Apa itu Uptime? Yuk Cari Tahu di sini!

Apa itu Uptime? – Sebagai pemilik bisnis online yang sangat bergantung pada website, tentunya Anda ingin website selalu aktif dan jarang mengalami downtime.

Karena ketika website down, akan berakibat pada kerugian bisnis yang Anda jalani, pengunjung akan kesal karena website tidak dapat diakses dan akhirnya akan mengalami kerugian dengan kehilangan pendapatan. Salah satu indicator website yang baik adalah Uptime yang tinggi. Uptime sendiri singkatnya adalah ukuran keandalan sistem, yang dinyatakan sebagai persentase waktu.

Untuk itu, sebelum Anda memilih layanan hosting, pastikan Anda memilih provider hosting yang memiiliki uptime tinggi.

Uptime merupakana salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam bisnis karena berhubungan langsung dengan ketersediaan dan aksesibilitas situs web Anda.

Lalu, apa itu uptime? Mengapa uptime dianggap penting untuk bisnis?

Untuk menapatkan jawabannya, silahkan simak artikel di bawah ini sampai dengan selesai!

Apa Itu Uptime?

Apa itu Uptime?

Uptime adalah metrik yang digunakan untuk mengukur keandalan suatu server web dan mengacu pada jumlah waktu di mana server tersebut aktif dan dapat diakses oleh pengguna.

Angka persentase uptime mencerminkan seberapa lama server beroperasi secara online dalam suatu periode tertentu.

Semakin tinggi angka persentasenya, semakin sedikit waktu server mengalami gangguan atau downtime.

Meskipun uptime 100% ideal, namun sangat jarang tercapai karena setiap server web dapat mengalami masalah teknis atau pemeliharaan yang menyebabkan downtime.

Karena itu, industri hosting umumnya menetapkan target uptime sebesar 99,999% sebagai standar tinggi.

Dengan memilih provider hosting yang menawarkan uptime sebesar 99,999%, Anda dapat mengharapkan server web Anda untuk beroperasi dengan sangat baik, dengan kemungkinan downtime yang sangat minim.

Namun, penting untuk diingat bahwa bahkan dengan tingkat uptime yang tinggi, ada kemungkinan kecil terjadinya downtime yang tidak dapat dihindari.

Baca juga: Apa itu Downtime? Yuk Kenali Penyebabnya!

Alasan Uptime Itu Penting

Alasan Uptime itu Penting!

Uptime sangat penting karena berhubungan langsung dengan ketersediaan dan aksesibilitas situs web Anda.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa uptime menjadi faktor penting dalam pengelolaan sebuah website:

  1. Ketersediaan untuk pengguna

    Uptime yang tinggi memastikan bahwa website Anda dapat diakses oleh pengguna kapan pun mereka membutuhkannya.

    Dengan tingkat uptime yang baik, pengguna dapat mengunjungi situs Anda tanpa hambatan, memperoleh informasi yang mereka cari, berinteraksi dengan layanan, dan melakukan transaksi online.

  2. Reputasi dan kepercayaan

    Downtime yang sering atau berkepanjangan dapat merusak reputasi bisnis Anda dan mengurangi kepercayaan pengguna.

    Jika pengguna sering mengalami kesulitan dalam mengakses situs web Anda, mereka mungkin akan mencari alternatif lain yang lebih andal.

    Uptime yang tinggi membantu membangun kepercayaan pengguna terhadap situs Anda dan dapat meningkatkan citra dan reputasi bisnis.

  3. Dampak pada pendapatan

    Jika bisnis Anda tergantung pada transaksi online atau iklan, downtime dapat berdampak negatif pada pendapatan.

    Saat situs Anda tidak dapat diakses, pelanggan potensial tidak dapat melakukan pembelian atau melihat konten yang berpotensi menghasilkan pendapatan.

    Dalam jangka panjang, downtime yang berulang dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan.

  4. SEO dan peringkat mesin pencari

    Mesin pencari seperti Google mempertimbangkan faktor-faktor ketersediaan dan keandalan situs web saat menentukan peringkat dalam hasil pencarian.

    Jika situs Anda sering mengalami downtime, ini dapat mempengaruhi peringkat SEO Anda dan mengurangi kemungkinan muncul di halaman pertama hasil pencarian.

  5. Dampak pada pengalaman pengguna

    Downtime dapat mengganggu pengalaman pengguna dan menyebabkan frustrasi.

    Pengguna mungkin kehilangan data yang telah mereka masukkan, terganggu dalam proses transaksi, atau merasa tidak dihargai sebagai pelanggan.

    Uptime yang tinggi membantu menjaga pengalaman pengguna yang baik, meningkatkan kepuasan pelanggan, dan mempromosikan retensi pelanggan.

    Dalam rangka menjaga situs web Anda tetap berjalan dan mengoptimalkan pengalaman pengguna, penting untuk memperhatikan uptime server dan memilih penyedia hosting yang dapat memberikan tingkat uptime yang tinggi.

          Cara Menghitung Persentase Uptime

          Uptime menjadi salah satu faktor penting yang harus Anda pertimbangkan saat memilih layanan hosting.

          Untuk itu, Anda perlu mengetahui tatacara menghitung persentase uptime server yang akan Anda gunakan.

          Sebenarnya cara menghitung persentase uptime dapat dilakukan dengan cara membagi total waktu yang tersedia dengan waktu aktif website.

          Contoh: website telah aktif selama satu tahun dan mengalami downtime selama 32 jam dalam setahun tersebut.

          Untuk mengetahui persentase uptime server, Anda bisa menghitungnya dengan cara berikut ini:

          365 hari X 24 jam = 8.760 jam aktif

          8.760 jam aktif – 32 jam tidak aktif = 8.728 jam tersedia

          8.728 jam tersedia ÷ 8.760 jam aktif = 99,6347% uptime

          Contoh lain yang bisa Anda gunakan dalam menghitung uptime setiap bulannya. Misalkan dalam satu bulan terjadi downtime Selama 3 jam, maka perhitungan uptime dapat dilakukan dengan cara berikut ini:

          30 hari X 24 jam = 720 jam aktif

          720 jam aktif – 3 jam tidak aktif = 717 jam tersedia

          717 jam tersedia ÷ 720 jam aktif = 99,5833% uptime

          Beberapa Tools Gratis untuk mengecek Uptime Website

          Uptimerobot

          Uptimerobot adalah salah satu tools untuk melakukan pengecekan uptime secara gratis, mereka melakukan pengecekan selama 5 menit jangka waktu, sehingga dalam rentang waktu tersebut Anda akan menerima informasi atau notifikasi melalui email, sms ataupun telegram.

          Dan kelebihan Uptimerobot adalah uptime monitor dapat ditampilkan ke umum, sehingga orang dapat melihat langsung tingkat uptime website Anda.

          HetrixTools

          Jika Anda mencari alternatif selain Uptimerobot, Hetrixtools adalah salah satu jawaban yang paling tepat, karena Hetrix dapat melakukan pengecekan yang lebih banyak darn variative servernya dibandingkan Uptimerobot.

          Namun dari fitur sendiri Hetrixtools lebih kaya, tapi beberapa fitur Anda dapat nikmati jika menggunakan Premium Packaged mereka.

          Kesimpulan

          Sampai sini sudah paham bukan apa itu Uptime? Uptime merupakan metrik penting dalam menentukan keandalan server web. Ini mengacu pada waktu di mana server aktif dan dapat diakses oleh pengguna.

          Uptime diukur dalam bentuk persentase, di mana angka yang lebih tinggi menunjukkan keandalan yang lebih baik.

          Meskipun uptime 100% sangat sulit dicapai, industri hosting umumnya menetapkan target uptime sekitar 99,999% sebagai standar tinggi.

          Ini mengakui bahwa setiap situs web mungkin mengalami beberapa periode downtime yang direncanakan atau tidak terduga.

          Uptime memiliki dampak penting pada ketersediaan situs web, reputasi bisnis, pendapatan, peringkat SEO, dan pengalaman pengguna.

          Dengan uptime yang tinggi, pengguna dapat mengakses situs web tanpa hambatan, bisnis dapat mempertahankan citra yang baik, pendapatan dapat dipertahankan, peringkat SEO dapat ditingkatkan, dan pengalaman pengguna dapat ditingkatkan.

          Dalam memilih penyedia hosting, penting untuk mempertimbangkan tingkat uptime yang ditawarkan.

          Uptime Herza Cloud

          Herza Cloud sendiri memberikan jaminan konektivitas internet pada server hosting sebesar 99,5% uptime per bulan di luar downtime akibat maintenance yang sebelumnya telah di umumkan melalui portal Pelanggan https://clients.herza.id.  

          Silahkan cek kecepatan jaringan kami melalui Aplikasi SpeedTest.

          Untuk server yang berlokasi di Singapore, pelanggan mendapatkan jaminan redundancy link ke berbagai backbone internasional.

          Sedangkan untuk server yang berlokasi di Indonesia, pelanggan mendapatkan jaminan konektivitas internasional dan konektivitas langsung ke local exchange seperti IIX, OIXP, NCIX, JKT-IX, BIX, CDIX, BatamIX, CXC, dan DCI-IX.

          Kegagalan terhadap penyediaan konektivitas internet oleh Herza Cloud pada server hosting akibat gangguan jaringan dapat diklaim apabila berlangsung melebihi batas 0,5%  dalam satu bulan dan terjadi dalam satu waktu, tidak termasuk akumulasi dari gangguan yang terjadi dibawah 0.5%.

          Berikut ini beberapa garansi umum dalam industri saat ini dan jumlah aktual downtime per bulan yang diakibatkan:

          • 99,5% uptime = 216 menit downtime dalam sebulan

          • 99,8% uptime = 86,4 menit downtime dalam sebulan

          • 99,9% uptime = 43,2 menit downtime dalam sebulan

          • 99,99% uptime = 4,32 menit downtime dalam sebulan

          • 99,999% uptime = 0,432 menit (26 detik) dalam sebulan

          Herza Cloud juga memberikan jaminan uptime server sebesar 99.5% uptime perbulan di luar downtime akibat maintenance yang sebelumnya telah di umumkan melalui https://clients.herza.id.

          Untuk menjaga performance server, kami melakukan maintenance rutin pada hari Sabtu / Minggu malam dan Senin dini hari.

          Selama maintenance, ada kemungkinan server akan direboot tanpa notifikasi sebelumnya melalui website.

          Jika Anda membutuhkan hosting yang murah dan  memiliki uptime yang baik, kami rekomendasikan untuk menggunakan web hosting murah dari Herza Cloud.

          Karena seluruh jaringan Server dari Herza Cloud adalah 100% CLOUD ENVIRONMENT yang menjamin konektivitas dan kecepatan loading website Anda.

          Untuk info lebih lanjut terkait layanan hosting silahkan Hubungi Kami.