Macam-macam Status Domain, Kenali Kode Status dan Artinya!

Macam-Macam Status Domain

Macam-Macam Status Domain – Domain adalah alamat website yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah situs web di internet.

Fungsinya sangat penting, yaitu memudahkan para pengguna internet dalam mengakses sebuah situs web tanpa perlu mengingat alamat IP yang rumit.

Alamat IP adalah serangkaian angka yang sulit diingat oleh manusia, dan itulah mengapa domain hadir sebagai pengganti yang lebih user-friendly.

Selain kepraktisan ini, penggunaan nama domain juga memiliki peran kunci dalam proses branding dan promosi bisnis.

Sebuah nama domain yang relevan dengan bisnis Anda dapat memberikan kesan profesional dan membantu pengunjung mengingat dan mengidentifikasi bisnis Anda dengan mudah.

Bagi Anda yang ingin mengembangkan perusahaan atau bisnis dengan identitas online yang kuat, kami merekomendasikan untuk membeli domain murah di Herza Cloud.

Dengan begitu, Anda dapat memiliki kontrol penuh atas nama domain yang mewakili bisnis Anda.

Namun sebelum Anda memutuskan untuk membeli domain, sangat penting untuk membiasakan diri dengan langkah-langkah pengecekan status domain yang akan Anda beli.

Pertanyaan yang perlu dijawab adalah apakah domain tersebut masih tersedia untuk pesan, atau apakah telah dipesan oleh orang lain.

Untuk itu Anda perlu mengetahui macam-macam status domain, karena status domain memberikan informasi tentang kondisi terkini dari domain tersebut.

Baca juga: Apa itu Domain? Pengertian, Fungsi serta Jenisnya

Mengenal Macam-Macam Status Domain

Macam-macam Status Domain
Macam-macam Status Domain

Berikut untuk penjelasan mengenai macam-macam status domain yang umum terjadi, diantaranya:

  • Release/Available/Active

Istilah “Release” merujuk pada pembebasan atau pelepasan domain yang sebelumnya telah didaftarkan.

Hal ini terjadi ketika suatu domain telah kadaluarsa dan tidak diperpanjang oleh pemilik sebelumnya, dan sudah melewati periode penebusan yang ditentukan.

Setelah melewati periode ini, domain tersebut dapat dirilis kembali dan menjadi tersedia untuk pendaftaran oleh siapa pun yang tertarik.

Status “Available” mengindikasikan bahwa sebuah domain saat ini belum didaftarkan oleh siapa pun dan dapat dibeli oleh calon pemilik baru.

Jika status domain adalah “Available,” Anda memiliki kesempatan untuk mendaftar atau membeli domain tersebut melalui registrar domain yang berwenang.

Lebih lanjut, status “Active” menunjukkan bahwa domain telah berhasil didaftarkan dan saat ini berfungsi dengan baik.

Domain ini telah dihubungkan dengan pengaturan DNS yang tepat, sehingga dapat diakses melalui alamat web dan juga digunakan untuk alamat email yang terkait.

Dengan domain yang aktif, para pengunjung dapat mengakses situs web yang terhubung dengan domain tersebut.

Baca juga: Cara Setting DNS Record di Cloudflare

  • Pending

Jika Anda telah memilih sebuah nama domain dan memulai proses pemesanan, status “Pending” akan muncul ketika Anda belum menyelesaikan pembayaran.

Ini berarti domain tersebut masih menunggu konfirmasi pembayaran sebelum dapat diaktifkan.

Setelah Anda menyelesaikan pembayaran, domain biasanya akan segera aktif, asalkan tidak ada masalah lain yang perlu diselesaikan.

Namun, penting untuk memastikan bahwa semua langkah pemesanan telah selesai dengan benar.

Beberapa ekstensi domain seperti co.id, sch.id, or.id, ac.id, dan lainnya, memiliki persyaratan berkas dokumen tertentu yang perlu diunggah untuk melakukan verifikasi kepemilikan dan kelayakan pendaftar.

Anda harus memenuhi persyaratan ini sesuai dengan petunjuk dari registrar atau badan yang mengelola ekstensi domain tersebut.

Jika Anda mengalami kendala selama proses pemesanan, pembayaran, atau pengumpulan berkas dokumen, Anda tidak perlu khawatir.

Anda dapat meminta bantuan dari tim layanan pelanggan (customer service) di registrar domain tempat Anda melakukan pemesanan.

Mereka biasanya siap untuk membantu menyelesaikan masalah atau memberikan panduan lebih lanjut terkait proses pembelian domain.

Baca juga: Apa Itu Esktensi Domain? Macam & Tips Memilihnya!

  • Pending Transfer

Proses transfer domain terjadi ketika Anda ingin memindahkan kepemilikan dan pengelolaan sebuah domain dari registrar atau perusahaan domain yang lama ke registrar yang baru.

Waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan proses transfer domain dapat bervariasi tergantung pada kebijakan masing-masing penyedia hosting domain.

Saat Anda melakukan transfer domain, sangat penting untuk memastikan bahwa proses transfer tidak berbarengan dengan transfer hosting.

Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi masalah downtime, di mana situs web Anda tidak dapat diakses oleh pengunjung, yang mungkin terjadi selama proses transfer sedang berlangsung.

Untuk memastikan proses transfer domain berjalan lancar, ada beberapa syarat penting yang perlu diperhatikan:

  1. Pastikan Anda memiliki kode EPP (Authorization Code) dari registrar domain yang lama.

    Kode ini diperlukan untuk memvalidasi permintaan transfer domain.

  2. Pastikan bahwa domain yang akan di-transfer sudah berusia lebih dari 60 hari sejak pertama kali dibeli.

    Beberapa penyedia mungkin menerapkan kebijakan ini untuk mencegah transfer yang tidak sah.

  3. Pastikan bahwa fitur WHOIS Protection atau perlindungan privasi pada registrar domain lama telah dinonaktifkan.

    Hal ini akan memudahkan proses verifikasi kepemilikan domain saat dilakukan transfer.

    Pastikan bahwa status domain dalam kondisi “unlocked” atau tidak terkunci. Status ini perlu diatur agar memungkinkan proses transfer ke registrar baru.

Dengan mengetahui langkah-langkah dan persyaratan ini, Anda dapat meningkatkan peluang agar proses transfer domain berjalan lancar tanpa hambatan.

  • Active

Setelah Anda berhasil menyelesaikan proses pembayaran dan melengkapi berkas yang diperlukan (jika ada), status domain Anda akan secara otomatis berubah menjadi “active.”

Status “active” ini mengindikasikan bahwa domain Anda telah siap untuk diakses dan digunakan.

Namun, penting untuk diingat bahwa status “active” sebenarnya hanya menunjukkan bahwa domain tersebut telah diaktifkan dan dapat diarahkan ke server hosting atau website tertentu.

Walaupun domain sudah dalam status aktif, halaman atau konten di dalam website mungkin masih kosong jika Anda belum menginstal platform seperti WordPress atau belum mengunggah konten website yang sesuai.

Setelah domain aktif, tahap berikutnya yang perlu Anda lakukan adalah menghubungkan domain tersebut ke server hosting yang Anda gunakan.

Selanjutnya, Anda bisa menginstal platform sepertiWordPress atau mengunggah konten yang sesuai untuk website Anda.

Saat ini, meskipun pengunjung dapat mengakses domain Anda, mereka mungkin hanya akan melihat tampilan default atau halaman kosong.

Namun, dengan mengisi konten yang relevan dan menarik, website Anda akan menjadi lebih menarik bagi pengunjung.

Proses ini merupakan tahap penting dalam membangun dan mengelola website.

Setelah Anda berhasil menginstal platform dan memasukkan konten yang sesuai, website Anda akan siap untuk dikunjungi dan dinikmati oleh pengunjung dengan konten yang telah Anda siapkan.

  • Registered

Saat suatu domain memiliki status “Registered,” itu berarti domain tersebut sudah dimiliki oleh individu atau entitas lain, sehingga Anda tidak bisa langsung membelinya melalui registrar.

Namun, jika Anda tertarik memiliki domain yang sudah terdaftar oleh orang lain, ada kemungkinan Anda dapat bernegosiasi dengan pemiliknya untuk membeli domain tersebut.

Jika pemilik domain saat ini tidak berminat untuk menjualnya, Anda bisa mengawasi status domain tersebut.

Jika domain tersebut sampai kadaluarsa dan pemiliknya tidak memperpanjangnya, domain tersebut akan masuk ke dalam proses penebusan dan kemudian bisa menjadi tersedia kembali untuk umum.

  • Expired

Ketika sebuah domain mencapai status “Expired,” ini mengindikasikan bahwa masa berlaku registrasi domain tersebut telah berakhir karena pemilik domain tidak memperpanjang registrasinya sebelum tanggal kadaluarsa.

Ketika suatu domain berada dalam status “Expired,” beberapa hal yang bisa terjadi meliputi:

  1. Downtime Situs: Jika situs web terhubung dengan domain tersebut, kemungkinan situs web tidak dapat diakses oleh pengunjung, mengakibatkan ketidaktersediaan situs.

  2. Pemulihan: Biasanya, terdapat periode grace setelah tanggal kadaluarsa di mana pemilik domain masih dapat memperpanjang registrasi tanpa biaya tambahan. Ini memberi kesempatan tambahan untuk memulihkan domain.

  3. Redemption Period: Setelah periode grace, domain akan memasuki status “Redemption Period.” Pada fase ini, pemilik masih dapat memulihkan domain, namun biasanya dengan biaya pemulihan yang lebih tinggi.

  4. Pending Delete: Jika domain tidak pulih selama periode penebusan, maka domain akan masuk ke status “Pending Delete.”

Penting untuk diingat bahwa jika Anda berniat untuk terus menggunakan atau mempertahankan domain, sangat penting untuk memperpanjang registrasi domain sebelum atau selama periode grace period untuk menghindari risiko kehilangan domain tersebut.

Jika suatu domain telah mencapai status “Pending Delete,” besar kemungkinan Anda tidak akan bisa mendapatkannya kembali dan harus menunggu hingga domain tersebut diumumkan kembali untuk pendaftaran umum.

  • Renewal Grace Period

Renewal Grace Period adalah periode tambahan yang diberikan setelah tanggal kadaluarsa, di mana pemilik domain masih memiliki kesempatan untuk memperpanjang registrasi domain dengan biaya normal, tanpa harus membayar biaya pemulihan yang lebih tinggi.

Periode tambahan ini biasanya berlangsung selama beberapa minggu setelah tanggal kadaluarsa domain, umumnya sekitar 30 hari, walaupun durasinya bisa berbeda-beda tergantung pada registrar yang digunakan.

Selama Renewal Grace Period, pemilik domain masih diperbolehkan untuk memperpanjang domain dengan biaya yang sama seperti biaya norma.

Selama periode ini, beberapa registrar mungkin akan menampilkan tampilan parkir di atas domain yang telah kadaluarsa.

Tampilan ini bisa mencakup iklan atau informasi terkait lainnya.

Namun, setelah Renewal Grace Period berakhir, domain dapat memasuki periode Redemption Period dengan biaya pemulihan yang lebih tinggi.

  • Redemption Grace Period

Redemption Grace Period merupakan periode yang terjadi setelah berakhirnya Renewal Grace Period, di mana domain masih memiliki peluang untuk dipulihkan, namun dengan biaya pemulihan yang jauh lebih tinggi.

Periode ini berlangsung selama beberapa minggu, biasanya sekitar 30 hari, setelah Renewal Grace Period berakhir.

Saat berada dalam Redemption Grace Period, status domain akan berubah menjadi “Redemption Period.”

Pada saat ini, domain telah dihapus oleh registrar dan tidak lagi dapat diakses atau diarahkan ke halaman parkir.

Jika pemilik domain berkeinginan untuk memulihkan domain, mereka harus membayar biaya pemulihan yang signifikan, melebihi biaya perpanjangan normal.

Biaya ini dapat mencapai hingga 10 kali lipat dari biaya perpanjangan biasa.

Sangat penting untuk bertindak dengan cepat jika Anda ingin memulihkan domain selama Redemption Grace Period.

Jika Anda melewatkan periode ini, domain dapat beralih ke status “Pending Delete” dan akan kembali tersedia untuk pendaftaran oleh publik.

  • Pending delete

Setelah periode Redemption Grace Period berakhir, dan jika pemilik domain tidak memutuskan untuk memulihkan domain, domain akan masuk ke status “Pending Delete.”

Pada tahap ini, domain sudah dihapus oleh registrar dan dalam persiapan untuk dilepaskan kembali ke umum.

Domain akan berada dalam status “Pending Delete” selama sekitar 5 hari. Pada hari ke-7, domain akan dapat didaftarkan ulang oleh siapa pun dengan harga normal.

Jika Anda ingin mendapatkan domain yang sudah masuk status “Pending Delete,” pastikan Anda memantau waktu dengan baik dan bersiap untuk bertindak cepat pada saat domain tersedia kembali untuk pendaftaran.

Layanan Domain Herza Cloud

Sampai pada tahap ini, Anda sekarang telah memahami macam-macam status domain yang sering muncul.

Jika Anda sudah memiliki satu atau lebih domain, penting untuk menjaga agar domain Anda tidak sampai kedaluwarsa.

Bagi Anda yang belum memiliki domain dan tertarik untuk menciptakan nama domain yang unik, jangan ragu untuk menghubungi Herza Cloud.

Kami menyediakan layanan nama domain dengan harga yang sangat terjangkau. Dengan mulai dari Rp 15.000 saja, Anda sudah dapat memiliki nama domain yang profesional untuk bisnis Anda.

Anda juga bisa memilih dari berbagai macam ekstensi domain yang kami sediakan, seperti .com, .net, .org, .id, .xyz, .top, .space, .site, dan masih banyak lainnya.

Oleh karena itu, mari segera berlangganan di Herza Cloud, terutama karena saat ini tengah ada promo domain murah dan penawaran sale yang menarik.

Jangan lewatkan kesempatan ini… Ayok, segera dapatkan promonya sekarang dan hubungi kami di sini!