Murah kami dengan Performa dan Teknologi Terkini, menggunakan 100% SSD dengan konfigurasi RAID 10 untuk keamanan data anda, generasi terkini dari Intel CPU dan 99.5% Garansi Uptime dan berlokasi di Data Center Indonesia. 

Herza Cloud juga menyediakan layanan nama domain dengan harga yang sangat murah. Mulai dari Rp 15.000 saja Anda sudah bisa memiliki nama domain yang profesional untuk bisnis Anda.

Extension yang kami sediakan juga berbagai macam seperti .com, .net, .org, .id, .xyz, .top, .space, .site, dan lain sebagainya.

Untuk itu, yuk langsung berlangganan di Herza Cloud, karena sedang ada promo domain murah dan promo sale-nya.

So… tunggu apa lagi, yuk berlangganan langsung!