Pengetahuan Dasar
Panduan ini menjelaskan pengelolaan Cloud Storage Backup melalui Portal Pelanggan Herza. Nama menu pada modul dapat tetap tampil dalam bahasa Inggris.
1. Membuka layanan
- Login ke Portal Pelanggan menggunakan akun Anda.
- Buka Layanan / Services > Layanan Saya / My Services, lalu pilih layanan Cloud Storage Backup yang ingin dikelola.
- Buka bagian Kelola / Manage. Pada Account Information, periksa lokasi, kuota, penggunaan storage, server, dan username. Gunakan informasi milik layanan tersebut; setiap layanan dapat memiliki server dan konfigurasi berbeda.
Services: pilih protokol yang diperlukan. Active berarti aktif; Off berarti nonaktif. Klik gambar untuk memperbesar. Data pada screenshot adalah contoh.2. Mengatur IP yang diizinkan
- Buka tab IP Control.
- Masukkan IP publik sumber dari komputer atau server yang akan mengakses storage. Jika menggunakan NAT, gunakan IP publik keluar, bukan IP lokal seperti 192.168.x.x.
- Klik Add IP. Masukkan setiap alamat IPv4 atau IPv6 secara terpisah.
- Pastikan IP muncul dalam daftar. Untuk menghapusnya, klik Remove pada baris IP tersebut.
Pada akun dengan whitelist bersama, tambahkan IP sebelum mengaktifkan protokol. Akun lama dapat mempertahankan aturan terpisah per protokol atau aturan yang dikelola oleh support. Ikuti keterangan pada layanan Anda; jika kontrol tidak tersedia, hubungi support untuk perubahan.
IP Control: masukkan IP publik sumber lalu klik Add IP. Tombol Remove berada di baris IP terkait. Klik gambar untuk memperbesar. Data pada screenshot adalah contoh.3. Mengaktifkan atau menonaktifkan protokol
Buka tab Services. Klik Enable atau Disable pada baris protokol yang diperlukan, lalu periksa status hasilnya.
| Protokol | Kegunaan |
|---|---|
| SSH / SFTP | Transfer file melalui SFTP. Akses shell interaktif hanya berlaku pada akun yang memang menyediakan SSH full shell. |
| FTP | Transfer file menggunakan klien FTP. Gunakan FTPS jika tersedia pada layanan Anda. |
| NFS | Mount filesystem pada server Linux atau sistem yang mendukung NFS. |
| CIFS / SMB | Akses file share melalui SMB, misalnya dari Windows. |
| iSCSI | Akses block storage melalui iSCSI initiator. Konfigurasi ini berbeda dari NFS atau SMB. |
Active berarti protokol aktif; Off berarti nonaktif. Pending atau Unavailable menunjukkan protokol belum tersedia untuk akun tersebut. Jika muncul pemberitahuan perubahan belum terverifikasi, baca pesannya dan gunakan Retry access change jika ditawarkan, atau hubungi support.
Menonaktifkan protokol menutup akses melalui protokol tersebut. Ini bukan tindakan menghapus data. Lepaskan mount atau hentikan pekerjaan transfer sebelum menonaktifkannya.
4. Melihat informasi koneksi
Klik Access Details pada tab Services untuk melihat Server IP, port, username, serta detail yang tersedia sesuai protokol aktif. Untuk NFS, gunakan path export yang diberikan untuk layanan Anda; apabila tidak jelas, minta konfirmasi support sebelum mounting. Jangan memakai IP, port, atau path dari contoh layanan lain.
Tombol Show password menampilkan kredensial bila tersedia. Pada akun SSH full shell lama, autentikasi dapat menggunakan SSH key yang sudah ada. Jangan membagikan password, SSH private key, atau CHAP secret.
Access Details: lihat alamat server dan port. Password tetap disembunyikan. Konfirmasikan path export NFS sesuai layanan Anda. Klik gambar untuk memperbesar. Data pada screenshot adalah contoh.5. Snapshot
Tab Snapshots menampilkan snapshot dan batas yang berlaku pada akun. Gunakan Create snapshot jika tersedia. Tindakan Restore atau Delete hanya tersedia untuk snapshot yang dapat dikelola oleh modul.
Restore mengganti isi saat ini dengan keadaan snapshot. Hentikan aktivitas aplikasi dan lepaskan mount terlebih dahulu. Modul dapat mewajibkan semua protokol dinonaktifkan sebelum restore. Delete menghapus snapshot yang dipilih. Snapshot NAS yang ditandai read only tidak dapat dikelola melalui tombol tersebut.
Snapshots: periksa batas akun, lalu gunakan Create snapshot jika tersedia. Klik gambar untuk memperbesar. Data pada screenshot adalah contoh.6. Dokumentasi dan bantuan
Tab Dokumentasi / Documentation di sebelah Opsi Tambahan / Additional Options membuka kategori panduan Cloud Storage Backup. Untuk mounting Linux, ikuti panduan mounting NFS di Linux.
Saat meminta bantuan, sertakan ID layanan, protokol, IP sumber, waktu kejadian, dan pesan kesalahan. Jangan menyertakan password atau private key.
- Backup
- 6 Users Found This Useful
