Perbedaan Colocation dan Cloud Server

Setiap perusahaan atau instansi biasanya menyimpan data dalam sebuah layanan server, baik layanan colocation server maupun cloud hosting. Tapi apakah Anda tahu perbedaan colocation dan cloud hosting?

Sebagaimana yang kita ketahui colocation dan cloud hosting memiliki fungsi yang hampir sama. Namun bukan berarti tidak ada perbedaan diantara keduanya.

Dari aksesibilitas, Colocation server memberikan keamanan dan uptime yang tinggi. Sedangkan dari harga, cloud hosting lebih murah.

Tapi pada kenyataanya, masih banyak perusahaan yang ragu akan keamanan sistem komputasi awan pada era Internet of Things (IoT).

Sebelum memutuskan layanan mana yang ingin digunakan, alangkah baiknya Anda mengetahui lebih dalam perbedaan colocation dan cloud hosting itu sendiri.

Dalam artikel ini kita akan bahas perbedaan colocation dan cloud hosting, serta mana yang lebih baik di antara keduanya? Let’s get started!

colocation server

Pengertian Colocation

Colocation adalah layanan fasilitas datacenter dimana sebuah perusahaan atau instansi dapat menyewa ruang untuk server dan perangkat keras komputer lainnya.

Dengan kata lain, colocation adalah jasa tempat yang digunakan untuk penitipan dan penyimpanan server dengan berbagai macam data center.

Penyimpanan pada colocation dilakukan dengan menggunakan infrastruktur dan keamanan tinggi serta memerlukan arus listrik, akses internet yang stabil, UPS (Uninterruptible Power Supply), flooring dan lain sebagainya yang disusun menggunakan rak khusus untuk colocation server.

Herza.ID menyediakan layanan Colocation Server Murah dengan fasilitas rack, pendinginan, listrik, bandwidth, dan keamanan fisik, sementara pelanggan menyediakan servernya.

Layanan Colocation Server dibagi menjadi dua bagian. Yaitu layanan Unmanaged Colocation dan Managed Colocation. Untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel kami tentang Apa itu Colocation Server?.

Kelebihan dan Kekurangan Colocation

Sebelum memilih layanan colocation server, ada beberapa kelebihan dan kekurangan colocation yang harus Anda ketahui, agar Anda dapat mempertimbangkan layanan colocation sebelum menggunakannya.

Kelebihan Colocation

Beberapa kelebihan colocation yang memungkinkan untuk Anda dapatkan jika menggunakan layanan ini, diantaranya:

  1. Skalabilitas

    Seiring berkembangnya website perusahaan yang terus meningkat, menyebabkan Anda membutuhkan sistem dan fasilitas yang memadai.

    Penggunaan colocation memungkinkan Anda untuk meningkatkan fasilitas dan infrastruktur server yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

  2. Efisiensi

    Layanan colocation bisa membantu Anda untuk menghemat biaya dan tenaga.

    Anda tidak perlu membeli fasilitas atau sistem seperti rak, pendingin, fire detector, hingga tim pengelola server, karena biasanya penyedia layanan telah menyediakannya.

  3. Reliabilitas

    Colocation memiliki performa yang sangat tinggi, karena server ini didukung dengan teknologi yang memadai.

    Layanan server ini didukung dengan generator, cadangan baterai, hingga stabilizer, yang memungkinkan dapat terhindari dari risiko masalah arus listrik.

  4. Performa

    Server ini menawarkan kecepatan, up-time, dan performa yang sangat tinggi. Selain itu, ia juga memiliki level bandwidth yang besar untuk menunjang semua kebutuhan server.

  5. Keamanan

    Layanan colocation merupakan layanan high security yang memiliki keamanan fisik dan digital yang sangat terjamin. Server Anda akan di jaga selama 24/7 oleh penyedia layanan.

    Oleh karena itu, Anda tidak perlu khawatir terhadap berbagai jenis serangan virus pencurian data, dan ancaman-ancaman lainnya.

  6. Fasilitas

    Layanan data center ini dilengkapi dengan fasilitas yang ideal seperti climate control system dan cooling untuk mengontrol kondisi lingkungan server Anda.

    Selain itu, ia juga dilengkapi dengan sistem pendeteksi kebakaran, pemadam dan CCTV untuk menjamin tingkat proteksi yang tinggi.

Kekurangan Colocation

Selain kelebihan colocation server, Anda juga perlu mengetahui kekurangan-kekurangan yang ada dalam layanan server ini. Kekurangan tersebut diantaranya:

  1. Kontrol

    Penyedia layanan colocation server biasanya memiliki aturan dan ketentuan tertentu yang harus Anda ikuti, seperti jadwal kunjungan.

    Anda tidak dapat selalu mengontrol dan mengujungi server Anda setiap saat, Ada batas waktu tertentu untuk Anda mengakses server.

  2. Akses

    Biasanya penyedia layanan hanya berada di daerah tertentu saja, seperti di kota-kota besar.

    Jika Anda berada di luar lokasi yang berbeda, Anda harus mengujungi penyedia layanan data center tersebut dan mengorbankan waktu produktif Anda.

Cara Kerja Colocation

Ketika Anda menggunakan VPS Server atau dedicated sever, biasanya Anda tinggal pilih paket dan bayar biaya bulanan.

Namun untuk colocation server sendiri, apakah cara kerjanya sama dengan VPS server atau sama saja? Anda penasaran? Yuk kita bahas cara kerja colocation server.

  • Memiliki Server Fisik

    Langkah pertama, pastikan Anda memiliki server fisik baik yang dikelola secara priadi, maupun oleh pihak yang berpengalaman.

    Colocation server menjadi solusi untuk Anda yang tidak bisa mengelola server sendiri.

    Namun jika Anda belum memiliki server, Anda bisa membelinya terlebih dahulu. Pastikan RAM, prosesor, dan disk space sesuai dengan kebutuhan pemakaian Anda.

  • Menetukan Penyedia Layanan Colocation Server

    Tidak semua provider hosting menyediakan layanan colocation server, hanya ada beberapa perusahaan di Indonesia yang menyediakan layanan server tersebut.

    Salah satu perusahaan yang menyediakan layanan colocation server adalah Herza Digital Indonesia.

    Kami menyediakan layanan menyediakan Layanan Colocation Server 1U hingga 4U Server Rackmount, Tower Server dan juga Layanan Rack Colocation.

    Kemudian untuk biayanya sendiri, tergantung dari spesifikasi yang kami tawarkan. Berikut daftar sewa colocation server dari Herza.ID.

  • Membawa Server Fisik ke Data Center

    Setelah menemukan provider layanan colocation server, bawa server fisik ke data center.

    Namun sebelum Anda membawa server fisik ke provider layanan, pastikan server dalam keadaan baik tanpa ada kendala apapun.

    Kemudian koordinasikan dengan provider layanan colocation server kira-kira komponen apa aja yang perlu dibawa ke data center.

  • Setting Colocation Server

    Setelah Anda membawa server fisik ke data center. Langkah selanjutnya ada setting colocation server oleh tim teknisi dari Herza.ID.

    Namun perlu diingat bahwa biaya setting tidak termasuk dengan biaya bulanan. Jadi Anda harus menyiapkan biaya lebih untuk membayar jasa setting colocation server.

  • Bayar Biaya Tagihan

    Setelah semuanya selesai dilakukan, saatnya Anda membayar biaya bulanan untuk memulai berlangganan colocation server.
    Besar kecilnya biaya yang keluar, disesuaikan dengan paket berlangganan yang Anda pilih.

Pengertian Cloud Server

Cloud server merupakan ruang penyimpanan yang memiliki beberapa server yang dihubungkan dengan jaringan internet serta menggunakan teknologi Cloud Computing.

Metode ini digunakan untuk menyimpan database, software, server untuk website perusahaan dan keperluan lainnya. 

Server ini memiliki sumber daya yang berasal dari gabungan beberapa server yang berjalan secara bersamaan dan biasa dikenal dengan istilah cluster.

Cloud server menyambungkan server satu dengan yang lainnya untuk mendistribusikan tugas, sehingga proses penyimpanan data dapat terbagi rata tanpa harus membebani satu server saja. 

Perlu Anda ketahui, metode penyimpanan ini cocok digunakan oleh perusahaan kecil yang baru merintis, karena biaya yang digunakan cukup murah.

Selain itu, pengembangan sistem cloud dapat dilakukan oleh siapapun dan kapanpun, serta dapat digunakan langsung selama 24 jam non-stop, sehingga cloud server ini tidak memerlukan banyak maintenance.

Kelebihan dan Kekurangan Cloud Server

Sebelum Anda memutuskan untuk berlangganan dengan layanan cloud server, Anda harus memahami kelebihan dan kekurangan cloud server itu sendiri.

Kelebihan Cloud Server

Cloud server memiliki beberapa kelebihan yang bisa Anda dapatkan saat berlangganan dengan layanan tersebut, diantaranya:

  1. Mudah dan Fleksibel dalam Mengakses Data

    Cloud server memudahkan Anda dalam mengakses data, karena Anda dapat mengakses data dimana saja dan kapan saja selama ada akses internet.

    Berbeda jika Anda menyimpan data-data di laptop. Anda harus membawa laptop saat ingin mengakses data-data tersebut. Namun ketika Anda tidak membawa laptop tersebut, Anda tidak dapat mengaksesnya.

    Server ini dapat diakses tanpa harus menggunakan perangkat fisik secara khusus. Anda bisa mengakses cloud server dengan berbagai macam device, seperti laptop, tablet dan handphone.

  2. Meningkatkan Kolaborasi Tim

    Dalam menjalankan sebuah perusahaan, tentunya Anda tidak dapat bekerja sendirian. Anda membutuhkan sebuah tim untuk mengembangkan perusahaan tersebut.

    Untuk meningkatkan kolaborasi dengan tim, Anda membutuhkan ruang data yang dapat diakses kapanpun dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi.

    Penggunaan penyimpanan cloud dapat meningkatkan kolaborasi tim, karena setiap data dan informasi perusahaan akan disimpan dalam ruang virtual yang hanya bisa diakses oleh internal perusahaan saja.

  3. Bebas Menggunakan Ruang Penyimpanan

    Perlu Anda ketahui, tidak semua cloud server itu sama. Ada beberapa jenis hosting yang hanya bisa digunakan untuk menyimpan data web hosting.

    Namun, untuk cloud server sendiri, Anda bisa menyimpan data pribadi Anda yang tidak ada kaitannya dengan website.

    Artinya, Anda bisa memanfaatkan cloud hosting layaknya ruang penyimpanan pribadi seperti Google Drive, Dropbox dan lain sebagainya.

  4. Tidak Menyita Memori Hardware

    Ruang penyimpanan cloud server berbeda dengan ruang penyimpanan pada perangkat keras fisik seperti laptop, handphone dan tablet.

    Ketika Anda mengalami ruang penyimpanan yang hamper penuh pada perangkat kersa seperti laptop, handphone dan tablet, Anda tidak dapat menginstal aplikasi apapun, serta membuat cara kerjanya menjadi berat dan lambat.

    Namun pada cloud server ini, Anda dapat menyimpan data dan file pada ruang penyimpanan virtual, sehingga memori hardware Anda akan longgar dan device akan bekerja secara optimal.

  5. Keamanan dan Kecepatan Terjamin

    Tidak seperti penyimpanan fisik yang rentan terhadap resiko kerusakan dan kehilangan data, penggunaan penyimpanan virtual dapat memberikan jaminan keamanan data hilang dan rusak.

    Selain itu, data yang disimpan dalam sistem awan ini lebih aman dari resiko virus. Hal-hal tersebut dapat meningkatkan keamanan penggunaan cloud server hingga 94%.

    Penggunaan cloud server dapat membantu Anda dalam mengakses data lebih cepat. Lokasi data center yang beragam dapat meningkatkan kecepatan cloud server Anda. Semakin dekat dengan data center, performa cloud semakin bagus.

  6. Bisa Upgrade Sesuai Kebutuhan

    Skalabilitas cloud server sangat leluasa. Anda dapat meng-upgrade server Anda seperti menambahkan memroi sesuai dengan kebutuhan Anda.

    Semakin berkembangnya bisnis Anda, maka Anda akan membutuhkan ruang penyimpanan yang semakin besar. Cloud server tentunya dapat membantu Anda dalam menyelesaikan hal itu.

Kekurangan Cloud Server

Selain kelebihan, ada beberapa kekurangan dari cloud server ini, diantaranya:

  1. Pelayanan Kurang Sepenuhnya

    Dalam kurangnya pelayanan sepenuhnya itu tergantung pada service. Tidak semua jasa layanan cloud server memberikan kemampuan yang sama.

    Untuk itu sebelum membeli layanan cloud server, Anda harus memperhatikan batasan layanan yang dibuat oleh cloud provider.

  2. Penyesuaian yang Kurang

    Penggunaan cloud server pada web hosting harus memperhatikan regulasi bisnis.

    Penyimpanan cloud service provider ini tidak boleh asal-asalan, Anda harus menyesuaikan level dan penyimpanan data yang ada dalam cloud.

  3. Tidak ada Perlindungan Privasi

    Sistem penyimpanan cloud server ialah terpusat, maka semua data-data Anda akan disimpan pada penyimpanan cloud server pusat.

    Melihat semua orang bisa mengakses data dari cloud provider tanpa sepengetahuan Anda, dapat membuat privasi Anda hilang. Hal ini bisa menurunkan kualitas cloud server.

Cara Kerja Cloud Server

Ilustrasi Cara Kerja Cloud Hosting

Cloud hosting bekerja secara virtualisasi yaitu dengan menggunakan teknologi cluster yang membagi server fisik menjadi beberapa server virtual.

Teknologi ini memungkinkan website untuk tetap berjalan meskipun salah satu server sedang bermasalah. Hal ini karena ada server lain yang mem-backup sehingga tingkat kecepatan waktunya tetap stabil.

Selain itu, resource cloud hosting tidak dibagi dengan pengguna lain, sehingga pengguna lain tidak akan mempengaruhi performa web hosting Anda.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa keunggulan dari cloud hosting ini yaitu kemudahan dalam pengelolaan dan manajemennya seperti shared hosting serta memiliki performa tinggi seperti VPS.

Perbedaan Colocation dan Cloud Server

Ketika Anda membaca kekurangan dan kelebihan dari masing-masing layanan penyimpanan di atas, tentunya sudah mulai tergambar bukan terkait layanan penyimpanan keduanya?

Untuk lebih meyakinkan lagi, kira-kira mana yang lebih baik digunakan, yuk kita pahami perbedaan colocation dan cloud server di bawah ini.

  1. Kepemilikan Perangkat Keras

    Perbedaan pertama antara colocation dan cloud itu terletak dari bagaimana data disimpan.

    Dalam colocation, Anda menyewa ruang untuk menyimpan server. Pihak penyedia layanan colocation memfasilitasi ruang fisik khusus untuk menyipan server Anda serta daya dan pendingin agar server terus berjalan secara optimal.

    Sedangkan cloud hosting, server penyedia layanan cloud semuanya dipelihara dan diamankan secara virtual. Artinya, Anda hanya perlu membayar biaya server itu sendiri.

  2. Biaya Tambahan

    Dari segi biaya, colocation lebih mahal dibandingkan dengan cloud server. Anda harus mengeluarkan biaya tambahan seperti biaya sewa ruang di pusat data, konsumsi daya, lisensi perangkat lunak, dukungan, dan konsumsi bandwidth.

    Sementara biaya layanan cloud server, dibayar sesuai dengan paket langganan yang dipilih pada saat berlangganan.

  3. Akses Fisik

    Dilihat dari akses fisik, pengguna layanan colocation sangat diuntungkan karena Anda memiliki akses fisik ke fasilitas.

    Artinya, Anda dapat menginstal dan mengkonfigurasi perangkat keras baru yang memungkinkan untuk memecahkan masalah yang akan datang.

    Dari sisi pengguna layanan cloud server, Anda tidak dapat memiliki akses fisik ke server. Hal ini karena masalah privasi dan keamanan, mengingat server dibagikan dengan bisnis lain.

  4. Tingkat Dukungan Pelanggan

    Ketika terjadi masalah, layanan colocation memiliki tim IT internal yang bisa menangani masalah klien.

    Selain itu, tim IT bertanggung jawab dalam memelihara pusat data dan memastikan server terus berjalan secara optimal.

    Untuk cloud server, Anda akan sedikit mengalami kesulitan saat menghubungi tim IT ketika terjadi masalah, karena mereka berurusan dengan sejumlah besar klien dan memungkinkan tidak memiliki akses langsung ke perngkat keras.

  5. Keamanan dan Kepatuhan


    Lagi-lagi dalam hal keamanan dan kepatuhan, pengguna colocation sangat diuntungkan.

    Anda lebih mudah mematuhi peraturan keamanan dan privasi data seperti PCI-DSS. Hal ini karena Anda memiliki kendali penuh dalam menentukan siapa saja yang boleh memilki akses ke server Anda dan melihat apa saja yang mereka lakukan.  

    Bagi pengguna cloud server. Anda tidak memiliki kebebasan terhadap kontrol keamanan, Anda harus berbagi tanggung jawab untuk keamanan dengan penyedia layanan.

    Hal itu bisa mempersulit kepatuhan peraturan cloud, terutama jika bisnis Anda membutuhkan kepatuhan yang ketat.

Kesimpulan

Nah itu lah perbedaan colocation dan cloud server, bagaimana? Sampai sini apakah sudah ada gambaran layanan mana yang akan Anda gunakan?

Baik colocation maupun cloud server, mereka memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Anda tidak perlu bingung dalam menentukan layanan penyimpanan diantara keduanya. Anda hanya perlu memilih layana peyimpanan sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda aja.

Jika Anda tertarik untuk menggunakan layanan diantara keduanya, Herza Cloud menyediakan layanan tersebut untuk Anda.

Herza Cloud menyediakan layanan Colocation Server Murah dengan fasilitas rack, pendinginan, listrik, bandwidth, dan keamanan fisik, sementara pelanggan cukup dengan menyediakan servernya.

Untuk kebutuhan Sewa Rack baik itu Full Rack, Half Rack atau bahkan 10U, silahkan ke halaman Sewa Rack Colocation.

Selain itu Herza Cloud juga menyediakan layanan Cloud Hosting Murah dengan jaminan dedicated resources yang berkualitas dan handal serta keamanan yang tinggi, yang sangat dibutuhkan oleh kita semua.

Seluruh jaringan Server dari Herza.ID adalah 100% CLOUD ENVIRONMENT dengan Uplink 10Gbps yang menjamin Konektivitas dan Kecepatan Loading Website Anda.

Seluruh paket terlah termasuk Imunify360 yang akan membantu Anda dalam hal keamanan dari Virus, Malware dan juga DDOS Protection.

Siap Berlangganan? Yuk Bersama Herza.ID!