Mungkin Anda sering mendengar kata IIX dan OIXP dari perusahaan perusahaan Internet Services atau Web Hosting Indonesia. Pada Artikel kali ini, kita akan membahas tentang Apa itu IIX dan OIXP berikut tentang sejarah berdirinya Internet di Indonesia secara singkat.
Lahirnya Internet di Indonesia
Berdasarkan catatan WHOIS ARIN (American Registry for Internet Numbers) dan APNIC (Asia-Pacific Network Information Centre), protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988 oleh sejumlah Senior Senior kita dimasa itu.
IIX AS7597. IIX-JK3. IIX-JK1. IIX-YO. I-Root-Server. IIX-JK2. IIX-JI. F-Root-Server. ISPs. ns1.id. ISPs. ISPs. ns2.id. Indonesia Internet Exchange: Physical Layer.
Kemudian pada tanggal 15 Mei 1996, lahirlah paguyuban penyelenggara Jasa Internet di Indonesia yang bernama APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) yang mana menjadi cikal bakal berdirinya IIX (Indonesia Internet eXchange). Jadi IIX adalah perkumpulan Internet Exchange Point yang pertama kali berdiri di Indonesia yang mana, para Penyelenggara Jasa Internet atau Internet Provider di Indonesia “exchange” atau berbagi lalu lintas / traffic koneksi Internet antar satu sama lain tanpa bayaran sepeserpun. Jadi contohnya ketika si pelanggan dari ISP A, ingin mengunjungi website atau situs web yang di hosting di ISP B, maka traffic tersebut tersebut tidak dikenakan biaya.
Sedangkan OIXPadalah singkatan dari Open Internet eXchange Point yang didirikan oleh perusahaan Datacenter yang cukup ternama di Indonesia bernama PT Internetindo Data Centra atau kita lebih kenal dengan nama IDC.
Herza.ID dengan IIX & OpenIXP
Semua layanan Herza.ID yang berlokasi di Indonesia termasuk Web Hosting, VPS, Dedicated Server dan Colocation terkoneksi ke IIX dan OpenIXP dengan Uplink sebesar 1 Gbps. Dan per tanggal 1 Januari 2021, kami telah melakukan Upgrade Port untuk OpenIXP menjadi 10 Gbps. Silahkan membaca informasi tentang Network & Datacenter kami.
Disamping IIX dan OIXP, Herza.ID juga terhubung ke Internet eXchange baru di Indonesia yang bernama CDIX, CloudXchange, dan BatamIX dengan Port 1 Gbps pada masing masing Internet Exchange tersebut.
Sebelum kita membicarakan lebih jauh tentang Perbedaan VPS OpenVZ dan KVM, alangkah baiknya kita harus mengerti terlebih dahulu Apa itu Domain & Web Hosting dan Apa itu VPS. VPS – Virtual Private Server adalah Server yang menggunakan perangkat lunak virtualisasi untuk mempartisi server fisik menjadi beberapa server “virtual”, masing-masing memiliki kemampuan untuk menjalankan sistem operasi dan aplikasinya sendiri.
Perangkat Lunak dari Virtualisasi itu sendiri ada berbagai macam. Yang paling terkenal dipasaran saat adalah OpenVZ dan KVM.
“OpenVZ dan KVM, virtualisasi mana yang lebih cocok untuk saya” adalah pertanyaan yang sering muncul ketika klien mencari VPS. Setelah Anda membandingkan spesifikasi CPU, RAM dan Storage, lihat yang ditawarkan jenis virtualisasinya.
Perbedaan OpenVZ vs KVM
Pertama-tama, perbedaan paling mendasar antara OpenVZ dan KVM adalah bahwa OpenVZ HANYA dapat digunakan dengan sistem operasi Linux, sementara KVM lebih fleksibel dan dapat digunakan dengan opsi Linux, Windows, dan OS Custom.
OpenVZ
OpenVZ menggunakan kernel bersama dengan lapisan virtualisasi di atas OS Linux yang sebenarnya. Karena kernel ini dibagikan oleh semua pengguna VPS pada node ini, kernel tidak dapat dikustomisasi. Begitu juga dengan Sumber Daya RAM Anda. Ketika anda memiliki 4GB RAM, tetapi yang digunakan hanya 1GB RAM saja, maka user lain dapat menggunakan Alokasi RAM tersebut yang belum digunakan. Ini bukan masalah jika Anda menjalankan aplikasi kecil, tetapi Anda mungkin berada dalam masalah jika Anda menjalankan sesuatu yang lebih intensif dengan sumber daya.
KVM
KVM memungkinkan Anda untuk mengatur nilai maksimum dan minimum untuk sumber daya Anda, sehingga Anda hanya menggunakan sumber daya yang dibutuhkan aplikasi Anda. Ini adalah virtualisasi perangkat keras yang nyata, yang berarti kinerja yang lebih baik dari persyaratan yang lebih rendah pada hypervisor. 100% dari RAM dan Sumber Daya Storage didedikasikan untuk satu pengguna individu. KVM menyediakan lingkungan yang lebih terisolasi dan memberi pengguna kernel mereka sendiri.
Risiko Overselling
Overselling adalah di mana Perusahaan Hosting akan melakukan penjualan VPS terlalu banyak dari sumber daya yang disediakan dengan harapan bahwa tidak setiap akun menggunakan semua sumber daya itu secara bersamaan. Sementara semuanya bisa di Oversell, waspadalah terhadap perusahaan hosting yang terlalu melakukan Overselling untuk sistem OpenVZ dan menempatkan Anda pada Node Server dengan VPS yang terlalu berlebihan. Dikarenakan hal tersebut, mengapa OpenVZ biasanya lebih murah daripada VPS KVM.
OpenVZ memberi pengguna dengan kecepatan dan skalabilitas, dan lebih murah. KVM menawarkan perangkat keras yang terisolasi secara individual termasuk CPU, RAM & Storage, dan sumber daya yang dijamin untuk penyesuaian dan peningkatan keandalan. Paket KVM ideal untuk Server Game, Server VPN, mikrotik CHR dan server untuk usaha kecil, dan perusahaan menengah. Jika anda pengguna VPN, pastikan Anda membaca Perbedaan VPN: PPTP, L2TP, dan OpenVPN.
VPS Murah Herza.ID Menawarkan Skalabilitas dan Ketersediaan Tertinggi
VPS Server dapat digunakan untuk banyak hal. Mulai dari DNS Server, Mail Server, Web Server, Database Server atau bahkan Web Server yang terintegrasi dengan database dan lainnya atau lebih dikenal dengan LAMP. Atau bahkan menggunakannya untuk sebagai VPN Server hingga untuk Mikrotik CHR VPS. (Jika Anda pengguna Mikrotik CHR, silahkan lihat Panduan untuk Menginstall Mikrotik CHR di VPS). Semuanya bisa di Herza.ID. Sistem Herza.ID memberikan Anda opsi untuk skalabilitas. Anda dapat memulai dengan Paket VPS yang murah, kemudian melakukan Upgrade suatu saat nanti jika dibutuhkan.
VPS TERBAIK INDONESIA
Sekarang Anda telah mengerti tentang Perbedaan VPS OpenVZ dan KVM. Nah, buat VPS Anda sekarang juga dengan Teknologi Cloud dari Herza.ID hanya dengan Rp, 50.000 / Bulan!
Herza.ID – PT Herza Digital Indonesia adalah penyedia infrastruktur Datacenter di Indonesia yang menawarkan serangkaian produk cloud dari server hosting yang dikelola hingga layanan colocation yang melayani berbagai klien, dari level pemula hingga operasional tingkat perusahaan. Hubungi kami sekarang untuk penawaran terbaik.
Mikrotik merupakan perangkat jaringan yang banyak digunakan di Indonesia. Alasannya karena konfigurasi yang jauh lebih mudah daripada perangkat jaringan lainnya seperti Cisco ataupun Juniper. Lini Produk Mikrotik sangat besar, mulai dari Produk Home Based sampai ke kalangan Enterprise atau skala besar. Semua ini karena dukungan RouterOS dari Mikrotik.
MikroTik RouterOS adalah sistem operasi berbasis kernel Linux yang mengubah komputer menjadi router jaringan. Ia memiliki fitur-fitur berikut:
1. Firewall
2. VPN
3. Bandwidth shaping.
4. Kualitas Layanan (QoS)
5. Kemampuan untuk bertindak sebagai Akses Point Wireless
VPS Tunneling dari Herza.ID adalah salah satu opsi terbaik Anda jika ingin menggunakan Mikrotik CHR baik itu secara fungsional atau hanya sekedar belajar. Disamping itu Herza.ID menawaran VPS Mikotik CHR yang telah terinstall CHR dan Lisensi P1. Jika Anda memiliki lisensi Mikrotik CHR Anda, maka Anda bisa menggunakan VPS Tunneling / VPN.
VPS Mikrotik CHR & VPS Tunneling fungsinya sama, bisa digunakan sebagai Tunneling / VPN Server. Tetapi perbedaannya, VPS Tunneling hanya terinstall OS Linux. Dan dengan Anda mengambil VPS Tunneling kemudian menginstall Mikrotik CHR sendiri, maka kami tidak akan memberikan support Troubleshooting ketika terjadi masalah pada Mikrotik CHR Anda.
Disamping itu, Jaringan Infrastruktur Herza.ID didukung dengan Uplink Port 10 Gbps ke IIX, OIXP, CDIX, BatamIX, JKT-IX dan DCI-IX yang sangat berguna untuk digunakan dengan Mikrotik CHR Anda. Jangan lupa membaca Artkel kami tentang Apa itu IIX dan OIXP.
Nah, dengan informasi diatas, kita sekarang bisa memahami bahwa Mikrotik RouterOS bisa di Install diserver seperti VPS. Dan kali ini, kita akan membahas panduan untuk Anda agar Anda dapat menginstall Mikrotik Cloud Hosted Router (CHR) di VPS. Mohon di ingat bahwa Anda akan membutuhkan Lisensi untuk menjalankan Mikrotik CHR ini dengan sempurna. Tapi jangan khawatir, Mikrotik telah menyertakan sebuah lisensi pada CHR dengan kategori Licence Free. Namun, untuk kecepatan trafik masih dibatasi pada 1Mbit per interface.
Tahap Persiapan
Sebelum melakukan instalasi, pastikan anda memiliki VPS (Virtual Private Server). Apa itu VPS? Silahkan cek penjelasan menganai Apa itu VPS Hosting. Bagi anda yang belum punya, bisa didapatkan di VPS Indonesia Murah. Untuk menginstall Mikrotik CHR, anda dapat menggunakan CentOS 7 ataupun Ubuntu 16 atau 18. Nah, sekarang mari kita mulai
Tahapan Cara Instal Mikrotik CHR di VPS
Login ke VPS
Untuk memulai, silahkan login ke VPS Anda sebagai root. Anda bisa melakukan remote VPS via SSH melalui Terminal Linux atau Software PuTTy. Silahkan login dan masukkan password. Oiya, pastikan anda login sebagai “root”. Ketik “whoami” untuk mengecek apakah anda sudah login sebagai root atau belum.
Install Mikrotik CHR di VPS
Langkah selanjutnya yaitu melakukan instalasi Mikrotik CHR di VPS Anda. Silahkan copy paste perintah berikut di terminal/ putty.
Apabila sudah selesai, maka akan muncul seperti gambar di bawah ini.
Restart VPS
Lalu, silahkan restart VPS dengan cara klik tombol restart.
Tunggu sebentar hingga muncul tulisan “The VPS has restarted successfully”.
Login ke Mikrotik CHR di WinBox
Ada beberapa software yang memungkinkan anda untuk melakukan konfigurasi dengan Mikrotik. Salah satu software tersebut bernama Winbox. Anda bisa mendownloadnya secara gratis di https://www.mikrotik.co.id/download.php. Download lalu install Winbox di komputer anda. Apabila sudah, silahkan buka Winbox lalu masukkan IP Address VPS, login: admin dan password dikosongkan. Lalu klik Connect.
Tunggu sebentar hingga Anda terhubung ke VPS Anda sehingga tampilan berubah seperti dibawah ini.
Selesai
Sudah selesai, kita telah berhasil menginstal Mikrotik Cloud Hosted Router (CHR) di VPS. Selanjutnya, jangan lupa untuk membaca Tutorial kami yang lain mengenai Cara Buat VPN All Traffic di VPS Mikrotik. Yang perlu diperhatikan adalah karena Mikrotik CHR adalah versi gratis, maka antarmuka eth0 hanya mendukung bandwidth 1 Mbps saja.
Jika anda salah satu pengguna VPS Murah kami, maka Artikel ini mungkin sangat berguna untuk mengamankan Protokol SSH VPS atau Dedicated Server Anda. Artikel ini menjelaskan cara menonaktifkan login Akun Root di SSH. Untuk alasan keamanan, Anda harus membuat akun normal dengan Administrator Level, dan kemudian menonaktifkan login root di SSH sesegera mungkin.
Note: Jika Anda adalah pengguna Mikrotik CHR, maka setelah Anda mengintall Mikrotik CHR di VPS Anda, maka Root Login akan secara otomatis tidak berfungsi lagi. Silahkan membaca Tutorial bagaimana menginstall Mikrotik CHR di VPS.
Langkah 1: Buat akun pengguna normal
Sebelum Anda menonaktifkan akun root untuk login di SSH, Anda harus membuat akun pengguna normal. (Jika tidak, Anda tidak akan dapat mengakses server Anda setelah Anda menonaktifkan akun root untuk login SSH.)
CentOS dan Fedora
Untuk membuat pengguna dan memberikannya hak administratif di server yang menjalankan CentOS atau Fedora, ikuti langkah-langkah ini:
Masuk ke server menggunakan SSH.
Pada command prompt, ketik perintah berikut. Ganti username dengan nama pengguna yang ingin Anda tambahkan: useradd username
Ketik perintah berikut, ganti username dengan nama pengguna yang Anda buat pada langkah 2 : passwd username
Untuk memberikan hak administratif kepada pengguna, ketikkan perintah berikut: visudo Perintah ini membuka file sudoers untuk diedit.
Tambahkan baris berikut ke file tersebut. Ganti nama pengguna dengan nama pengguna yang Anda buat di langkah 2: username ALL=(ALL) ALL
Sekarang user dapat menjalankan perintah sebagai user root dengan awalan perintah dengan sudo. Sebagai contoh, pengguna dapat melihat direktori home root dengan mengetikkan perintah sudo ls / root
Pengguna sekarang dapat menjalankan perintah apa pun sebagai user root. Namun, untuk alasan keamanan, Anda mungkin ingin membatasi perintah mana yang dapat dijalankan oleh pengguna sebagai root. Atau, Anda dapat menggunakan perintah su untuk mengubah ke akun pengguna root dari akun mana pun (dengan asumsi Anda tahu kata sandi root).
Debian / Ubuntu
Untuk membuat pengguna dan memberikannya hak administratif di server yang menjalankan Debian atau Ubuntu, ikuti langkah-langkah ini:
Masuk ke server menggunakan SSH.
Pada prompt perintah, ketik perintah berikut. Ganti username dengan nama pengguna yang ingin Anda tambahkan: adduser username
Instal paket sudo. Untuk melakukan ini, ketik perintah berikut: apt-get install sudo
Untuk menambahkan pengguna ke grup sudo, ketikkan perintah berikut. Ganti username dengan nama pengguna yang Anda buat pada langkah 2. usermod -a -G sudo username
Sekarang pengguna dapat menjalankan perintah sebagai user root dengan awalan perintah dengan sudo. Sebagai contoh, pengguna dapat melihat direktori home root dengan mengetikkan perintah sudo ls / root
Secara default, pengguna sekarang dapat menjalankan perintah apa pun sebagai pengguna root. Namun, untuk alasan keamanan, Anda mungkin ingin membatasi perintah mana yang dapat dijalankan oleh pengguna sebagai root dengan menggunakan perintah visudo. Atau, Anda dapat menggunakan perintah su untuk mengubah ke akun pengguna root dari akun mana pun (dengan asumsi Anda tahu kata sandi root).
Langkah 2: Nonaktifkan SSH login untuk root
Setelah Anda membuat user baru, Anda dapat menonaktifkan login root ke SSH server Anda. Untuk melakukan ini, ikuti langkah-langkah ini:
Masuk ke server sebagai root menggunakan SSH.
Buka file /etc/ssh/sshd_config di editor teks pilihan Anda (nano, vi, dll.).
Temukan baris berikut: PermitRootLogin yes
Ubah baris sebagai berikut: PermitRootLogin no
Tambahkan baris berikut. Ganti username dengan nama pengguna yang Anda buat di prosedur sebelumnya: AllowUsers username
Simpan perubahan ke file /etc/sshsshd_config, dan kemudian keluar dari editor teks.
Restart layanan SSH menggunakan perintah yang sesuai untuk distribusi Linux Anda:
Untuk CentOS dan Fedora, ketik: service sshd restart
Untuk Debian dan Ubuntu, ketik: service ssh restart
Saat masih login sebagai root, cobalah masuk sebagai pengguna baru menggunakan SSH di jendela terminal baru. Anda harus dapat masuk. Jika proses masuk gagal, periksa pengaturan Anda. Jangan keluar dari sesi root Anda yang aktif hingga Anda dapat masuk sebagai pengguna normal di jendela lain.
Cloud Computing bukan hanya aplikasi trendi yang dapat digunakan orang untuk menyimpan foto dan video mereka secara online. Ini adalah bagian dari model bisnis yang merambah dunia. Cloud Computing tidak hanya mengubah cara sebuah bisnis menyimpan dan mengakses data, tetapi juga mengubah cara operasi dari bisnis-bisnis tersebut..
Bisnis skala besar atau Enterprise memiliki keuntungan ketika datang ke cloud. Mereka dapat bekerja dengan penyedia cloud utama dan mendapatkan setiap layanan yang mereka butuhkan. Tetapi salah satu hal hebat tentang cloud adalah bahwa operasi kecil dan menengah pun dapat mengambil manfaat darinya.
Kami dari Herza.ID merasakan akan hal tersebut diatas, maka dari 2018 kami perlahan-lahan memindahkan Infrastruktur Server kami ke Cloud Computing. Saat ini kami menggunakan Cloud Computing dari AlibabaCloud.com dengan Teknologi Network Enhanced Cloud Server.
Network Enhanced Cloud Server
5x Kinerja Komputasi Lebih Kuat
Prosesor Intel Xeon E5-2682 v4CPU (Broadwell), Mendukung 56-core 480 GB pada konfigurasi maksimum – Tidak diperlukan server tambahan untuk menikmati kapasitas komputasi 5 kali lebih kuat, mengurangi biaya server dan memastikan pengalaman pengguna yang stabil.
4x Kinerja Penanganan Paket Jaringan Yang Lebih Baik
Dengan Teknologi Network Enhanced dari AlibabaCloud – Kinerja penanganan paket di jaringan meningkat 4 kali lipat, mengurangi biaya klaster hingga 75%. Lebih banyak pengguna akan dapat mengakses layanan Anda secara bersamaan.
3x Akses Jaringan Lebih Cepat
Bandwidth intranet 10 Gbps, Latensi jaringan berkurang 66% – Ketika latensi intranet berkurang secara efektif, Anda dapat menikmati transaksi 3 kali lebih cepat dan pengalaman jaringan yang lebih baik daripada pesaing di lingkungan yang sama.
Berikut adalah salah satu Testimoni dari pelanggan kami yang telah merasakan perbedaan Load Speed di Jaringan Kami.
cPanel pada dasarnya adalah Kontrol Panel untuk memudahkan pengguna dalam menajemen layanan hosting. Yang hebat adalah bahwa hal itu memungkinkan orang-orang non teknis sekalipun untuk mengelola semua aspek web hosting mereka tanpa perlu keterampilan teknis tingkat lanjut.
Kebanyakan orang akan menggunakan cPanel untuk tugas-tugas dasar sehari-hari seperti mengelolah dan mengatur email mereka. Tugas seperti membuat akun email, mengatur ulang kata sandi, mengatur penerusan surat sangat mudah dengan cPanel.
Beberapa fitur populer lainnya dari cPanel adalah seperti mengatur parkir domain tempat Anda mengarahkan satu nama domain ke nama domain lain atau domain tambahan yang mana Anda dapat meng-host beberapa nama domain di bawah satu akun hosting.
Keuntungan dari cPanel
cPanel sangat populer untuk layanan Web Hosting Murah dan untuk tugas administrasi sehari-hari dari VPS dan Dedicated Server. Berikut ini beberapa keunggulan utama:
Sangat Populer dan User Friendly – cPanel cukup banyak panel kontrol standar industri untuk host Linux.
Scalable – cPanel dapat digunakan untuk Shared Hosting, Reseller Hosting, Virtual Private Server, dan Dedicated Server.
Untuk para penyedia Web Hosting, VPS dan Dedicated Server, administrasi server cpanel dilakukan melalui WHM cPanel.
Biaya Rendah – lisensi cPanel tidak mahal. Jika Anda menggunakan platform hosting bersama, maka perusahaan hosting Anda (yaitu Herza.ID) yang akan membayar lisensi.
Beberapa batasan Lisensi – cPanel memiliki beberapa jenis Lisensi. Mulai dari 5 Akun, 30 Akun hingga Akun yang Tidak terbatas sekalipun. Dengan macam lisensi yang ditawarkan cPanel, anda dapat membeli sesuai denga kebutuhkan Anda.
Mudah untuk menginstal – Setelah instalasi Linux Server Anda berhasil, Anda hanya perlu menjalankan skrip instalasi cPanel dan semuanya akan berjalan secara otomatis
Aman dan Mudah Dipelihara – Menjaga agar cPanel tetap terbaru dan aman sangat mudah.
Intuitif dan Mudah Digunakan – cPanel memiliki kurva belajar yang mudah meskipun memiliki fitur-fitur canggih, para pemula akan merasa mudah untuk melakukan tugas-tugas utama seperti membuat akun email
Fitur Lengkap – cPanel memungkinkan administrator website untuk dengan cepat menambahkan fungsionalitas tambahan ke website mereka menggunakan perangkat lunak instalasi 1 klik seperti Softaculous. Menambahkan blog atau perangkat lunak eCommerce sangat mudah.
Portabilitas (Proses Migrasi Mudah) – Migrasi dari satu server cPanel ke server lain sangat mudah. Ini penting jika Anda perlu mentransfer hosting Anda dari satu perusahaan ke perusahaan lain.
Mudah dalam urusan Backup – cPanel menyertakan sejumlah opsi backup untuk melindungi data berharga Anda. Ini juga terintegrasi dengan perangkat lunak cadangan pihak ke-3 seperti r1soft / idera.
Layanan Nilai Tambah – cPanel memiliki banyak Aplikasi Pihak ke-3 yang dapat dimasukkan untuk menambah nilai tambah pada penawaran layanan Anda jika Anda menggunakan VPS atau Dedicated Server.
cPanel memiliki banyak fitur. Jika Anda adalah pengguna pemula maka Anda mungkin hanya perlu terbiasa dengan menu menu dalam cPanel. Berikut adalah beberapa fitur utama yang perlu Anda bangun dan jalankan.
Manajemen Email
cPanel memudahkan pengelolaan email Anda. Membuat, Mengedit, dan Menghapus akun email mudah dilakukan dengan cPanel. Anda dapat mengubah kata sandi, mengatur kuota akun email dan mengonfigurasi akun email Anda dengan email favorit Anda seperti Outlook. Anda bahkan dapat mengonfigurasi email Anda untuk masuk ke akun GMail Anda. Jika Anda ingin mengakses email saat bepergian maka Anda dapat dengan mudah melakukannya menggunakan webmail dari perangkat yang terhubung internet.
Manajemen file
cPanel memiliki seperangkat alat Manajemen File yang komprehensif. Meskipun bukan pengganti alat FTP profesional, ini memungkinkan Anda untuk mengunggah file, membuat atau menghapusnya, mengatur file Anda di folder serta memungkinkan Anda untuk mengubah izin file. Secara keseluruhan itu memberi Anda fitur dasar yang Anda perlukan untuk mengelola file Anda. Anda juga dapat mengelola cadangan dari File Manager cPanel, apakah Anda ingin menjalankan cadangan penuh atau sebagian.
1 Klik Instal Software (Softaculous)
Softaculous adalah alat yang fantastis yang memungkinkan Anda untuk menginstal ratusan aplikasi perangkat lunak secara otomatis ke akun hosting Anda, hanya dengan beberapa klik. Apakah Anda ingin membuat Blog WordPress, situs eCommerce Magento atau Forum PHPBB.
Manajemen Domain
Di cPanel Anda memiliki seperangkat alat yang hebat untuk mengelola domain Anda secara efektif. Misalnya, Anda dapat mengatur domain yang terparkir untuk mengarahkan semua domain yang Anda miliki, atau membuat domain Addon untuk menekan biaya hosting Anda. Anda juga dapat mengatur subdomain, mengalihkan dan mengelola pengaturan zona DNS Anda melalui cPanel.
Keamanan
Ketika berbicara tentang keamanan, cPanel ada diantaranya. Jadi apakah Anda ingin menginstal Sertifikat SSL (disarankan untuk keamanan dan untuk SEO yang lebih baik), blokir alamat IP atau konfigurasikan ModSecurity yang Anda miliki.
Database
cPanel memiliki serangkaian fitur manajemen basis data. cPanel biasanya dikonfigurasikan dengan MySQL / mariaDB sebagai standar. Anda juga dapat mengelola databse Anda menggunakan PHPmyAdmin.
Perangkat Lunak Lainnya
cPanel juga dilengkapi dengan sejumlah perangkat lunak lain yang bermanfaat yang sudah diinstal sebelumnya. Selain pembuat situs web profesional, ada opsi pemrograman tingkat lanjut seperti NodeJS, Ruby on Rails dan RubyGems.
Alat Lanjutan
cPanel juga memiliki berbagai alat untuk membantu Anda mengelola situs web Anda lebih efektif. Misalnya, Anda dapat mengotomatiskan tugas yang berulang (mis. Membuat faktur harian) menggunakan Pekerjaan CRON. Atau Anda dapat mengatur halaman kesalahan khusus seperti 404 halaman atau memecahkan masalah DNS.
Metrik
Sementara sebagian besar situs web akan menggunakan Google Analytics dan Google Webmaster Tools untuk mendapatkan ikhtisar lalu lintas situs web mereka, cPanel menyertakan beberapa metrik yang berguna untuk Anda seperti Kesalahan, penggunaan bandwidth dan Log Akses Baku.
Mempercepat Load Speed Website – LiteSpeed Web Cache Manager
Semua server hosting cPanel kami menggunakan LiteSpeed Web Server. Ini berarti bahwa pengguna WordPress dapat dengan mudah mengaktifkan Plugin LiteSpeed Cache. LiteSpeed Web Cache Manager terintegrasi dalam cPanel dan membantu untuk:
Situs pemuatan yang lebih cepat – hingga 2x lebih cepat
Penggunaan Bandwidth yang lebih sedikit
Peningkatan Keamanan – CloudFlare mengenali dan mencegah serangan jahat
Langkah selanjutnya cukup sederhana! Mulailah dengan mengklik tombol Scan, ini akan menemukan semua instalasi WordPress aktif:
Terakhir, setelah instalasi WordPress ditemukan, pastikan untuk memilih yang ingin Anda aktifkan dan klik Aktifkan:
Kami harap tutorial ini bermanfaat bagi Anda untuk mengetahui tentang apa itu cPanel dan manfaatnya.
Terima kasih telah membaca dan silahkan meninggalkan pertanyaan Anda di bawah ini untuk selalu menyambung silaturahmi.
Kami sering diminta oleh banyak orang untuk menjelaskan apa perbedaan antara nama domain dan hosting web? Banyak pemain bisnis online pemula tidak tahu bahwa ini adalah dua hal yang berbeda. Dalam panduan ini, kami akan menjelaskan perbedaan antara nama domain dan web hosting.
Perbedaan antara nama domain dan hosting web
Apa itu Nama Domain?
Nama domain adalah alamat situs website Anda yang diketik orang di kolom URL browser untuk mengunjungi situs web Anda, contoh www.abc.com.
Dengan kata lain, jika website Anda adalah rumah, maka nama domain Anda akan menjadi alamatnya.
Sekarang mari kami jelaskan secara lebih terperinci mengenai hal tersebut.
Internet pada dasarnya adalah jaringan raksasa komputasi yang saling terhubung melalui kabel. Untuk mengidentifikasi mereka dengan mudah, setiap komputer diberi serangkaian nomor yang disebut Alamat IP (Internet Protocol).
Alamat IP ini adalah kombinasi angka yang dipisahkan dengan titik-titik. Biasanya, alamat IP terlihat seperti ini:
147.139.165.25
Komputer tidak memiliki masalah dalam mengidentifikasi dan mengingat angka-angka ini. Namun, tidak mungkin bagi manusia untuk mengingat dan menggunakan angka-angka ini untuk mengunjungi website Anda di internet.
Untuk mengatasi masalah ini, maka diciptakanlah Nama Domain.
Nama domain dapat memiliki kata-kata yang membuatnya mudah diingat sebagai alamat situs website.
Sekarang jika Anda ingin mengunjungi sebuah Website di internet, Anda tidak perlu mengetikkan serangkaian angka. Sebagai gantinya, Anda dapat mengetikkan nama domain yang mudah diingat, misalnya, www.herza.id.
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang nama domain, lihat panduan kami tentang nama domain dan bagaimana cara kerjanya.
Apa itu Web Hosting?
Ketika Nama Domain dapat kita ibaratkan sebagai alamat sebuah rumah, maka Web Hosting adalah Rumah itu sendiri. Web hosting adalah tempat dimana semua file-file website anda ditempatkan dan ditampilkan di Internet. Semua Website di internet, memerlukan Web Hosting.
Ketika seseorang memasukkan nama domain Anda di kolom URL pada browser, nama domain akan diterjemahkan ke dalam alamat IP komputer perusahaan Web Hosting Anda. Komputer ini berisi file situs web Anda, dan mengirimkan file-file itu kembali untuk ditampilkan ke Browser pengguna.
Perusahaan web hosting berspesialisasi dalam menyimpan dan melayani Website tersebut. Mereka menawarkan berbagai jenis paket hosting kepada pelanggan mereka. Lihat artikel kami di WordPress Hosting untuk mempelajari lebih lanjut tentang memilih hosting yang tepat untuk situs Blog atau Website WordPress Anda.
Bagaimana Nama Domain dan Web Hosting Terkait?
Nama domain dan web hosting adalah dua layanan yang berbeda. Namun, mereka bekerja bersama untuk membuat Website anda dapat ditampilkan di Internet.
Pada dasarnya sistem nama domain seperti buku alamat besar yang terus diperbarui. Di belakang setiap nama domain, ada alamat layanan hosting web yang menyimpan file website tersebut.
Tanpa nama domain, tidak mungkin bagi orang untuk menemukan situs web Anda dan tanpa hosting web Anda tidak dapat membangun website.
Apa yang saya butuhkan untuk Membangun Situs Web? Nama Domain atau Web Hosting?
Apa yang Anda butuhkan untuk membangun Website?
Untuk membangun sebuah Website, Anda memerlukan nama domain dan akun Web Hosting.
Membeli nama domain saja hanya memberi Anda hak untuk menggunakan nama domain tertentu untuk jangka waktu tertentu (biasanya 1 tahun).
Anda memerlukan Web Hosting untuk menyimpan file Website Anda. Setelah Anda mendapatkan web hosting, Anda perlu memperbarui pengaturan nama domain Anda dan arahkan ke penyedia layanan hosting web Anda.
Anda juga dapat membeli domain dan hosting dari perusahaan yang sama. Di Herza.ID, kami menawarkan Web Hosting mulai dari Rp. 7.500 / Bulan untuk Kapasitas 750MB dan Nama Domain mulai dari Rp. 15.000 / Tahun untuk pembayaran di tahun pertama.
Jika Anda memulai Website pertama Anda, dan Anda belum bersedia untuk melakukan investasi tersebut, maka silahkan mencoba Web Hosting Gratis dari Herza.ID. Kami menawarkan Web Hosting secara GRATIS dengan kapasitas 750MB dengan sumber daya yang sedikit terbatas. Bahkan kami juga menyediakan penggunaan Domain Gratis yang dapat Anda gunakan bersama dengan Web Hosting Gratis tersebut.
Setelah Anda membeli akun web hosting dan mendaftarkan nama domain Anda, Anda dapat mulai membangun situs web Anda. Untuk petunjuk langkah demi langkah yang lengkap, lihat panduan kami tentang cara membuat situs web.
Apakah saya harus membelinya bersama? Atau bisakah saya membelinya secara terpisah?
Anda dapat membeli nama domain murah dan web hosting secara bersamaan atau dari dua perusahaan yang berbeda. Namun jika Anda membeli Nama Domain dan Akun Web Hosting secara terpisah, dalam hal ini Anda harus mengarahkan nama domain Anda ke perusahaan hosting web Anda dengan mengedit pengaturan DNS-nya.
Di sisi lain, jika Anda membeli nama domain dan Web Hosting dari perusahaan yang sama, maka Anda tidak perlu mengubah pengaturan nama domain karena semuanya telah diatur secara otomatis.
Juga jauh lebih mudah untuk mengelola dan memperbarui kedua layanan di bawah Control Panel yang sama.
Seperti apa lingkungan Hosting Linux yang Ideal? 90% Linux SysAdmin akan menjawab pertanyaan ini dengan LAMP Hosting. Kepanjangan dari LAMP mengacu pada kombinasi hosting web yang paling populer, terdiri dari perangkat lunak opensource dan gratis untuk menyediakan lingkungan hosting yang efektif namun kuat dan hemat biaya. Istilah LAMP mengacu pada Linux, Apache, MySQL dan PHP.
Hingga hari ini LAMP dikatakan sebagai Linux Hosting yang paling Ideal untuk para penyedia Hosting dan juga Webmaster pada umumnya. Kebijakan konvensional selalu lebih menyukai kombinasi CentOS (Linux OS), Apache (Web Server), MySQL (Server database) PHP (bahasa pemograman).
Namun, jika Anda melihat perubahan dramatis dalam teknologi internet dalam beberapa tahun terakhir, Anda mungkin menemukan sistem ini sudah terlalu “old fashion” karena ekspansi Internet yang sangat besar, ukuran dan jumlah situs yang meningkat signifikan, mengingat perkembangan drastis dalam teknologi Internet. Anda mungkin menyadari bahwa, kehebatan lingkungan LAMP Hosting telah memudar dan perlu beberapa peningkatan yang bermanfaat.
Untuk menjadikan lingkungan hosting lawas ini sebagai lingkungan hosting IDEAL, kami telah memperkenalkan beberapa perubahan penting. Alih-alih distribusi Linux konvensional (CentOS, Fedora dll), kami akan menggunakan OS CloudLinux. Sebagai server web, kami akan mengganti sumber daya Apache yang berat dengan LiteSpeed Web Server yang lebih ringan .Untuk menambah kecepatan dalam konfigurasi ini, kami akan membangun seluruh pengaturan pada penyimanan SSD atau Solid State Drive yang cepat.
Mari kita lihat mengapa perubahan ini akan meningkatkan kinerja lingkungan hosting LAMP tradisional.
Apa itu CloudLinux?
CloudLinux adalah Sistem Operasi berbasis Linux yang secara khusus dioptimalkan untuk shared hosting yang membangun lingkungan hosting stabil yang kokoh. CloudLinux adalah OS pertama yang didukung secara komersial untuk host web yang dirilis pada tahun 2010. Ini harus dimiliki oleh semua host web yang peduli dengan stabilitas dan keamanan Jika Anda host web bersama, CloudLinux adalah teman Anda.
Manfaat CloudLinux dibanding Distribusi Linux Tradisional
CloudLinux mengoptimalkan server Anda sedemikian rupa sehingga Anda akan mendapatkan lebih banyak resources dari setiap server. Dengan menggunakan CloudLinux, Anda dapat menetapkan batas untuk CPU, IO, dan Memori sehingga Anda bisa mendapatkan output maksimum dari setiap akun pada Server Hosting anda.
Ini menciptakan peluang peningkatan penjualan dengan menetapkan batasan pada basis per-paket yang dapat kembali meningkatkan laba per fisik server. CageFS adalah salah satu inovasi CloudLinux OS yang dibangun untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas. Oleh karena itu, alih-alih seluruh server yang penuh dengan pelanggan, CloudLinux akan tetap stabil dengan mengisolasi dampak ke penyewa yang menyimpang.
Memiliki CloudLinux di server Anda, Anda akan memiliki stabilitas server yang lebih baik sehingga lebih sedikit panggilan dukungan dan lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk melacak masalah tersebut. CloudLinux mengurangi biaya dukungan yang memungkinkan Anda untuk menawarkan layanan yang unggul dengan profitabilitas yang lebih tinggi. Pengguna CloudLinux melaporkan waktu kerja yang lebih tinggi, peningkatan yang signifikan dalam kepadatan (sekitar 5x), 4x penurunan jumlah reboot.
Menyebarkan CloudLinux memastikan bahwa server Anda tidak akan menjadi lambat atau tidak responsif karena pelanggan menggunakan sumber daya yang berlebihan. CloudLinux memungkinkan administrator untuk mengisolasi pengguna dari satu sama lain untuk menghindari “efek tetangga yang buruk”. Hal ini juga mencegah pengguna melihat file konfigurasi dan lainnya informasi pribadi. Administrator dapat membatasi sumber daya berikut untuk setiap pengguna:
CPU
Memory
IO
Number of processes
Number of concurrent Apache connections
MySQL CPU usage
MySQL read/write usage
Dengan CloudLinux, pelanggan Anda akan memiliki fleksibilitas untuk memilih versi PHP (5.2, 5.3, 5.4, 5.5, 7.0, 7.1, 7.2, dan 7.3) dan lebih dari 50 ekstensi PHP untuk dipilih. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan pengaturan php.ini dan untuk membatasi dan membatasi pengguna database MySQL. .
CloudLinux dapat digunakan pada server dengan CentOS (berfungsi seperti CentOS hanya lebih stabil.) Dan RHEL dan kompatibel dengan semua panel kontrol utama. Saat ini, CloudLinux sedang digunakan oleh lebih dari 2.000 perusahaan hosting di 20.000 server.
Manfaat LiteSpeed Daripada Apache Web Server
LiteSpeed adalah server web ringan yang memiliki kinerja tinggi, pengganti Apache yang mendukung semua kontrol panel hosting. LiteSpeed adalah server web komersial nomor 1 dan web server terpopuler ke-3 di Internet saat ini.
Mengganti server web Anda dengan LiteSpeed akan meningkatkan kinerja server Anda sambil menurunkan biaya, perangkat keras, dan dukungan teknis tentunya. Mari kita telusuri fitur-fitur LiteSpeed satu per satu.
Pengganti Apache yang Sangat Baik LiteSpeed Web Server adalah pengganti Apache yang sangat baik, kompatibel dengan semua fitur Apache yang dikenal, termasuk mod_rewrite, .htaccess, dan mod_security. Ia dapat menggantikan semua fungsi Apache, menyederhanakan penggunaan dan membuat transisi dari Apache menjadi lancar dan mudah. Beralih ke LiteSpeed dari Apache tidak tidak memerlukan keterampilan dukungan baru atau jam menyiapkan sistem baru.
Lebih Efisien, Stabil Dan Berperforma Tinggi Berkat arsitektur ramping yang digerakkan oleh event dari LiteSpeed, ia dapat melayani ribuan klien secara bersamaan dengan konsumsi memori minimal dan penggunaan CPU. LiteSpeed Web Server sangat dioptimalkan untuk menyajikan konten statis lebih cepat. Ini mengambil keuntungan dari syscalls kernel dan memaksimalkan kinerja PHP, dapat melayani lebih banyak pengguna, menangani lebih banyak lalu lintas, dan menetralisir serangan DDoS tanpa perangkat keras tambahan.
Mengurangi Beban Untuk situs web dengan lalu lintas tinggi, server web Apache adalah sumber daya dan dapat membebani server Anda. LiteSpeed memiliki arsitektur berbasis peristiwa yang menggunakan memori dan CPU jauh lebih sedikit daripada Apache. Hal ini memungkinkan server Anda untuk menangani koneksi yang jauh lebih cepat dan memastikan bahwa server Anda server tidak akan kelebihan beban.
Manfaat SSD Untuk Membangun Lingkungan Hosting Linux Yang Ideal
Solid-state drive (SSDs) adalah perangkat penyimpanan data yang menggunakan memori flash daripada perangkat keras yang berputar untuk memberikan akses cepat ke informasi.
Solid State Drive terdiri dari NAND flash yang dipasang pada papan sirkuit sedangkan Hard Drive terdiri dari berbagai bagian mekanik yang berputar sehingga rentan terhadap goncangan dan kerusakan.
Drive SSD memiliki kinerja 100 kali lebih besar, akses data yang hampir seketika, boot up yang lebih cepat, transfer file yang lebih cepat. HDD hanya dapat mengakses data lebih cepat semakin dekat dengan head read read, sementara semua bagian SSD dapat diakses sekaligus.
Drive SSD adalah upgrade penyimpanan hemat energi untuk server Anda, SSD membutuhkan daya yang sangat kecil untuk beroperasi yang menghasilkan output panas yang jauh lebih sedikit dari server.
Karena tidak ada komponen yang bergerak, SSD tidak bersuara dan tidak pernah mengganggu pengalaman komputasi Anda selama bermain game, tidak seperti mendesing drive hard disk.
Kesimpulan
Beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa dalam lingkungan hosting Linux tradisional, Apache adalah CPU hog dan MySQL adalah memory hog. Untuk mengatasi masalah ini, mayoritas administrator Linux menyarankan untuk mengganti Apache dengan LiteSpeed Web Server dan memilih CloudLinux OS daripada distribusi Linux lainnya. Digunakan dengan CloudLinux OS, Anda akan memiliki kontrol yang lebih baik atas MySQL, CPU. Memory dan I / O.
Singkatnya, mengingat ukuran dan volume situs web saat ini, lingkungan LAMP konvensional sekarang terlalu tua. Alih-alih terus menggunakan platform yang lebih lama, inilah saatnya untuk menyambut beberapa perubahan yang baik dalam lingkungan lama untuk mengatasi tren Internet saat ini.
Pertanyaan yang paling sering kita dapatkan adalah, apa itu WordPress Hosting? WordPress adalah Content Management System (CMS) yang paling banyak digunakan di dunia, memberi kemudahan pada pengguna situs mulai dari blogger pribadi hingga bisnis kecil dan bahkan perusahaan yang menjangkau seluruh dunia. WordPress adalah platform Open Sources gratis yang dapat digunakan baik oleh Web Developer berpengalaman dan pengguna baru tanpa pengalaman desain situs, sehingga dapat digunakan baik di lingkungan Web Hosting umum maupun yang didedikasikan khusus untuk platform ini – suatu bentuk hosting yang disebut mengelola WordPress Hosting.
Jika Anda kurang familiar tentang Nama Domain dan Web Hosting, silahkan lihat penjelasan kami tentang Apa itu Nama Domain & Web Hosting.
“Keamanan bukan tentang sistem aman dan sempurna. Hal seperti itu mungkin juga tidak praktis, atau tidak mungkin untuk ditemukan dan / atau mempertahankannya. Ini tentang mempekerjakan semua kontrol yang tepat dan tersedia untuk Anda, dalam alasan, yang memungkinkan Anda untuk memperbaiki postur tubuh Anda secara keseluruhan mengurangi kemungkinan membuat diri Anda menjadi sebuah target, kemudian di Hack oleh seseorang” – codex.wordpress.org