fbpx
 

Archive

Cara Meningkatkan Maximum Upload Size di WordPress

Siapa sih yang tidak kenal WordPress sekarang? WordPress adalah sebuah Conteng Management Site yang sangat terkenal dan memiliki fitur dan plugin yang kaya sehingga sangat mudah bagi para Developer untuk mengkostumisasi Situs WordPress mereka dengan Plugin-Plugin yang sudah tersedia. Dengan begitu banyak tema dan plugin yang memungkinkan Anda membangun hampir semua jenis Website yang Anda inginkan. Dari blog sederhana hingga situs eCommerce sekalipun, WordPress sangat memungkinkan untuk hal tersebut. Namun, ketika memilih WordPress Hosting, Anda harus mempertimbangkan kinerja, keamanan, dan dukungan di tempat pertama.

Jika Anda sedang membangun Website WordPress yang meng-host portofolio dengan file gambar besar atau situs hosting video dengan ukuran file media tunggal berjalan ke GB, maka Anda mungkin menghadapi hambatan untuk tidak dapat mengunggah file media yang lebih besar dari 25MB (dalam kebanyakan kasus ).

Error 500 Internal Server tampaknya selalu muncul dengan cara yang paling tidak tepat waktu dan pengguna tiba-tiba mencari cara untuk mendapatkan solusi atas permasalahan tersebut.

Secara default, Maximum Upload Size di WordPress berkisar dari 2MB hingga 150MB tergantung pada pengaturan yang diberikan Penyedia WordPress Hosting Anda secara default.

Untuk memeriksa berapa batas maksimum ukuran unggahan saat ini di situs WordPress Anda, lalu navigasikan ke WP Admin → Media → Add New. Anda akan melihat ukuran unggahan maksimum saat ini di bagian bawah seperti yang ditunjukkan pada tangkapan layar.

Jika batas Maximum Upload Size (ukuran unggahan maksimum) saat ini memenuhi permintaan Anda, maka Anda dapat membiarkannya apa adanya. Namun, jika tidak maka jangan khawatir, ada banyak cara Anda dapat meningkatkan Maximum Upload Size di WordPress. Saya akan menerangkan cara-cara berikut dalam tutorial ini.

Update File .htaccess

Jika Web Server Anda menggunakan Apache dan PHP ditetapkan sebagai Apache Module, maka Anda dapat menambahkan beberapa baris kode di file .htaccess WordPress Anda untuk menambah ukuran unggahan maksimum di WordPress.

Untuk mengakses file .htaccess Anda, sambungkan ke server Anda melalui klien FTP dan navigasikan ke folder tempat WordPress diinstal. Buka file .htaccess dalam editor kode atau Notepad dan tambahkan baris berikut.

php_value upload_max_filesize 64M
php_value post_max_size 128M
php_value memory_limit 256M
php_value max_execution_time 300
php_value max_input_time 300

Ini akan menentukan ukuran unggahan maksimum dalam Megabita. Ganti nomor sesuai kebutuhan Anda. Waktu eksekusi maks dan waktu input maks dalam hitungan detik. Waktu eksekusi menentukan batas waktu yang dihabiskan untuk satu skrip. Pilih nomor yang cocok untuk situs Anda.

Edit File Functions.php

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin tidak dapat mengakses file .htaccess Anda atau Anda lebih nyaman mengedit file Theme WordPress.

Anda dapat dengan mudah meningkatkan Maximum Upload Size dengan menambahkan baris kode berikut di file functions.php dari tema Anda.

Namun, ingatlah jika Anda mengubah tema maka ukuran unggahan maks akan kembali ke nilai defaultnya hingga Anda mengedit file functions.php dari tema baru.

@ini_set ('upload_max_size', '64M');
@ini_set ('post_max_size', '64M');
@ini_set ('max_execution_time', '300');

Edit File wp-config.php

Cara lain untuk meningkatkan Maximum Upload Size di WordPress adalah dengan menentukan parameter ukuran di file wp-config.php. Untuk melakukannya, akses direktori root WordPress Anda menggunakan SSH atau FTP dan cari file wp-config.php.

Cara meningkatkan maximum upload size di wordpress

Buka file dalam editor teks apa pun dan tambahkan kode berikut.

@ini_set( 'upload_max_size' , '20M' );
@ini_set( 'post_max_size', '13M');
@ini_set( 'memory_limit', '15M' );

Simpan perubahan Anda dan itu akan meningkatkan Maximum Upload Size di WordPress Anda.

Penutup

WordPress adalah CMS serbaguna. Selalu ada cara untuk melakukan sesuatu. Jika Anda tidak dapat menemukan jawaban untuk masalah apa pun yang berkaitan dengan WordPress, maka jangan sungkan untuk dapat bertanya dan selalu membantu Komunitas WordPress Indonesia.

Cara Install VestaCP di CentOS

VestaCP adalah Control Panel alternatif dari cPanel yang telah banyak dikenal pengguna Hosting didunia. VestaCP adalah Control Panel Web Hosting yang bersifat open source atau gratis yang dapat mengelola beberapa situs web, membuat dan mengelola akun email, FTP dan juga mengelolah database MySQL dan serta DNS Website Anda.

Install VestaCP di VPS

Banyak pengguna VPS Murah Herza.ID dan bahkan pengguna Dedicated Server sekalipun tertarik untuk menggunakan VestaCP. Dan pada kesempatan kali ini, kami akan membahas lebih lanjut tentang cara install VestaCP di VPS atau Dedicated Server Anda. Tapi sebelum Anda mulai install VestaCP, ada beberapa hal yang perlu Anda pastikan sebelum mengikuti tutorial ini:

  • Server CentOS 7
  • Nama domain yang menuju ke server Anda.
  • Dua A records ns1.example.com dan ns2.example.com menuju ke server Anda

Jika semua yang disebutkan diatas telah siap, maka Anda sudah siap untuk menginstall VestaCP di VPS atau Dedicated Server Anda.

Pastikan Anda membaca Artikel kami tentang Apa itu VPS Hosting dan Pengertian, Fungsi dan Pertimbangan Dalam Memilih VPS Murah.

Cara menginstal VestaCP di CentOS

Pertama, masuk ke server Anda dari pengguna “root”.

Gunakan perintah berikut untuk memeriksa apakah server Anda diperbarui.

# yum update
Install VestaCP Tahap 1

Is this ok [y/d/N]: (tekan “y” dan tekan enter untuk memperbarui server Anda)

Tunggu beberapa saat hingga server Anda diperbarui. Dan akan muncul Output seperti dibawah ini ketika pembaharuan telah selesai.

Install VestaCP Tahap 2

Agar instalasi mulus tanpa terjadi konflik, sebaiknya kita menghapus atau memastikan Apache / HTTPD tidak terinstall di Server kita, dengan memasukkan beberapa perintah seperti dibawah ini.

service httpd stop
yum remove httpd –y
Install VestaCP Tahap 3

Sekarang VPS atau Dedicated Server anda telah siap untuk masuk ke tahap instalasi dari VestaCP. Lanjutkan dengan memasukkan perintah instalasi berikut.

curl -O http://vestacp.com/pub/vst-install.sh
chmod +x vst-install.sh
bash vst-install.sh

Setelah itu, instalasi akan berjalan dan anda akan diminta untuk memasukkan alamat email penanggung jawab dan just hostname server anda seperti yang terlihat dibawah ini.

Ketika installasi VestaCP telah selesai, akan muncul tampilan seperti ini di Terminal SSH Anda.

Login ke VestaCP Web Panel

Setelah instalasi VestaCP telah selesai, saatnya kita mengakses VestaCP tersebut melalui URL dengan username dan password yang telah dicantumkan di SSH Terminal kita. Dalam hal ini adalah informasi login sebegai berikut.

https://49.128.184.251:8083
username: admin
password: WmozgcMSFU

Pada saat akan Login ke VestaCP untuk pertama kali, kita akan melihat semacam Peringatan Keamanan, hal itu adalah normal dikarenakan VestaCP Anda belum dilengkapi dengan Sertifikat Keamaan atau SSL Certificate. Jadi Anda bisa melanjutkan dengan mengklik tombol yang dilingkari pada gambar berikut ini.

Dan setelah kita berhasil login di VestaCP, tampilannya akan seperti ini.

Sekarang Anda dapat menggunakan VestaCP anda. Selamat menggunakan!